Aduh! Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Ramai-ramai Demo

Aduh! Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Ramai-ramai Demo

Aduh! Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Ramai-ramai Demo

Aduh! Anak Tak Naik Kelas, Orang Tua Ramai-ramai Demo

Puluhan orang tua siswa mendatangi gedung SD di Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal. Mereka memprotes kebijakan sekolah yang tak menaikkan anak mereka ke kelas yang lebih tinggi.

Alasannya, nilai para siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Akibatnya, para orang tua marah dan membuang rapot-rapot anaknya di depan kelas.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Tegal (Jawa Pos Group) menyebutkan, jumlah siswa yang tidak naik mencapai 25 anak. Jumlah terbanyak berada di Kelas 5 yang jumlahnya mencapai 17 anak.

Halimah (30), salah seorang wali murid, mengatakan keputusan tidak menaikkelaskan anaknya dinilai janggal. Pasalnya, nilai yang diraih anaknya justru sangat baik.

“Karenanya, kami meminta pertanggungjawaban dari kepala sekolah. Kami ingin menanyakan kenapa anak saya tidak naik. Padahal nilai-nilainya cukup bagus,” katanya.

Sejumlah orang tua sempat merasa kecewa karena tidak juga ditemui pihak sekolah. Aksi itu pun

sempat memancing perhatian sejumlah siswa untuk keluar kelas.

Tak lama berselang, mereka ditemui salah seorang guru kelas bernama Zaenal Abidin. Dia mengatakan, kepada sejumlah orang tua bahawa keputusan sekolah sudah dilakukan sesuai dengan prosedur.

Mereka tidak bisa dinaikkelaskan karena nilainya tidak memenuhi standarisasi KKM. “Jadi bukan

karena sengaja, tapi memang nilainya tidak memenuhi KKM yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Lantaran tidak puas dengan jawaban itu, para orang tua tambah kecewa. Mereka beramai-ramai membuang rapot-rapot anaknya di hadapan perwakilan sekolah.

Para orang tua menganggap kepala sekolah tidak bertanggung jawab karena tidak mau

menemuinya. Mereka mengancam akan menggelar aksi lebih besar lagi jika belum ada itikad baik dari sekolah

 

Baca Juga :