Pemerintah Klaim 63 Persen KIP Sudah Tersebar

Pemerintah Klaim 63 Persen KIP Sudah Tersebar

Pemerintah Klaim 63 Persen KIP Sudah Tersebar

Pemerintah Klaim 63 Persen KIP Sudah Tersebar

Pemerintah Klaim 63 Persen KIP Sudah Tersebar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy ‎mengatakan, sudah sekitar 63 persen Kartu Indonesia Pintar (KIP) disalurkan ke sekolah-sekolah di Indonesia.

Menurut Muhajir, indikator KIP

sudah tersebar ke sejumlah sekolah ‎adalah melalui proses pendataan di sekolah yang tertuang dalam data pokok pendidikan.

‎”Proses pengusulan dana ke bank. Sekarang ini memang di pihak bank masih ada prosedur tersendiri‎,” kata Muhajir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Diakui Muhajir, data penerima KIP

akan diverifikasi dan ditindaklanjuti bank. Menurutnya, data yang sudah tersimpan di bank selama satu bulan, akan langsung dieksekusi.

“Yang jelas yang bisa dijamin bahwa

mereka nanti dapat dana-dana KIP itu sekitar 62 persen, sudah di atas 11 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menegaskan,

KIP sudah tersalurkan kepada siswa sekolah di seluruh Indonesia. Menurutnya, untuk siswa yang belum dapat akan dimasukkan dalam anggaran baru.

“Nanti hanya manfaat saja yang didapat mereka. Baru tahun depan anak-anak yang sekarang dapat manfaat itu baru kita beri KIP,” tukasnya.

 

Baca Juga :

 

 

Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Pendidikan Nonformal Akan Disertifikasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

akan mewajibkan lulusan pendidikan nonformal untuk memiliki sertifikat profesi.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Kemendikbud Harris Iskandar mengatakan, sertifikat ini penting untuk memudahkan mereka mencari kerja.

Harris menjelaskan, Kemendikbud sudah bekerja sama

dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan para siswa pendidikan nonformal memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Sama seperti siswa formal, peserta didik pendidikan nonformal juga butuh sertifikat untuk menunjukkan mereka punya kompetensi, sehingga mereka bisa diakui untuk kerja di negara lain,” kata Harris seperti dikutip dari Koran SINDO, Kamis (13/10/2016).

Menurut Harris, bantuan kemudahan dari BNSP

untuk pembuatan sertifikasi untuk pendidikan nonformal akan menjawab tantangan di bidang sumber daya manusia (SDM).

“Tanggung jawab Kemendikbud dalam kerja sama ini adalah menetapkan target sasaran kelompok serta jenis binaan kelembagaan,” tandas Harris.

 

Sumber :

STRUKTUR Dan JARINGAN TUMBUHAN

PKB Inisiasi RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren

PKB Inisiasi RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren

PKB Inisiasi RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren

 

PKB Inisiasi RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren

PKB Inisiasi RUU Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren

 

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR menginisiasi Rancangan Undang-undang (RUU) Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren. RUU ini digulirkan PKB sebagai respons kurangnya perhatian negara terhadap pendidikan madrasah dan pondok pesantren.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, minimnya perhatian negara terhadap pendidikan madrasah dan pondok pesantren terlihat dari ketimpangan anggaran dan sarana prasarana.

Sementara itu, sambung pria yang biasa disapa Cak Imin ini, animo masyarakat terhadap pendidikan madrasah dan pondok pesanten senantiasa berkembang.

Pondok pesantren di Indonesia memiliki peran yang sangat bersar, baik bagi kemajuan pendidikan Islam itu sendiri maupun bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan,” kata Cak Imin melalui keterangan pers yang diterima Sindonews, Senin (10/10/2016).

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai pesantren di Indonesia lebih mengedepankan pendidikan Islam dan tidak lepas dari pergaulan intelektual yang terjadi sepanjang sejarah perkembangan Islam di Indonesia.

Selain itu, lanjut Said Aqil, dalam sejarahnya Pondok Pesantren

juga ikut melahirkan tokoh, ulama dan pemikir visioner yang berkontribusi dalam pergerakan kemerdekaan serta menekankan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut dia, pesantren di Indonensia dan Pakistan sangat jauh. Di Pakistan radikal dan ekstrem, sebaliknya pesantren di Indonesia justru membangun peradaban antikekerasan dan radikalisme.

“Namun belakangan 10 tahun terakhir

ada saja Pesantren yang membangun militansi, tapi cuma ada sekitar 20-an pesantren,” tuturnya.

Atas dasar itu, Sekretaris Fraksi PKB DPR, Cucun Alhmad Syamsurijal memganggap RUU Pendidikan Pesantren sangat dibutuhkan agar lulusan pesantren dapat diakui negara.

Cucun mengaku optimistis RUU

ini akan bisa disahkan menjadi undang-undang atas dukungan fraksi-fraksi di DPR.”Kita sudah berkomunikasi dengan seluruh fraksi, saya juga sudah berkomunikasi dengan Ketua DPR, dan beliau sangat mendukung,” kata Cucun.

 

 

Sumber :

Contoh Teks Ulasan Novel Boy Chandra (Surat Kecil Untuk Ayah)

Jenis-jenis Cybercrime

Jenis-jenis Cybercrime

Jenis-jenis Cybercrime

Jenis-jenis Cybercrime

Jenis-jenis Cybercrime

Jenis-jenis cybercrime berdasarkan jenis aktivitasnya

  1. Unauthorized Access to Computer System and Service : Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet/intranet.
  2. Illegal Contents : Merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya adalah pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah, dan sebagainya.
  3. Data Forgery : Merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.
  4. Cyber Espionage : Merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data-data pentingnya tersimpan dalam suatu sistem yang computerized.
  5. Cyber Sabotage and Extortion : Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku. Dalam beberapa kasus setelah hal tersebut terjadi, maka pelaku kejahatan tersebut menawarkan diri kepada korban untuk memperbaiki data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang telah disabotase tersebut, tentunya dengan bayaran tertentu. Kejahatan ini sering disebut sebagai cyber-terrorism.
  6. Offense against Intellectual Property : Kejahatan ini ditujukan terhadap Hak atas Kekayaan Intelektual yang dimiliki pihak lain di internet. Sebagai contoh adalah peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
  7. Infringements of Privacy : Kejahatan ini ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.

Cracking Kejahatan dengan menggunakan teknologi computer

Yang dilakukan untuk merusak system keamaanan suatu system computer dan biasanya melakukan pencurian, tindakan anarkis begitu merekan mendapatkan akses. Biasanya kita sering salah menafsirkan antara seorang hacker dan cracker dimana hacker sendiri identetik dengan perbuatan negative, padahal hacker adalah orang yang senang memprogram dan percaya bahwa informasi adalah sesuatu hal yang sangat berharga dan ada yang bersifat dapat dipublikasikan dan rahasia.

Carding Adalah kejahatan dengan menggunakan teknologi computer untuk melakukan transaksi dengan menggunakan card credit orang lain sehingga dapat merugikan orang tersebut baik materil maupun non materil.

 

Jenis-jenis cybercrime berdasarkan motif

Berdasarkan motif cybercrime terbergi menjadi 2 yaitu :

  1. Cybercrime sebagai tindak kejahatan murni : dimana orang yang melakukan kejahatan yang dilakukan secara di sengaja, dimana orang tersebut secara sengaja dan terencana untuk melakukan pengrusakkan, pencurian, tindakan anarkis, terhadap suatu system informasi atau system computer.

Cybercrime sebagai tindakan kejahatan abu-abu :

dimana kejahatan ini tidak jelas antara kejahatan criminal atau bukan karena dia melakukan pembobolan tetapi tidak merusak, mencuri atau melakukan perbuatan anarkis terhadap system informasi atau system computer tersebut.

Baca Juga : 

KASUS DALAM MASALAH AKUISISI

KASUS DALAM MASALAH AKUISISI

KASUS DALAM MASALAH AKUISISI

 

KASUS DALAM MASALAH AKUISISI

KASUS DALAM MASALAH AKUISISI

Tahukah anda mengenai akuisisi itu apa ?

Kata akuisisi sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu acquisitio dari kata kerja acquirere. Sedangkan Akuisisi dalam bahasa Inggris yaitu acquisition yang berarti pengambil alihan.

Jadi akuisisi adalah pengambil-alihan (take over) sebuah perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada (Brealey, Myers, & Marcus, 1999,p. 598).

Akuisisi dimaksudkan agar perusahaan yang di akuisisi dapat dimaksimalkan sumber dayanya untuk kepentingan perusahaan utama dan kepentingan perusahaan yang di akuisisi tersebut. Perusahaan yang di akuisisi akan melaksanakan semua kegiatannya secara normal namun kemudian pertanggung jawabannya tidak lagi pada perusahaan itu sendiri, namun kepada perusahaan pengakuisisi yang bertindak sebagai induk perusahaan.

 

Jenis-Jenis Akuisisi

Dalam praktek akuisisi banyak dikenal dalam beberapa jenis, antara lain seperti :

  1. Akuisisi Horizontal

Akuisisi perusahaan dimana perusahaan yang di akuisisi adalah para pesaingnya, baik pesaing yang mempunyai produk yang sama, atau yang memiliki teritorial pemasaran yang sama, dengan tujuan untuk memperbesar pangsa pasar atau membunuh pesaing.

  1. Akuisisi Vertikal

Akuisisi oleh suatu perusahaan terhadap perusahaan lain yang masih dalam satu mata rantai produksi, yakni suatu perusahaan dalam arus pergerakan produksi dari hulu ke hilir

  1. Akuisisi Konglomerat

Akuisisi terhadap perusahaan yang tidak terkait baik secara horizontal maupun vertikal

  1. Akuisisi Eksternal

Akuisisi yang terjadi antara dua atau lebih perusahaan, masing-masing dalam grup yang berbeda, atau tidak dalam grup yang sama.

  1. Akuisisi Internal

Kebalikan dari akuisisi eksternal, dalam akuisisi internal perusahaan-perusahaan yang melakukan akuisisi masih dalam satu grup usaha.

  1. Akuisisi Saham

Akuisisi perusahaan dimana yang diakuisisi atau dibeli adalah sahamnya perusahaan target, baik dengan uang tunai, maupun dibayar dengan sahamnya pengakuisisi atau perusahaan lainnya. Untuk dapat disebut transaksi akuisisi, maka saham yang dibeli tersebut haruslah paling sedikit 51% (simple majority), atau paling tidak setelah akuisisi tersebut, pihak pengakuisisi memegang saham paling tidak 51%.sebab jika kurang dari presentase tersebut, perusahaan target tidak bisa di kontrol, karenanya yang terjadi hanya jual beli saham biasa saja.

  1. Akuisisi Aset

Pegakuisisian terhadap aset perusahaan target dengan atau tanpa ikut mengasumsi atau mengambil alih seluruh kewajiban perusahaan target terhadap pihak ketiga.

  1. Akuisisi Kombinasi

 

Kombinasi antara akuisisi saham dengan akuisisi aset.

  1. Akuisisi Bertahap

Akuisisi yang tidak dilaksanakan sekaligus, misalnya dengan pembelian convertible bondsoleh perusahaan pengakuisisi, maka tahap pertama perusahaan pengakuisisi mendrop dana ke perusahaan target lewat pembelian bonds yang kemudian ditukar dengan equity, jika kinerja perusahaan target semakin baik, hak opsi ada pada pemilik convertible bonds, yang adalah Perusahaan pengakuisisi.

  1. Akuisisi Strategis

Akuisisi perusahaan yang dilakukan dengan latar belakang untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, sebab dengan akuisisi diharapkan dapat meningkatkan sinergi usaha, mengurangi resiko, memperluas pangsa pasar, meningkatkan efisiensi dsb.

  1. Akuisisi Finansial

 

Akuisisi yang dilakukan untuk meningkatkan keuntungan finansial semata-mata dalam waktu sesingkat-singkatnya bersifat spekulatif, dengan keuntungan yang diharapkan lewat pembelian saham/aset yang murah tetapi dengan income perusahaan target yang tinggi.

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/jaring-jaring-kubus-pola-gambar-dan-rumusnya/

Berikut Penjelasan Mengenai Hipotesis Yang Baik

Berikut Penjelasan Mengenai Hipotesis Yang Baik

Berikut Penjelasan Mengenai Hipotesis Yang Baik

Berikut Penjelasan Mengenai Hipotesis Yang Baik

Berikut Penjelasan Mengenai Hipotesis Yang Baik

 Hipotesis harus menduga Hubungan diantara beberapa variabel

Hipotesis harus dapat menduga hubungan antara dua variabel atau lebih, disini harus dianalisis variabel-variabel yang dianggap turut mempengaruhi gejala-gejala tertentu dan kemudian diselidiki sampai dimana perubahan dalam variabel yang satu membawa perubahan pada variabel yang lain.

– Hipotesis harus Dapat Diuji

Hipotesis harus dapat di uji untuk dapat menerima atau menolaknya, hal ini dapat dilakukan dengan mengumpulkan data-data empiris.

– Hipotesis harus konsisten dengan keberadaan ilmu pengetahuan

Hipotesis tidak bertentangan dengan pengetahuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam beberapa masalah, dan terkhusus pada permulaan penelitian, ini harus berhati-hati untuk mengusulkan hipotesis yang sependapat dengan ilmu pengetahuan yang sudah siap ditetapkan sebagai dasar. Serta poin ini harus sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memeriksa literatur dengan tepat oleh karena itu suatu hipotesis harus dirumuskan bedasar dari laporan penelitian sebelumnya.

– Hipotesis Dinyatakan Secara Sederhana

Suatu hipotesis akan dipresentasikan kedalam rumusan yang berbentuk kalimat deklaratif, hipotesis dinyatakan secara singkat dan sempurna dalam menyelesaikan apa yang dibutuhkan peneliti untuk membuktikan hipotesis tersebut.

 

Jenis-Jenis Hipotesis

Jenis-jenis hipotesis, antara lain:

  1. Hipotesis Deskriptif

Hipotesis yang tidak membandingkan dan menghubungkan dengan variable lain atau hipotesis yang dirumuskan untuk menggambarkan suatu fenomena, atau untuk menjawab permasalahan taksiran.

Contoh:

  1. Disiplin kerja pegawai negeri sangat tinggi
  2. Motivasi belajar fisika peserta didik mencapai 90% dari criteria rata-rata ideal.
  1. Hipotesis Komparatif

Hipotesis yang dirumuskan untuk memeberikan jawaban pada permasalahn yang bersifat membedakan atau membandingkan antara satu dengan data lainnya.

Contoh:

  1. Ada perbedaan kemampuan berbahasa asing antara lulusan swasta dengan negeri
  2.   Ada perbedaan gairah belajar peserta didik yang orang tuanya pejabat dengan peserta didik yang orang tuanya petani.
  1. Hipotesis Asosiatif

Hipotesis yang dirumuskan untuk memberikan jawaban pada permasalahan yang bersifat hubungan / pengaruh. Sedangkan menurut sifat hubungannya hipotesis ini dibagi tiga jenis, yaitu.

  1. Hipotesis hubungan simetris

Hipotesis yang menyatakan hubungan bersifat kebersamaan antara dua variable atau lebih tetapi tidak menunjukkan sebab akibat.

Contoh:

  1. Ada hubungan antara berpakaian mahal dengan penampilan
  2. Terdapat hubungan yang positif antara banyaknya peserta didik rajin belajar dengan tingkat intelegensi (IQ)
  1. Hipotesis hubungan sebab akibat (kausal)

Hipotesis yang menyatakan hubungan bersifat sebab akibat antara dua variable atau lebih.

Contoh.

  1. Tingkat pengangguran berhubungan dengan tingkat kriminalitas
  2. Tingkat keberhasilan peserta didik bergantung pada cara belajar peserta didik itu sendiri
  3. Hipotesis hubungan interaktif

Hipotesis hubungan antara dua variable atau lebih bersifat saling mempengaruhi.

Contoh.:

  1. Terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara status peserta didik sebagai anak pejabat dengan cara belajar peserta didik di sekolah.
  2. Terdapat pengaruh timbal balik antara kreativitas peserta didik dengan hasil belajar
  3. Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/pengertian-dan-contoh-teks-ulasan/
Perdossi Ajak 5.000 Warga Lawan Neuropati

Perdossi Ajak 5.000 Warga Lawan Neuropati

Perdossi Ajak 5.000 Warga Lawan Neuropati

 

Perdossi Ajak 5.000 Warga Lawan Neuropati

Sebanyak 5.000

Sebanyak 5.000 orang bergerak bersama melawan neuropati di pelataran Museum Peta, kalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor. Minggu (29/04/2018) pagi.

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia

Kegiatan yang diinisiasi Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi) ini mengajak peserta untuk ikut dalam fun walk. Tak hanya itu, disediakan pula 25 lokasi layanan pemeriksaan kesehatan saraf.

Puncak dari Pertemuan Ilmiah Nasional

“Jadi kegiatan ini merupakan acara Puncak dari Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Perdossi 2018 sekaligus rangkaian kampanye edukasi pencegahan neuropati,” ujar Ketua Umum PP Perdossi, Moh. Hasan Machfoed.

Hasan mengatakan, kegiatan ini sudah memasuki tahun ke-3 yang menunjukkan kesinambungan komitmen dari seluruh pihak (lingkungan medis, komunitas, pemerintah dan masyarakat) untuk pencegahan neuropati. Pasalnya, neuropati ini merupakan kondisi gangguan kerusakan saraf tepi yang dapat disebabkan trauma pada saraf, efek samping penyakit sistemik atau kekurangan vitamin B1, B6 dan B12.

“Neuropati bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin neurotropik, melakukan senam saraf neuromove, istirahat cukup dan cek kesehatan sarag sejak dini,” katanya.

Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan

Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Asijikin Imam Hidayat Dachlan mengatakan, penyakit neuropati tidak boleh disepelekan pasalnya neuropati dapat pula diderita kepada mereka yang masih muda. Meski begitu pencegahan neuropati dapat dilakukan dan Kemenkes menghimbau kepada masyarakat untuk menjalankan pesan Cerdik.

Cerdik itu Cek kesehatan secara berkala

Enyahkan asap rokok, Rajin Aktivitas fisik, Diet Sehat dengan kalori seimbang, dan Kelola stres dnegan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang yakni meningkatnya kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) salah satunya neuropati akibat dari gaya hidup tidak sehat. Maka, Pemerintah Kota Bogor mendukung kegiatan pencegahan neuropati dengan memberikan fasilitas warga untuk berolahraga di CFD dan menyediakan mobil curhat untuk konsultasi kesehatan warga. “Mari kita semangatkan bersama-sama untuk melawan neuropati,” katanya.

Artikel terkait:

Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

 

Sosialisasikan Pilkada Serentak 2018

Ratusan masyarakat Kota Bogor

Ratusan masyarakat Kota Bogor dari berbagai unsur mengikuti jalan sehat yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor. Peserta jalan sehat dilepas secara resmi Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman di Plaza Balaikota Bogor, Minggu (29/04/2018) pagi

Usmar mengungkapkan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendukung penuh kegiatan ini. Jalan sehat menurutnya salah satu olahraga yang sangat disukai masyarakat. Melalui olahraga ini KPUD mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mendukung Pilkada Serentak yang akan dilakukan pada tanggal 27 Juni 2018.

Dia berharap, jalan sehat yang juga diikuti 4 pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini selain bermanfaat bagi kesehatan juga ikut membantu menyukseskan Pilkada Serentak 2018.

KPUD Kota Bogor Undang Suryatna

Sementara itu ketua KPUD Kota Bogor Undang Suryatna mengungkapkan, jalan sehat ini digelar dalam rangka menyongsong Pilkada Serentak 2018.

“Kegiatan jalan sehat dilakukan secara serentak di Jawa Barat. Untuk di Kota Bogor kegiatan diikuti kurang lebih 1.000 peserta. Selain di tingkat Kota jalan sehat juga dilakukan di tiap-tiap Kecamatan,” sebutnya.

Dia menambahkan

Tujuan diselenggarakannya jalan sehat ini untuk menyosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang waktunya tersisa 2 bulan lagi.

“Mudah-mudahan melalui jalan sehat ini masyarakat memahami dan menyadari serta dapat menyukseskan Pilkada Serentak 2018,” harapnya.

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/teks-ulasan-contoh-teks-ulasan-dan-ciri-strukturnya/

Strategi Gubernur Aher Buka Hubungan Kerjasama Luar Negeri

Strategi Gubernur Aher Buka Hubungan Kerjasama Luar Negeri

Strategi Gubernur Aher Buka Hubungan Kerjasama Luar Negeri

 

Strategi Gubernur Aher Buka Hubungan Kerjasama Luar Negeri

Kualitas kopi asal Jawa Barat

Kualitas kopi asal Jawa Barat yang mulai mendapat tempat istimewa di pasar komoditas juga menjadi senjata ampuh bagi Pemerintah Provinsi Jabar dalam membuka hubungan dengan luar negeri.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengakui keunggulan kopi asal Jabar yang selalu menjadi suvenir wajib dirinya saat berkunjung ke luar negeri, direspon sangat positif oleh mitra kerjasama. “Saya ke Jepang, China, Australia, Finlandia, bahkan Swedia sambutannya luar biasa,” katanya di Nagoya, Jepang, Minggu (29/4/2018).

Menurutnya diplomasi kopi yang dilakukan pihaknya saat di Swedia menuai hasil yang positif karena langsung disambut dengan rencana hubungan dagang komoditas tersebut di sana. “Dengan Swedia baru saja MoU, langsung diplomasi kopi kita berjalan, Mei ini ada delegasi kopi kita yang diundang ke sana,” tuturnya.

Diplomasi kopi ini memang ditopang oleh kualitas kopi Java Preanger yang unik dan terbaik, meski delegasi daerah lain juga kerap membawa kopi sebagai buah tangan bagi tuan rumah, Jabar memiliki tempat tersendiri. “Kopi yang lain biasanya premium, kopi yang kita bawa selalu specialty. Ini posisinya tertinggi,” ujarnya.

Namun meski dinilai diplomasi kopi adalah trade mark yang murni dibangun pihaknya bersama Pemprov Jabar, Gubernur Heryawan memastikan ke depan diterimanya kopi Java Preanger menjadi pintu masuk mengenalkan Kopi Indonesia.

Sekarang kita tinggal mengenalkan kopi Indonesia

Karena brand yang kita bawa tetap brand kopi Indonesia. Diplomasi kopi ini banyak manfaatnya selain memberikan keuntungan ekonomi, ke depan budaya minum kopi memang harus ditingkatkan karena manfaatnya bagi masyarakat sudah sangat jelas,” paparnya.

Sementara Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Netty Prasetyani Heryawan menilai kunjungan Pemprov Jabar untuk membuka kerjasama memberi banyak keuntungan lebih selain soal sisi ekonomi.

Netty menunjuk kunjungan ke Korea Selatan memberikan gambaran terkait tingginya pemerintah dan warga disana menjunjung tinggi kesantunan sosial dan budaya bisa menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah.

Orang Korea itu sangat santun

Satu yang paling berharga itu sikap mereka menghargai guru yang luar biasa. Betapa guru sangat dihormati,” ujarnya.

Dirinya juga menyoroti bagaimana nilai-nilai budaya begitu kuat dipegang masyarakat di sana meski Negara tersebut kini merupakan salah satu negara ekonomi garda depan di Asia Pasifik.

” Bahkan ada pepatah buat mereka, lahir di Jeju besar di Seoul, artinya lahir di tempat yang masih memiliki kebudayaan dan alam yang murni lalu membawa sikap budaya itu saat mereka mengembangkan karir atau belajar di kota besar,” katanya.

Sama seperti gubernur

Netty juga menjadikan kopi sebagai alat diplomasi dan pengenalan potensi daerah di ajang internasional. Dalam acara Indonesia Week 2018 di Nagoya pekan ini, Dekranasda Jabar bahkan memboyong kopi dan mendirikan tenant lengkap dengan barista ternama.

 

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/gambar-jaring-jaring-kubus-dan-contoh-soalnya/

E-Sport Dinilai Lebih Cocok untuk Pendidikan Tinggi Vokasi

E-Sport Dinilai Lebih Cocok untuk Pendidikan Tinggi Vokasi

E-Sport Dinilai Lebih Cocok untuk Pendidikan Tinggi Vokasi

 

E-Sport Dinilai Lebih Cocok untuk Pendidikan Tinggi Vokasi

E-Sport Dinilai Lebih Cocok untuk Pendidikan Tinggi Vokasi

 

Wacana penerapan

olahraga elektronik (e-sport) dalam kurikulum pendidikan, mendapat kritikan dari berbagai pihak. Penerapan ini dianggap masih membutuhkan kajian yang lebih mendalam.

Pendiri Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), Muhammad Nur Rizal mengatakan, e-sport ini lebih baik diterapkan di pendidikan tinggi vokasi. Namun, tidak cocok untuk diterapkan di pendidikan dasar.

Alasannya, di perguruan tinggi kesiapan infrastruktur hingga kapasitas kemampuan baik mahasiswa maupun tenaga pendidik sudah siap. Bahkan, memungkinkan untuk mengikuti perkembangan zaman.

Di pendidikan vokasi,

mahasiswa itu jauh lebih dewasa memiliki kemampuan rekfleksi dan lebih independen untuk menalar dan tahu batasan menggunakan e-sport,” kata Rizal kepada Republika, Rabu (13/3).

Sementara

, penerapan e-sport untuk pendidikan dasar masih membutuhkan kajian. Baik kajian teknis dan infrastruktur, kajian filosofi hingga kesiapan infrastruktur dan keterampilan tenaga pendidik.

Menurutnya, tidak semua sekolah yang siap akan infrastruktur penunjang e-sport ini. Sementara, e-sport ini merupakan kurikulum nasional dan tidak semua pendidikan rata di seluruh sekolah di Indonesia.

“Itu justru malah membuat gap atau disparitas cukup lebar antara sekolah dipinggiran dengan sekolah di kota. Kesannya (e-sport) ini hanya untuk anak-anak sekolah di kota dan orang kaya,” ujar Rizal.

Selain itu, secara filosofi anak-anak harus diperbanyak olahraga fisik. Sementara, e-sport ini akan meminimalisasi aktivitas anak dalam berolahraga.

“Jumlah gerakan anak di sekolah minim, itu bahaya. Efeknya terhadap kesehatan dan pengembangan otak,” lanjutnya.

Dalam keterampilan guru pun, lanjutnya, juga harus menjadi pertimbangan sebelum menerapkan wacana ini. Sebab, tidak semua guru di setiap sekolah di Indonesia yang memiliki kemampuan akan e-sport ini.

“Kemampuan guru dalam mendampingi, penguasan teknologi guru juga perlu bimbingan dan pengembangan,” tambahnya.

Ia pun tidak mempermasalahkan e-sport ini diterapkan di sekolah. Namun, konteksnya tidak dalam kurikulum, tetapi hanya dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler.

“Kalau itu dimasukkan ke kegitan ekstrakurikuler, itu bagus dari pada bermain gadget sembarangan dan tanpa tujuan. Jadi sekolah bisa mengarahkan lewat e-sport ada refleksi dan ada strategi di sana,” katanya.

 

Baca Juga :