IGI: Pemerintah Seharusnya Tingkatkan Efektivitas Guru

IGI: Pemerintah Seharusnya Tingkatkan Efektivitas Guru

IGI: Pemerintah Seharusnya Tingkatkan Efektivitas Guru

IGI: Pemerintah Seharusnya Tingkatkan Efektivitas Guru

IGI: Pemerintah Seharusnya Tingkatkan Efektivitas Guru

Ketua

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyoroti pemerintah yang akan mengadakan rekrutmen guru setiap tahunnya. Menurut dia, solusi yang sebaiknya dilakukan adalah peningkatan efektivitas guru. Ia berpendapat, masih ada guru di Indonesia yang tidak efektif.

Banyak dari mereka yang hanya mengajar enam jam sepekan atau hanya 24 jam dalam sebulan. Bahkan ada guru yang ngajarnya hanya tiga jam sepekan atau 12 jam sebulan dan status mereka adalah pegawai negeri sipil,” kata dia, dalam keterangannya, Rabu (13/3).

Langkah

yang harus dilakukan, kata dia, adalah menjadikan semua guru PNS bisa mengajar 40 jam sepekan. Pemerintah juga harus memastikan tidak ada lagi satupun guru yang mengajar dibawah 24 jam setiap pekannya.

Caranya,

lanjut dia, perlu penyederhanaan jumlah mata pelajaran atau penyederhanaan sistem linieritas. Dengan demikian, guru bisa mengajar lebih dari dua mata pelajaran.

“Tapi yang paling prioritas adalah menyederhanakan jumlah mata pelajaran menjadi cukup 4-5 di SMP dan SMA. Penjurusan di SMA di hapuskan. Cara ini sekaligus mampu mengurangi jumlah jurusan di LPTK. Sehingga calon guru yg berstatus pengangguran tak semakin banyak,” kata dia.

Selain itu, ia menambahkan di SD perlu dibuat lebih efektif. Saat ini, guru SD kelas 1 hanya mengajar jam 7.30-10.00 setelah itu istirahat. Seharusnya di SD, setiap guru menangangi dua rombel. “Satu rombel pagi dan satu rombel siang sehingga sekolah di daerah terpencil cukup memiliki tiga ruang kelas saja, selebihnya bisa difungsikan lain,” kata dia lagi.

 

Sumber :
http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/penjelasan-struktur-kulit/

Sapardi Djoko Damono Luncurkan Kumcer 'Sepasang Sepatu Tua'

Sapardi Djoko Damono Luncurkan Kumcer ‘Sepasang Sepatu Tua’

Sapardi Djoko Damono Luncurkan Kumcer ‘Sepasang Sepatu Tua’

 

Sapardi Djoko Damono Luncurkan Kumcer 'Sepasang Sepatu Tua'

Sapardi Djoko Damono Luncurkan Kumcer ‘Sepasang Sepatu Tua’

 

Penyair Sapardi Djoko Damono

meluncurkan kumpulan cerpen (Kumcer) berjudul ‘Sepasang Sepatu Tua’. Peluncuran itu digelar di ruang apung, Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, pada Rabu (13/3). Peluncuran ini menjadi bagian dari acara peringatan ulang tahun ke-36 Perpustakaan Universitas Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Sapardi mengatakan tidak ingin membatasi interpretasi orang terkait karya-karyanya selama ini. Ia mengaku sudah risih jika ada yang bertanya apa makna dari puisi atau karya yang ditulisnya karena, menurutnya, rasa dan interpretasi setiap orang berbeda-beda. Ia juga sempat memberikan nasihat sekaligus tips agar seseorang bisa menulis.

“Untuk dapat menulis,

syaratnya harus membaca. Ini sama dengan untuk bisa berbicara, maka harus mendengarkan,” katanya, Rabu (13/3).

Dalam buku yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama tersebut ada 19 cerita pendek. Beberapa diantaranya tergagas dari personifikasi benda-benda di sekitar manusia. Seperti cerita yang berjudul ‘Sepasang Sepatu Tua’ mengisahkan tentang sepatu nyentrik yang bisa berdialog. Siapa sangka percakapan sepatu ini menghadirkan kebahagiaan yang unik bagi si empunya sepatu.

Lain lagi pada

cerita berjudul ‘Rumah-Rumah’ dengan jenaka Sapardi membuat cerita tentang tiga rumah yang berdekatan saling sindir satu sama lain. Cerita denan gagasan serupa dapat dilihat dalam cerita berjudul ‘Arak-Arakan Kertas’ dan ‘Daun di Atas Pagar’.

Buku tersebut juga mengambil cerita tentang hubungan antarmanusia yang seringkali abai dari keseharian. Misalnya cerita ‘Seorang Rekan di Kampus Menyarankan Agar Aku Mengusut Apa Sebab Orang Memilih Menjadi Gila’ dan ‘Membunuh Orang Gila’ yang mengangkat isu kesehatan mental. Ada pula cerita legenda yang dikemas kembali oleh Sapardi dengan gaya bercerita yang berbeda pada umumnya seperti ‘Hikayat Ken Arok’ dan “Crenggi’.

Acara diwarnai dengan pembacaan dua cerpen dalam buku ‘Sepasang Sepatu Tua’ oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Budaya UI. Selain itu, Sapardi juga sempat ikut bernyayi lagu Elvis Presley yang berjudul Cant Help Falling In Love.

 

Sumber :
https://bandarlampungkota.go.id/blog/struktur-kulit-fungsi-kulit-beserta-gambar-kulit/

Macam-Macam Norma Dan Contohnya

Macam-Macam Norma Dan Contohnya

Macam-Macam Norma Dan Contohnya

Macam-Macam Norma Dan Contohnya

Macam-Macam Norma Dan Contohnya

1. Norma Agama

Yang pertama ialah norma agama, norma yang didasarkan pada aturan agama masing-masing individu yang menganutnya. Norma agama tiba dari Tuhan sehingga tidak sanggup dibantah oleh siapapun. Untuk itu semua masyarakat yang tinggal di Indonesia harus mempunyai agama sehingga sanggup menjalankan norma agama dengan baik. Berikut ialah beberapa pola norma agama yang berkembang di Indonesia.

Contoh Norma Agama :

  • Menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan, menyerupai melaksanakan beberapa hal buruk, contohnya berjudi, mabuk, memfitnah orang lain dan masih banyak lainnya.
  • Melaksanakan ibadah rutin sebagaimana yang dipertintahkan dalam agama masing-masing.

2. Norma Kesopanan

Adapun norma kesopanan yang hidup di masyarakat, sehingga kita bersikap sopan dan santun untuk menghargai sesama.
Contoh Norma Kesopanan :
  • Mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain dan memberi senyum.
  • Berjalan pelan dan menundukkan kepala ketika lewat didepan orang tua.
  • Membuang sampah pada tempatnya

3. Norma Hukum

Selanjutnya ada norma aturan yang dijadikan sebagai pemikiran masyarakat dalam menjalankan aturan yang berlaku, norma aturan bersifat tegas dan memaksa, dimana semua orang harus mematuhinya tanpa terkecuali.

Contoh Norma Hukum :

  • Mematuhi aturan lau lintas
  • Memnuhi semua persyaratan menjadi pengendara motor atau kendaraan beroda empat yang baik
  • Mempunyai kartu identitas sebagai salah satu syarat warga negara yang baik

4. Norma Kesusilaan

Sedangkan di poin ke empat kita mempunyai norma kesusilaan, norma kesusialaan tinggal dimasyarakat dan jikalau ada yang melanggar norma ini akan dikucilkan dari masyarakat.
Contoh Norma Kesusilaan:
  • Menghargai dan menghormati hak dan kewajiban orang lain.
  • Menghormati mereka yang lebih bau tanah dan mencintai yang lebih muda.
  • Berkata dan bertindak jujur dalam masyarakat.

5. Norma Adat

Dan yang terkhir ialah norma adat, norma yang masih berlaku dimasyarakat mengenai aturan watak tertentu,

Contoh Norma Adat:

  • Melakukan upacara watak yang biasa dilakukan.
  • Menghargai kegiatan watak yang dijalankan

 

Baca Artikel Lainnya:

Contoh Memo Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Contoh Memo Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Contoh Memo Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Contoh Memo Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Contoh Memo Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Pengertian Memo

Memorandum / Memo ialah pesan singkat yang ditulis oleh seseorang yang mempunyai tujuan untuk memperlihatkan gosip penting. Bisa berupa arahan, perintah, pengumuman, ataupun hal penting lainnya. Ada dua jenis memo yang biasa dipakai yaitu: memo formal (resmi) dan memo informal (tidak resmi). Memo formal ialah memo yang biasanya ditulis oleh atasan kepada bawahan. Memo informal ialah memo yang ditulis oleh rekan kerja atau sesama teman.

Struktur Memo

Memo biasanya terdiri dari 3 bagian: pembukaan, isi, dan penutup.

⇒ Pembukaan:

  • Untuk siapa memo tersebut
  • Dari siapa memo tersebut
  • Tanggal pembuatan memo
  • Perihal

⇒ Isi:

Pesan singkat yang ingin disampaikan, sebaiknya jangan bertele-tele dan harus jelas. Namun, jangan menghilangkan gosip yang penting, menyerupai tanggal, waktu, dan tempat. Bahasa yang dipakai baiknya ialah bahasa yang sopan. 

⇒Penutup:

Biasanya berupa tanda tangan dan nama terperinci pengirim memo.

Contoh Memo Formal Dalam Bahasa Inggris (1)

Samsung Corporation

Jakarta, Indonesia

Official memo

To: All Employees

From: Jay Washington, Manager

Date: January 06th, 2014

Subject: Farewell ceremony

We will held a farewell ceremony for Ryan Smith, Assistant Manager. The ceremony will be held at 07.00 A.M on January 8th, 2014. All employees are required to attend the ceremony.

Best regard,

Jay Washington

Terjemahan / Artinya :

Perusahaan Samsung

Jakarta, Indonesia

Memo resmi

Untuk: Seluruh pegawai

Dari: Jay Washington, Manajer

Tanggal: 06 Januari 2014

Perihal: Pesta Perpisahan

Kita akan mengadakan pesta perpisahan untuk Ryan Smith, Asisten Manajer. Acaranya akan diadakan pada jam 07.00 malam tanggal 8 Januari 2014. Semua pegawai dibutuhkan untuk menghadiri pesta perpisahan ini.

Dengan Hormat,

Jay Washington

Contoh Memo Formal Dalam Bahasa Inggris (2)

Toshiba Electronics Company

Seoul, Korea

Official memo

To: Ren William, Marketing Manager

From: John English, General Manager

Date: February 07th, 2014

Subject: Marketing report

Please prepare the last marketing report to be the material in the meeting that will be held on February 09th, 2014.

Best regard,

John English

Terjemahan / Artinya :

Perusahaan Toshiba Elektronik

Seoul, Korea

Memo resmi

Untuk: Ren William, Manajer Pemasaran

Dari: John English, Manajer Umum

Tanggal: 07 Februari 2014

Perihal: Laporan pemasaran

Tolong disiapkan laporan pemasaran terakhir untuk menjadi materi dalam rapat yang akan dilaksanakan pada 09 Februari 2014

Dengan hormat,

John English

Contoh Memo Formal Dalam Bahasa Inggris (3)

FROM : Headmaster
TO : All teachers

SUBJECT : Meeting for the students’ farewell event preparation

I submit this memo as information for the All Teachers.

To hold the students’ farewell event, we have to conduct a meeting of the preparation on:

Date : June 16th, 2015
Hours : 09.00 am until 11.00 am
Place  : The meeting room

This meeting will be focus on several points following:

  • The schedule of the event
    • The rundown of the event
    • The committee of the event
    • The performers in the event

Warm regard,

The Headmaster

 Contoh Memo Formal Dalam Bahasa Inggris (4)

Department of Education and Culture Jakarta

SMAN 99 Jakarta

Jalan  Perintis Kemerdekaan No 19 Jakarta Timur

————————————————– ———————————

MEMO

To : Mr Budi (Head Of English Teacher)

From : Mrs. Annisa (Headmaster)

Date : March 24th, 2015

Subject: English Debate Competition

Mr. Budi please help pelatihan student who participate on the National High School English Debate Competition 2015. Meet me on meeting next Friday.

Mrs. Annisa

================

Contoh Memo Informal Dalam Bahasa Inggris (1)

To: Fira
From: Pita

Fira, when we will go out together? I will be free on Saturday and Monday. Let me know if you are free, too. Don’t forget to finish your project and work before the end of this month.

Terjemahan / Artinya :

Untuk : Fira

Dari : Pita

 

Fira, kapan kita akan pergi keluar bersama-sama? Aku akan bebas pada hari Sabtu dan Senin . Beritahu aku kalau kau bebas juga. Jangan lupa untuk menuntaskan proyekmu dan bekerja sebelum simpulan bulan ini 

Contoh Memo Informal Dalam Bahasa Inggris (2)

To: Gita
From: Genta

Gita, I have called you several times but you did not answer it. Please call me back tonight because I have many things to discuss with you about our work and event. Thanks.

Terjemahan / Artinya :

 

Untuk : Gita

Dari : Genta

Gita , Aku menelponmu beberapa kali tetapi kau tidak menjawabnya. Hubungi aku kembali malam ini alasannya ialah aku mempunyai banyak hal untuk mendiskusikan dengan kau wacana pekerjaan dan program kita. Terima kasih. (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/lembaga-agama/)

 

Contoh Memo Informal Dalam Bahasa Inggris (3)

To: Kiki
From: Mother

Kiki, please cook some foods for your father if you already arrive at home. All of the materials are in the refrigerator. Take it carefully. I go to grandma’s house. She said that she is not feeling well, I accompany her. Call me if you have any question.

Terjemahan / Artinya :

 

Untuk : Kiki

Dari : Ibu

Kiki, silakan memasak beberapa masakan untuk ayahmu kalau kau sudah tiba di rumah. Semua materi dalam lemari es. Ambil dengan hati-hati. Aku pergi ke rumah nenek. Dia berkata bahwa beliau sedang tidak lezat badan, aku menemaninya. Hubungi aku kalau Anda mempunyai .

  

Contoh Memo Informal Dalam Bahasa Inggris (4)

To: Faqih
From: Joko

Faqih, I want to borrow your Harry Potter book. Are you at home this afternoon? I will come to your home. I will also bring my new toys. Let’s play together.

Terjemahan / Artinya :

Untuk : Faqih

Dari : Joko

Faqih, aku ingin meminjam buku Harry Pottermu.  Apakah kau di rumah sore ini? Saya akan tiba ke rumah Anda. Saya juga akan membawa mainan gres saya. Mari Bermain bersama.

Teladan Iklan Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Teladan Iklan Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Teladan Iklan Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Teladan Iklan Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

Teladan Iklan Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya

1. Contoh Iklan Bahasa Inggris “Kursus Bahasa Inggris”

Just  Come to :AIRLANGGA COURSE (AC)
you will be able to speak English fluently
just after six  months learning.
AIRLANGGA COURSE  is at Kunang,
Bambu Square no.20
15 Kauman Metro
Phone. 0725-548540

Let’s join us!!!!

Terjemahan / Artinya :

Hanya dengan tiba ke
AIRLANGGA COURSE (AC)
Anda akan sanggup berbicara Bahasa Inggris
dengan lancar sehabis proses berguru 6 bulan.
ELC beralamat di Jalan Kunang, Bambu Square no.20
15 Kauman Metro
No. Telp: 0725-548540

Mari bergabung bersama kami!!!

 

2.  Contoh Iklan  Makanan Dalam Bahasa Inggris 

RADJA PizzaThe Real  Italian Pizza by Cincopa – cincopa
A mini restaurant with rich sand-shaded dividers, profound conditioned wood counters and decorations and common dim stone:
· Italian Spaghetti
· Italian Pizza and Pasta
· Many  Kinds of juice
· Cappucino

Open Hour Details :
Monday to Thursday: 07.30 AM to 10.30 PM
Friday to Saturday : 07.30 AM to 12.00 AM
Address :
Gatot Soebroto Street
#7-8  Bandar Lampung 34112
Phone :  0725-470355

Terjemahan Artinya :

Radja  Pizza

Pizza orisinil Italia dari Cincopa – Cincopa
Sebuah restoran mini  dengan suasana daerah yang comfort  dengan  dinding berwarna MERAH, kayu yang kokoh dan kerikil alam berwarna.
Makanan dan Minuman:
• Italian Cuisine
• Pizza Italia dan Pasta
• Berbagai Jenis jus
• Wine Italia Terbaik

Waktu Buka:
Senin sampai  Kamis: 07:30-10:30
Jum’at hingga Sabtu: 07:30-00:00
Alamat:
Jalan Jenderal Gatot Soebroto
#7-8  Bandar Lampung 34112
Telpon :  0725-470355

 

3.  Contoh Iklan  Hotel Dalam Bahasa Inggris 

Harizontal  HotelKartini 21-25 road Bandar Lampung
Phone: 0721-55246
Room rate:
Economy: Rp 250.000.00
Standard: Rp 400.000.00
Suite: Rp 700.000.00

For a card that has a Harizontal hotel, rental prices can be discounted by 25%,Harizontal hotel card can be purchased for RP. 200.000.00

Facilities:
Big Hall, swimming pool , Air conditioning, a golf course, a computer room, restaurant, children’s playground, a bookstore, and much more.

for a 75% discount Monday
check out time: 12 noon

Terjemahan / Artinya :

Harizontal Hotel

Jalan Kartini  21-25,  Bandar Lampung
Telepon: : 0721-55246
Tarif kamar:
Economy: Rp 250.000.00
Standard: Rp 400.000.00
Suite: Rp 700.000.00

        Untuk yang memiliki kartu  hotel Harizontal, harga sewa menerima diskon sebesar 25%, Harizontal kartu hotel sanggup dibeli dengan harga RP. 200.000.00
Fasilitas:
Big Hall, bak renang, AC, lapangan golf, ruang komputer, restoran, taman bermain anak, toko buku, dan masih banyak lagi.Pada Senin dapat  diskon 75%
Waktu check out: 12 siang

 

4. Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan Dalam Bahasa Inggris 

Relation Officer & Account OfficerRequirements:
– Male / Female, Age maximum 25 years
– Bachelor Degree
– Good looking
– Good in English, Spoken and Written
– Honest, Discipline, and Responsibility
– Ability to work in Individual or Team

Send complete application along with latest CV to email:hrdbni46@gmail.com
(Include a recent photo)
Or sms the data themselves (name, address, education) to the miss Pratiwi  085-616-903-567

Terjemahan / Artinya :

Dicari RO dan AO
Persyaratan:
– Pria / Wanita, Usia maksimal 25 tahun
– Pendidikan Sarjana
– Berpenampilan Menarik
– Jujur, Disiplin, dan Tanggung Jawab
– Kemampuan untuk bekerja di  Individu atau Tim

Kirimkan lamaran lengkap beserta CV terbaru ke email: hrdbni46@gmail.com
(Sertakan foto terbaru)

Atau sms data diri (nama, alamat, pendidikan) kepada ibu Pratiwi  085-616-903-567

 

5. Contoh Iklan Produk Kamera Dalam Bahasa Inggris

Selling DSLR camera Pentax, merk Nikon, Samsung, Canon, SONY, – WIFI, touch screen Pasadena.com official warranty, with cheap price and No. 1 quality – 0% Installment Facility & Free ShippingTerjemahan / Artinya :

Menjual merek kamera DSLR Pentax, Brand Nikon, Samsung, Canon, SONY, Samsung – WIFI, layar Pasadena.com garansi resmi menyentuh, dengan harga murah dan kualitas nomor  1 – 0% Fasilitas Cicilan & Bebas Biaya

 

6. Contoh Iklan Sepatu Dalam Bahasa Inggris

HandShoesAre you looking for a cheap and high quality shoes?

HandShoes comes in response to your desire to have a quality and durable shoe. You can find varieties models of shoes which are attractive, whether formal or casual. We always provide a model of shoes / sandals which are up to date so that you are not out of date.

What are you waiting for? Come visit our shop right away at Jalan Merbabu no. 10 Bandar Lampung, Lampung

HandShoes provides the best for customer because consumers’ satisfaction is our priority.

Terjemahan / Artinya :

HandShoes

Anda sedang mencari Sepatu murah dan berkualitas?

Sepatu kulit HandShoes hadir sebagai tanggapan atas harapan anda akan sepatu yang berkualitas dan tahan lama. Anda bisa menemukan model-model sepatu yang menarik, baik formal atau casual. Kami selalu menyediakan Model sepatu/sandal yang up to date supaya Anda tidak ketinggalan zaman.

Tunggu apalagi segera kunjungi toko kami di Jalan Merbabu no. 10 Bandar lampung, lampung (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-ideologi-negara-dan-fungsinya/)

HandShoes menawarkan yang terbaik sebab kepuasan pelanggan ialah prioritas kami
Contoh Iklan Produk Shampoo dalam Bahasa Inggris dan Artinya

 

7. Contoh Iklan Shampo Dalam Bahasa Inggris

Wangi ShampooCleans dandruff that settles in your head

The formula of Wangi Shampoo has been designed to lift all the dandruff that sticks in your head. Wangi Shampoo will lift the dandruffs maximum so that all dandruffs will disappear and makes you confident without dandruff.

Wangi Shampoo made from natural source to give a touch of nature to your head. Prove for yourself!

Terjemahan / Artinya :

Shampo Wangi

Membersihkan ketombe yang mengendap di kepala Anda.

Formula shampoo wangi telah dirancang untuk mengangkat semua ketombe yang melekat di kepala Anda. Shampo wangi mengangkat ketombe secara maksimal supaya semua ketombe hilang dan menciptakan Anda tampil percaya diri tanpa ketombe.

Shampo Wangi berbahan alami menawarkan sentuhan alam ke pada kepala Anda. Buktikan sendiri!

 

8. Contoh Iklan “Kursus Bahasa Inggris” Dalam Bahasa Inggris

Just go to :
EDUCATION LANGUAGE COURSE (ELC)
you will be able to speak
just after three months learning.
ELC is at Damai,
Menteng Square no.27
Mekarsari Housing Area
Phone. 024-7543553Terjemahan / Artinya :

Hanya dengan berguru di
EDUCATION LANGUAGE COURSE (ELC)
Anda akan sanggup berbicara Bahasa Inggris
dengan lancar sehabis prose berguru 3 bulan.
ELC beralamat di Jalan Damai, Menteng Square no.30
Wilayah Perumahan Mekarsari
No. Telp: 024-7543553

 

9. Contoh Iklan “Kursus Bahasa Inggris” Dalam Bahasa Inggris

Kinton PizzaAuthentic Italian Pizza by True-blue Neapolitan Chef
A cozy little restaurant with creamy sand-colored walls, deep-toned wood counters and furnishings and natural grey stone.

Food and Beverage :
· Italian Cuisine
· Italian Pizza and Pasta
· Various Kinds of juice
· Best Italian Wine

Business Hour Details :
Sunday to Thursday : 11.30 AM to 2.30 PM
Friday to Saturday : 11.30 AM to 5.30 PM
Address :
30 Robertson Quay Riverside View
#01-14 Singapore 277798
Phone :  +659484938

Terjemahan / Artinya :

Kinton Pizza

Pizza orisinil Italia buatan Chef True-blue Neapoliktan
Sebuah restoran kecil  dengan suasana daerah yang nyaman dengan  dinding berwarna krem, kayu jati yang kokoh dan kerikil abu-abu alam.

Makanan dan Minuman:
• Italian Cuisine
• Pizza Italia dan Pasta
• Berbagai Jenis jus
• Wine Italia Terbaik

Waktu Buka:
Minggu hingga Kamis: 11:30-14:30
Jumat hingga Sabtu: 11:30-05:30
Alamat:
30 Robertson Quay Riverside View
# 01-14 Singapore 277798
Telepon: +659484938

 

9. Contoh Iklan Sewa Rumah Dalam Bahasa Inggris

Rent house, south ring road, block b 42, the facility; air conditioning, washing machine, car garage, large yard size of 4 feet x 5 feet, with the price of 2 million /month or 10 million / year, immediately contact Telephone: 08212332123.

Terjemahan / Artinya :

Sewa rumah, terletak di Jalan Lingkar Selatan, blok b 42, fasilitas; AC, mesin cuci, garasi mobil, ukuran halaman besar 4 meter x 5 meter, dengan harga 2 juta / bulan atau 10 juta / tahun, segera hubungi Telephone: 08212332123.

10. Contoh Iklan Blackberry Dalam Bahasa Inggris

Sale Blackberry Curve Gemini mobile phone, black 100% intact and complete. Stillnew, official Match Price SCM 4.3 million. 2 Year. Preferably COD’s,
Locations inSedayu Bantul Yogyakarta. Serious interest please contact us, Phone081328886002, Thank you.Terjemahan / Artinya :

Dijual  Blackberry Curve Gemini hitam 100% utuh dan lengkap. Masih gres dan resmi. Penyamaan Harga SCM 4,3 juta. 2 Tahun. Lebih disukai COD , Lokasi di Sedayu Bantul Yogyakarta. Jika berminat, silahkan hubungi kami, Phone081328886002, Terima kasih.

Cara Membuat Surat Permohonan Dispensasi

Cara Membuat Surat Permohonan Dispensasi

Cara Membuat Surat Permohonan Dispensasi

Surat Dispensasi merupakan surat yang dibikin untuk diberikan kepada seseorang atau group (instansi, sekolah, lembaga, perusahaan, dan lain sebagainya) sehingga di pembuat surat beroleh izin untuk meninggalkan tugas utamanya sementara, dikarenakan ada tugas atau aktivitas yang lebih penting. Surat ini tentu saja sudah tidak asing ulang ditelinga kita. Alasan dibuatnya surat ini pun biasanya masih perihal bersama kepentingan perusahaan, sekolah, instansi dan lainnya.
Mengenai susunan surat ini mirip layaknya beraneka tipe surat resmi lainnya. Surat dispensasi memiliki tiga anggota utama yaitu :

Cara Membuat Surat Permohonan Dispensasi

1. Kepala Surat

Bagian ini adalah anggota yang paling menyatakan bahwa surat tersebut merupakan surat resmi. Bagian ini biasanya terdiri berasal dari kop surat lengkap, info surat (nomor surat, lampiran, dan perihal yang terkandung kata dispensasi di dalamnya), dan juga info obyek (nama yang dituju, jabatan, dan tempat)

2. Isi Surat

Bagian kedua di dalam surat keinginan dispensasi ini adalah anggota isi. Bagian ini terdiri berasal dari pengakuan berasal dari pihak yang butuh dispensasi, info daerah dan waktu acara yang dapat diikuti, dan juga asumsi yang merupakan harapan sehingga keinginan tersebut beroleh persetujuan.

3. Penutup Surat

Sama layaknya surat-surat lainnya, surat keinginan dispensasi ini juga memiliki anggota penutup. Bagian yang merupakan anggota akhir surat ini terdiri berasal dari info waktu dan daerah surat dibuat, identitas pemohon dispensaso, kolom tanda tangan (dalam lebih dari satu perihal kadang kala perlu dibubuhkan materai)

Setelah paham apa itu surat keinginan dispensasi dan bagaimana susunan atau format surat tersebut, tersebut ini kita memberikan pula lebih dari satu umpama surat keinginan dispensasi.

Contoh 1 :

Surat Dispensasi

Nomor : XII/AUA/121016
Lampiran : 1 hal
Perihal : Surat Dispensasi Kerja

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ario Sudiaji
NIP : 12345678910
Pangkat / Gol Ruang : II/B
Jabatan : Kepala Pemasaran

Unit Kerja : Pemasaran Dalam Negeri

Dengan ini mengimbuhkan dispensasi kepada:

Nama : Reno Andara
Tempat/Tgl. Lahir : 17 Juni 1990
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Pendidikan : S1 Ekonomi
NIP : 171896523485
Pangkat / Gol Ruang : III/C
Jabatan : Staff Pemasaran Dalam Negeri
Lokasi Kerja : Ruang Kantor Pemasaran

Untuk mengikuti serangkaian pelaksanaan pelatihan pemasaran dan distribusi usaha yang diadakan Kepemerintahan terhadap 05 – 08 Maret 2018 di Hotel Swarna Dwipa Jakarta. Berikut dilampirkan pula undangan resmi berasal dari acara terkait.

Demikian surat info dispensasi ini kita buat, sehingga mampu digunakan sebagaimana mestinya.

Palembang, 27 Februari 2018

Kepala Pemasaran Dalam Negeri

Ario Sudiaji
NIP. 12345678910

Contoh 2 :

Nomor : 014/SMA Negeri 1 Palembang/Disp-XI/18
Lampiran : –
Perihal : Dispensasi Kegiatan Lomba Cerdas Cermat

Kepada : Yth. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palembang

Di Tempat

Dengan hormat,

Sehubungan bersama pelaksanaan aktivitas lomba cerdas detil menyambut Hari Pendidikan Nasional yang diadakan oleh Diknas Pendidikan Palambang.

Dengan ini saya sampaikan bahwa siswa tersebut :

Nama : Sheila Andriani
Kelas : XI-D Jurusan IPS

Untuk diberikan dispensasi sehingga mampu tidak mengikuti sistem aktivitas belajar mengajar di sekolah sepanjang aktivitas lomba berlangsung, yaitu terhadap :

Hari/Tanggal : Senin, 05 Maret 2018
Pukul : 08.00 – 15.00 WIB

Tempat : Gedung Diknas Pendidikan Palembang, Sumatera Selatan

Demikian surat ini kita sampaikan, semoga mampu jadi bahan pertimbangan. Atas waktu dan perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Palembang, 27 Februari 2018

Wali Kelas, Kelas XI-D Jurusan IPS

Teno Ruspian, S.Pd.
NIP. 1895621258649520

Demikianlah ulasan kita perihal surat keinginan dispensasi. Semoga bermanfaat.

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

Tips Menulis Surat Pengangkatan Karyawan

Tips Menulis Surat Pengangkatan Karyawan

Tips Menulis Surat Pengangkatan Karyawan

Dalam sebuah perusahaan, pengangkatan karyawan jadi perihal yang lumrah untuk dilakukan. Terlebih kembali kalau karyawan selanjutnya merupakan karyawan berprestasi yang memiliki kinerja yang baik didalam perusahaan. Pengangkatan karyawan selalu selanjutnya merupakan keliru satu perihal resmi yang berlangsung di lingkungan perusahaan. Maka dari itu untuk menyampaikannya pasti dibutuhkan adanya sebuah surat yang disebut bersama dengan surat pengangkatan karyawan.

Tips Menulis Surat Pengangkatan Karyawan

Surat pengangkatan karyawan ini tak hanya jadi sinyal prestasi kerja karyawan, namun terhitung bisa jadi sebuah bukti era kerja baik terhadap pas dibutuhkan didalam perhitungan pesangon maupun perhitungan lainnya cocok bersama dengan Undang Undang Ketenagakerjaan yang berlaku. Namun terhadap kenyataannya, keberadaan surat ini masih kerap kali diabaikan didalam sebagian perusahaan. Oleh karena itulah kadang kala berlangsung perselisihan di antara karyawan dan perusahaan. Maka memandang dari perihal yang kadang berlangsung itu, surat ini terhitung keliru satu surat yang penting.

Dalam penulisan surat pengangkatan karyawan tersebut, tersedia sebagian perihal yang perlu diperhatikan perihal format suratnya. Perlu diingat bahwa bagian terpenting yang perlu tersedia didalam surat itu adalah pencantuman tanggal pengangkatan, nama karyawan yang bersangkutan, dan nama pengangkat. Ketiga perihal selanjutnya merupakan perihal utama yang tersedia terhadap surat tersebut. Selanjutnya perihal bahasa, pasti saja serupa seperti seluruh surat resmi lainnya yakni manfaatkan bhs Indonesia yang baik dan benar.

Untuk lebih jelasnya, selanjutnya ini kita lampirkan sebagian misal Surat Pengangkatan Karyawan.

Contoh 1 :

PT. SUKSES BERSAMA
Jln. Manggis No. 125 Jakarta Selatan
Telp. xxx xxxxxx Fax. xxxxxx
======================================================================

SURAT PENGANGKATAN
Nomor : SK.031-226/SB/2018

Kepada Yth:
Sdra. Denni Setiawan
di tempat

Perihal : Pengangkatan Karyawan

Berdasarkan penilaian dan prestasi kerja Saudara sejak menjadi bekerja sampai periode era kerja yang ditentukan, maka Perusahaan bersama dengan berpedoman terhadap Peraturan Perusahaan dan ketentuan yang berlaku, memastikan untuk mengangkat Saudara sebagai Karyawan Tetap PT. SUKSES BERSAMA , terhitung tanggal 01 Maret 2018.

Dalam perihal penetapan golongan dan kepangkatan dan juga ketentuan didalam perihal imbalan upah dan tunjangan, kepada Saudara ditetapkan sebagai selanjutnya :

Nama : Denni Setiawan
NIP : 056893215
Tgl. Masuk Kerja : 01 Maret 2018
Bagian : Staff Keuangan
Gaji per bulan : Rp. 3. 900.000,- (Tiga juta sembilan ratus ribu rupiah)

Hak dan kewajiban Saudara lainnya ditetapkan didalam Peraturan Perusahaan, dan juga Saudara perlu untuk mentaati Peraturan Perusahaan bersama dengan sebaik-baiknya dan dilaksanakan bersama dengan penuh tanggungjawab.

Surat Pengangkatan Karyawan Tetap ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, andaikan dikemudian hari terdapat kekeliruan didalam surat ini dapat diperbaiki seperlunya.

Demikian Surat Pengangkatan Karyawan Tetap ini dibuat untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta
Tanggal : 27 Februari 2018
PT. SUKSES BERSAMA

Djoko Susanto, SH
Manager HRD

Contoh 2 :

SURAT KEPUTUSAN
No. …./SK/……-HRD/I/16

Perihal : Pengangkatan Karyawan Tetap

Setelah melaksanakan sebagian tahapan evaluasi terhadap kinerja Saudari Melisa Agustina terhitung menjadi tanggal 01 Februari 2017 bersama dengan jabatan sebagai pegawai pas PT. Sukses Bersama dibagian Administrasi Kantor, maka bersama dengan ini PT Sukses Bersama beranggap Sdri. udah mencukupi kriteria untuk diangkat jadi karyawan selalu bersama dengan ketentuan sebagai berikut:

Menimbang : berdasarkan pengamatan dan penilaian yang obyektif Sdri. Melisa Agustina
Mengingat : berdasarkan Anggaran Dasar dan Peraturan Perusahaan PT. Sukses Bersama
Memperhatikan : kebutuhan dapat sumber energi manusia di PT. Sukses Bersama

MEMUTUSKAN

Mengangkat Saudari Melisa Agustina sebagai Kepala Staff Administrasi, Bila mana dikemudian hari ditemukan kekeliruan bersama dengan diterbitkannya Surat Keputusan ini, maka pihak perusahaan dapat melaksanakan penyesuaian kembali sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di Jakarta terhadap tanggal : 27 Februari 2018

PT. Lautan Emas

……………………
Manager HRD

Demikianlah ulasan kita perihal surat pengangkatan karyawan. Semoga bermanfaat bagi teman-teman semuanya ya.

Baca Juga :

Budaya, Bahasa, Dan Komunikasi Dalam Menerjemahkan

Budaya, Bahasa, Dan Komunikasi Dalam Menerjemahkan

Budaya, Bahasa, Dan Komunikasi Dalam Menerjemahkan

Budaya, Bahasa, Dan Komunikasi Dalam Menerjemahkan

Budaya, Bahasa, Dan Komunikasi Dalam Menerjemahkan

Pengantar

Menerjemahkan teks pada dasarnya adalah menerjemahkan budaya karena bahasa pada hakekatnya adalah produk dari budaya tertentu. Budaya tidak saja menyangkut apa yang tampak pada permukaan. Budaya melibatkan nilai-nilai kehidupan dan pergaulan serta apa yang diyakini dari sebuah masyarakat. Budaya adalah gaya hidup manusia biasa yang menyangkut nilai-nilai, keyakinan, dan prasangka yang dimiliki bersama oleh sebuah masyarakat dalam wadah kebahasaan dan kelompok sosial tertentu yang membedakannya dengan kelompok yang lain (Tomasouw, 1986:1.2). Nilai-nilai dan keyakinan serta prasangka budaya itu tentu saja akan terealisasikan dalam bahasa yang bersangkutan. Dengan demikian, menerjemahkan, disadari atau tidak, tidak akan bisa lepas dari tindakan mentransfer budaya.

Teks ini akan menjelaskan secara singkat hubungan antara bahasa dan budaya, bagaimana aspek-aspek budaya perlu diperhatikan dalam proses penerjemahan serta contoh-contoh penerjemahan yang perlu memperhatikan factor budaya bahasa sumber dan bahasa sasaran; metafora dan culture-specific expression

Bahasa dan Budaya

Budaya didefinisikan Newmark (1995) sebagai cara hidup dan manifestasinya yang khas dari masyarakat tertentu yang menggunakan bahasa tertentu sebagai alat untuk mengekspresikan. Jadi budaya diekspresikan oleh pendukungnya dengan sebuah media ekspresi yang disebut bahasa. Atau bisa pula kita simpulkan bahwa bahasa adalah budaya verbal dari suatu masyarakat. Budaya adalah ide, bahasa adalah ekspresinya.

Sementara, seperti yang dikatakan Larson (1984), bahwa budaya adalah cetak biru sebuah masyarakat. Budaya memberi petunjuk bagaimana orang-orang dalam sebuah masyarakat bersikap dan berperilaku (Tomasouw, 1986:1.3). Budaya mengendalikan perilaku kita di dalam masyarakat dan menempatkan kita pada apa yang disebut status sosial. Budaya memberitahu kita apa yang diharapkan orang lain terhadap kita dan apa yang bisa kita harapkan dari orang-orang di sekeliling kita.

Singkatnya, budayalah yang menyatukan orang-orang di dalam sebuah masyarakat. Untuk menjalankan ini semua, budaya membutuhkan sebuah perangkat untuk mengikat antar anggotanya. Perangkat inilah yang menyatukan aggotanya akan nilai-nilai dan norma serta keyakinan mereka. Bahasa mengkomunikasikan nilai-nilai ini di antara anggotanya. Bahasa kemudian tidak saja perangkat yang mengkumunikasikan nilai-nilai itu secara pasif, bahasa pun kemudian merekam apa yang diyakini suatu masyarakat serta nilai-nilai dan norma.

Budaya merupakan latar belakang peristiwa linguistik dengan bahasa sebagai latar depannya. Apa yang tampak dalam panggung linguistik merupakan produk dari budaya yang melatarbelakanginya. Kita bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa apa yang menjadi aturan-aturan kebahasaan sebuah bahasa pada dasarnya adalah realisasi nilai-nilai dan keyakinan masyarakat penutur bahasa tersebuat. Dengan kata lain, kita bisa berkeyakinan bahwa bahasa adalah sebuah cermin besar dari budaya masyarakat penuturnya. Bahasa merupakan ciri yang paling menonjol dari sebuah budaya yang bisa digambarkan sebagai sikap simplistik sebagai totalitas keyakinan dan tindakan suatu masyarakat tertentu (Nida, 2001:13).

Pada sebuah budaya yang berkeyakinan bahwa pembeda gender adalah sesuatu yang penting, misalnya, maka bahasa tersebut akan merekam nilai-nilai itu dalam kategori leksikal atau gramatikanya. Sebagian bahasa di dunia merekam keyakinan ini. bahasa Inggris, misalnya mengenal perbedaan kata ganti orang ketiga untuk laki-laki dan perempuan. Lebih jauh, bahasa inggris bahkan membuat perbedaan kata benda tertentu berdasar gender (Wardhaugh, 1997:312). Man-woman, boy-girl, widow-widower, master-mistress adalah sebagian kecil contoh. Di sini bahasa merefleksikan nilai-nilai sosial sebuah masyarakat.

Bahasa tidak bisa dilihat sebagai fenomena yang terpisah pada sebuah ruang hampa tapi merupakan bagian integral dari sebuah kebudayaan (Hornby: 1988:39) sebagai bagian integral dari sebuah kebudayaan, bahasa bersifat dinamis, mengikuti dinamika kebudayaan yang menjadi wadahnya.

Konsekuensinya, apabila nilai-nilai sosial masyarakat berubah, bahasa pun berubah. Dalam bahasa Inggris saat ini kita menyaksikan banyak kata-kata yang pada awalnya terikat gender seperti contoh di atas tidak dipakai lagi. Pemakai bahasa Inggris kemudian lebih memilih kata-kata yang tidak bias gender seperti police officer sebagai ganti policeman atau policewoman,chair person sebagai ganti chairman. Ini semua adalah konsekuensi dari perubahan masyarakat dari patriarkis menjadi masyarakat yang tidak lagi menerapkan diskriminasi gender. Ini adalah bukti dari pernyatan Hagfors bahwa semua teks/bahasa terikat oleh tempat dan waktu serta konteks social di mana teks itu diproduksi yang mencerminkan kultur dan jamannya (Hagfors, 2003:3)

Bahasa juga mengendalikan cara orang bersikap terhadap orang lain dalam masyarakat tuturnya yang merupakan cermin nilai-nilai relasi sosial dan kekuasan dalam masyarakat tersebut. Budaya Jawa, misalnya, merupakan budaya yang sangat mengatur relasi sosial antar anggotanya yang berdasar status sosial.

Bahasa sendiri mencerminkan beragam aspek dari budayanya. Misalnya, budaya yang mengenal kelas social seperti budaya Jawa akan merekam pembagian kelas soial ini dalam bahasa mereka. Nilai-nilai dan norma relasi sosial ini terekam dalam pemakaian level speech dalam bahasa Jawa. Pemakaian level speech atau undha usuk dalam bahasa Jawa mengatur ragam bahasa yang dipakai berdasarkan siapa si pembicara dan siapa yang diajak bicara serta siapa yang sedang dibicarakan. Seseorang dengan status sosial lebih rendah, bisa karena umur, kedudukan dalam pekerjaan maupun dalam masyarakat, akan menggunakan ragam bahasa lebih tinggi untuk berbicara dengan mereka dengan status sosial yang lebih tinggi demikian sebaliknya. Seorang pembicara yang membicarakan seseorang dengan status sosial lebih tinggi juga menuntut pemakaian ragam bahasa tinggi. Pemakaian ragam bahasa yang tidak tepat akan berakibat si pembicara mendapat cap tidak sopan dan akan menyinggung lawan bicara.

Bahasa merupakan alat ekspresi budaya sekaligus individual dari si penutur yang memandang dunia melalui bahasanya (Hornby, 1988:40). Jadi dalam sebuah bahasa terangkum dua ekspresi sekaligus, ekspresi individual dan ekspresi budaya di mana si penutur tinggal. Ketika seseorang berbicara sebenarnya ia sedang mengkomunikasikan dua ide sekaligus, ide yang bersifat individual dan ide dari kebudayaannya.

Aspek Budaya dalam Penerjemahan

Pada tahun 1923 seorang antropolog bernama Bronislaw Malinowski mengusulkan sebuah istilah yang disebut ‘konteks situasi’. Ia mempelajari penduduk pulau Trobriand dan bahasanya Kiriwian. Di sana ia menyadari bahwa untuk memahami percakapan mereka seseorang harus memahami budaya mereka. Dia berpendapat bahwa bahasa hanya bisa dipahami (memiliki makna) bila konteks situasi dan konteks budaya secara implicit atau eksplisit dipahami oleh si pendengar dan si pembicara (Katan, 1999:72).

Malinowski merasa bahwa ia harus membuat perubahan dalam menerjemahkan percakapan bahasa Kiriwian ke dalam bahasa Inggris. Dia perlu menambahkan beberapa komentar tentang apa yang implisit dalam bahasa Kiriwian menjadi eksplisit dalam bahasa Inggris. Dia perlu memberi penjelasan secara eksplisit situasi tuturan yang sedang berlangsung, memberi keterangan bahwa tradisi dan keyakinan mereka terekam dalam percakapan mereka dan perlu dipahami ole pendengar dari kultur lain. Hanya dengan memahami faktor-faktor situasi dan kulturallah percakapan mereka akan bisa dipahami (Katan, 1999:72).

Bahasa adalah bagian dari budaya, karena itu penerjemahan dari satu bahasa ke bahasa lain tidak bisa dilakukan tanpa pengetahuan yang cukup tentang budaya dan struktur bahasa tersebut (Larson, 1984:431). Penerjemah harus mengetahui topic teks yang sedang ia terjemahkan. Ia harus mengetahui latar belakang budaya teks bahasa sumber sekaligus latar belakang budaya teks bahasa sasaran. Tanpa ini semua, teks terjemahan tidak akan bisa menyampaikan makna secara akurat. Penerjemahan adalah “transfer makna dari satu perangkat simbol tertentu yang terjadi pada budaya tertentu …..ke dalam perangkat symbol yang lain dalam budaya lain” (Dostert dalam Larson, 1984:431)

.Penerjemahan, yang melibatkan dua bahasa, tidak bisa terhindar dari pengaruh dua budaya dari dua bahasa yang bersangkutan, yaitu budaya bahasa sumber dan budaya bahasa sasaran (Wong dan Shen, 1999:10). Sehingga bisa dikatakan penerjemahan adalah proses komunikasi interkultural. Karena budaya dan bahasa seperti dua sisi dari koin yang sama, mentransfer bahasa pada hakekatnya juga mentransfer kebudayaan. Seorang penerjemah tidak bisa terhindar dari peran ini; peran sebagai komunikator antar dua budaya yang berbeda.

Penerjemah berusaha menjembatani gap kultural antara dua dunia dan membuat sebuah komunikasi memungkinkan terjadi di antara dua komunitas bahasa yang berbeda (Bassnett, 1992:14). Lebih jauh Bassnet menjelaskan bahwa bahasa ibarat “hati dalam tubuh budaya” sehingga “pembedahan hati tidak dapat mengabaikan tubuh yang ada di sekelilingnya”. Jadi, tindakan seorang penerjemah yang memperlakukan teks bahasa sumber terpisah dengan kultur yang melingkupinya adalah sesuatu yang berbahaya.

Menerjemahkan pada hakekatnya adalah komunikasi antar budaya. ketika seorang penerjemah menerjemahkan teks dari budaya tertentu ke dalam budaya yang berbeda, dia perlu mempertimbangkan informasi-informasi apa saja yang memungkinkan untuk disampaikan ke dalam teks bahasa sasaran sehingga bisa dipahami pembaca sasaran dan informasi mana yang justru harus disesuaikan dengan kultur bahasa sasaran. Tujuan utama penerjemahan – memindahkan teks ke dalam budaya yang berbeda – menimbulkan pertanyaan sampai sejauh mana komunikasi memungkinkan dari satu budaya ke budaya lain dan informasi apa saja yang dapat dikomunikasikan (ST-Pierre, 1997:8)

Bila budaya anatara bahasa sumber dan bahasa sasaran mirip, akan lebih sedikit kesulitan yang dijumpai pada proses penerjemahan dan sebaliknya, semakin besar perbedaan budaya di antara keduanya akan semakin besar kesulitan yang dijumpai pada proses penerjemahan. Kemiripan budaya bahasa sumber dan bahasa sasaran akan mengakibatkan pada mudahnya mencari padanan kata perkata yang tepat.

Salah satu masalah yang menyulitkan dalam penerjemahan adalah perbedaan budaya antara teks bahasa sumber dan teks bahasa sasaran (Larson, 1984:137). Sebuah kata yang dalam suatu kultur mempunyai konotasi positif mungkin mempunyai konotasi negatif dalam budaya lain. Kata babi misalkan pada masyarakat di pedalaman Papua mempunyai konotasi yang sangat positif. Babi identik dengan kemakmuran dan simbul status sosial yang tinggi. Seorang wanita, dalam, proses perkawinan, bahkan dinilai berdasarkan berapa banyak ekor babi yang ditukar sebagai mas kawinnya. Sementara pada kultur muslim dan Yahudi, babi mempunyai konotasi negative. Babi dicitrakan sebagai simbol kekotoran dan kerakusan sehingga bahkan daging dan bagian lainnya diharamkan untuk dikonsumsi. Penerjemah perlu mempertimbangkan nilai-nilai ini ketika menerjemahkan antar budaya.

Seorang penerjemah tidak hanya berhubungan dengan konsep-konsep dari sebuah sisitem budaya, melainkan dua sistem dari budaya yang berbeda (Larson, 1984:96). Setiap bahasa akan memberi label nama secara berbeda pada sebuah realitas yang sama. Perbedaan penamaan ini karena perbedaan cara dua budaya itu memandang sesuatu. Penerjemah akan berusaha seakurat mungkin dan akan mempertimbangkan tiap kata dari teks bahasa sumber dengan hati-hati sampai ia menemukan padanan yang tepat bukan saja padanan dalam rujukan benda secara umum, tapi juga rujukan benda sesuai kontksnya. Ketika kita menerjemahkan kata rice ke dalam bahasa Indonesia, di dalam kamus kita menemukan beberapa padanan sekaligus. Ricebisa mengacu pada empat benda yang berbeda dalam bahasa Indonesia, padi, gabah, beras dan nasi. Penerjemah akan berusaha menggunakan pengetahuannya untuk memutuskan padanan kata mana yang paling tepat untuk mengalihkan makna yang dimaksud dengan mempertimbangkan komponen-komponen makna dari kata rujukan. Kita lihat contoh berikut:

(1) Thailand reduces its export on rice recently due to the internal energy problem

(2) The rice was served in a luxurious dish with traditional touch.

Pada kalimat (1) penerjemah lewat konteks akan mempertimbangkan dengan pengetahuannya kira-kira padanan apa yang tepat untuk kata rice yang di eksport dari Thailand, apakah padi, gabah, beras, ataukah mungkin nasi demikian juga pada kalimat (2), manakah yang cocok dari padanan rice yang disajikan dengan piring-piring mewah dengan sentuhan tradisional.

Penting untuk diingat bahwa padanan yang cocok antara dua bahasa harus dicari bukan padanan kata tersebut secara terpisah tapi dengan cara mengidentifikasi rujukannya secara real lewat konteks situasi dan konteks kultural yang disediakan oleh teks bahasa sumber. Seperti yang dikatakan Larson (1984) bahwa makna hanya ada karena kontrasnya dengan kata lain yang memiliki ciri-ciri yang sama dan kontras dengan apa yang dirujuk dalam konteks situasi tertentu saat kata itu digunakan.

Kosa Kata dan Budaya

Kita telah memahami bahwa setiap bahasa memiliki konsentrasi kosa kata yang berbeda. Perbedaan ini sangat tergantung dengan budaya, dalam hal ini termasuk mata pencaharian, lokasi geografis, keyakinan dan cara pandang masyarakat pemakai bahasa tersebut terhadap dunia. Setiap masyarakat mempunyai perhatian terhadap kehidupan yang berbeda. Masyarakat pedalaman Papua, misalkan, memusatkan kehidupannya pada berburu dan mengumpulkan makanan serta ritual-ritual adat dari masyarakat berburu dan meramu. Sementara masyarakat di kota-kota pelabuhan memusatkan kehidupannya pada berdagang dan berlayar untuk niaga. Di belahan dunia yang lain, di Amerika, masyarakat memfokuskan kehidupannya pada pekerjaan, mencari uang, olahraga, sekolah dan keluarga. Perbedaan fokus kehidupan ini menciptakan perbedaan dalam kosa kata keseharian mereka

Sebuah masyarakat dengan kultur pertanian tentu akan menyimpan lebih banyak kosa kata yang berkaitan dengan bercocok tanam, tumbuhan dan musim dibanding dengan masyarakat dengan kultur berdagang. Bahasa Indonesia dengan kultur masyarakatnya yang agraris memiliki kosa kata tentang padi dan turunannya secara lebih detail dibanding bahasa Inggris. Kata padi, gabah, beras dan nasi, seperti pada contoh di atas, hanya memiliki padanan bahasa Inggris tunggal yaiturice. Bahasa Inggris tidak menggunakan pembeda keempat kata yang menurut penutur bahasa Indonesia jelas hal yang berbeda. Perhatikan ungkapan di bawah ini:

(3) Nasibnya bagai telur di ujung tanduk dalam kompetisi mendatang.

(4) He is hanging on a thread in the coming competition.

Pesan yang sama diungkapakan dengan cara yang berbeda. Bahasa Indonesia menggambarkan kegentingan dengan ungkapan bagai telur diujung tanduk. Sementara, bahasa Inggris menggambarkannya dengan hanging on a thread, bergantung di seutas benang. Tiap bahasa dengan latar belakang kulturalnya memahami sesuatu dengan cara yang berbeda. Menurut hipotesis Saphir-Whorf dalam Wong (1999) komunitas linguistik yang berbeda memiliki cara yang pengungkapan yang berbeda dalam mengalami, membedakan dan mengkonstruksi realitas.

Masing-masing penutur akan menggunakan ungkapan-ungkapan figuratif dengan symbol-simbol dan ungkapan yang dekat dengan kulturnya. Ketika berhadapan dengan ungkapan-ungkapan demikian, seorang penerjemah harus berusaha seakurat mungkin dan mempertimbangkan tiap kata dari teks bahasa sumber dengan hati-hati sampai ia menemukan padanan yang tepat bukan saja padanan dalam rujukan benda, tapi sekaligus konotasi dan makna figuratif yang ada di dalamnya.

Makna Figuratif yang Timbul Karena Budaya; Metafora dan Similie

Metafora dan simili sangat berkait erat dengan budaya itulah makanya menerjemahkan metafora dan simili menjadi tidak mudah. Jika sebuah metafora diterjemahkan secara literal hasilnya bisa menjadi sangat fatal karena kata yang menjadi perbandingan memnpunyai makna figuratif yang berbeda pada bahasa sasaran. Kita ambil contoh berikut

(3) He is an ox

Pada bahasa sumber mungkin ox memiliki makna figurative liar dan jahat, tapi pada bahasa sasaran bisa saja diartikan sebagai gagah atau mungkin pemberani. Di sini kita menjadi tahu bahwa tidak semua metafora mudah dipahami. Jika metaphor diterjemahkan secara literal, kata perkata, ke dalam bahasa ke dua, metafor itu akan disalahartikan (Larson, 1984:150)

Metafora dan similie sangat berkaitan erat dengan budaya. metafora yang berkaitan dengan salju misalkan akan sulit ditangkap maksudnya oleh pembaca dari masyarakat yang berasal dari gurun. Perhatikan contoh similie berikut:

(4) The cloth is as white as snow

(5) Bajunya seputih salju

(6) Bajunya seputih tulang

(7) Bajunya seputih kapas

Variasi penerjemahan pada (5), (6) dan (7) dimungkinkan bila penerjemah menerjemahkan kalimat (4) ke dalam bahasa-bahasa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penerjemah akan mempertahankan kalimat The cloth is as white as snow secara literal menjadi ‘Bajunya seputih salju’ bila ia mendapati masyarakat pembaca bahasa sasaran masih mengenal salju. Tapi ia akan menerjemahkannya menjadi ‘Bajunya seputih tulang’ bila pembaca bahasa sasaran mempunyai latar belakang budaya yang tidak mengenal salju tapi, katakanlah, mempunyai budaya peternakan. Pada pembaca target dengan katakanlah latar belakang pertanian, ia mungkin akan menejemahkannya menjadi ‘Bajunya seputih kapas’.

Menurut Larson (1984) ada beberapa kesulitan yang mungkin kita dapati ketika kita menerjemahkan metafora atau similie. Larson menggambarkan anatomi metafora dan similie yang terdiri dari tiga bagian yaitu topic, image dan point of similarity. Lewat pemahaman anatomi metafora dan similie ini kita akan bisa memecahkan kesulitan penerjemahan metafora yang berkaitan dengan budaya. Pada similie di atas, misalkan, bisa kita gambarkan anatominya sebagai berikut:

the shirt :topic

snow :image

white :point of similarity

penerjemah harus mengenali ketiga unsur di atas sebelum ia menerjemahkan sebuah metafora atau similie secara akurat.

Pada similie, proses penerjemahan sedikit lebih mudah karena point of similarity sudah disebutkan pada kalimat tersebut. Similie ditandai dengan pemakaian kata seperti, bagaikan atau dalam bahasa Inggris like atau as. Kalimat “she is as bright as a star” mudah dipahami bahwa topiknya adalah she, sementara star adalah image. Di sini she yang merupakan persona dibandingkan dengan a star dalam hal kecerahannya atau keterangannya sebagai point of similarity.

Pada penerjemahan metafora, proses penerjemahan menjadi lebih sulit terutama. Yang pertama, mungkin image yang digunakan pada metafora tidak dikenali pada bahasa sasaran. Misalnya seperti pada kasus di atas ketika penerjemah menerjemahkan kalimat The cloth is as white as snow ke dalam bahasa sasaran dengan latar belakang geografis gurun pasir, misalnya, yang tidak mengenal salju. Kalimat That will be a slam dunk to their failure akan tidak mungkin diterjemahkan ke dalam masyarakat yang tidak popular dengan olahraga bola basket misalnya masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia lebih mengenal olahraga sepakbola dibanding bola basket sehingga penerjemah perlu mengganti image dengan sesuatu yang secara kultural lebih dekat dengan budaya bahasa sasaran. Terjemahan ‘Itu akan menjadi tendangan penalti bagi kekalahannya’ akan lebih bisa dipahami dari pada penerjemahan literalnya.

Di sini kita melihat bahwa image sebuah metafora atau similie sangat berkait erat dengan latar belakang kultural pemakai bahasa. Seorang penerjemah dengan demikian perlu hati-hati dalam mengganti image sebuah metafora dengan sesuatu yang lebih dekat dengan budaya bahasa sasaran.

Kesulitan yang kedua pada penerjemahan metafora atau similie adalah apabila topic tidak dinyatakan secara eksplisit. Misalnya pada kalimat The storm againts the parliament, topic dari metaphor tidak diungkapkan secara eksplisit. Storm pada metafora di atas mungkin saja berarti skandal, isu besar atau mungkin protes dari masyarakat. Di sini penerjemah perlu berhati-hati dalam menerjemahkan. Pemahaman konteks secara mendalam mungkin akan sangat membantu dalam menemukan topic seperti yang dimaksud penulis aslinya.

Kesulitan berikutnya adalah yang berkaitan dengan point of similarity. Pada similie, proses penerjemahan lebih mudah karena point of similarity diungkapkan secara eksplisit seperti pada contoh (4) sedangkan pada metafora, point of similarity tidak diucapkan secara eksplisit sehingga penerjemah harus pandai-pandai menemukan point of similarity nya. Seperti pada contoh kalimat (3) He is an ox. Ox bisa memiliki makna figuratif liar dan jahat atau bisa juga kuat. Point of similarity bisa dipahami secara berbeda oleh penerjemah yang berbeda

Kesulitan berikutnya yang berkaitan dengan point of similarity adalah apabila point of similarityitu dipahami secara berbeda pada kultur bahasa sumber dan kultur bahasa sasaran (Larson, 1984:251). Image yang sama pada sebuah metaphor bisa mempunyai makna figuratif yang berbeda pada dua bahasa dengan latar belakang Kultural yang berbeda. Ungkapan berikut bisa menjadi contoh

(8) My Lord is my shepherd.

Pada kultur bahasa sumber mungkin image shepherd dihubungkan dengan sifat kepemimpinan yang bijak. Sebuah figur yang melindungi yang menuntun binatang gembalanya ke jalan yang benar. Ini tentu mudah dipahami pada kultur masyarakat peternakan atau mungkin pertanian atau masyarakat yang mempunyai sejarah komunal demikian. Pada masyarakat dengan kultur yang berbeda mungkin image shepherd perlu dicari padanannya yang sesuai untuk mendapatkanpoint of similarity seperti yang terdapat pada teks bahasa sumber.

Penerjemahan dengan cara memberi perincian secara parafrase mungkin bisa juga mengatasi penerjemahan ekspresi figurative. Meskipun begitu seorang penerjemah tetap harus bisa memahami makna yang ada dibalik metafora dengan memahami image point of similarity seperti yang dimaksudkan teks bahasa sumber.

Culture-specific expressions

Lotman dalam Bassnet mengatakan bahwa tidak ada bahasa yang bisa bertahan hidup kecuali jika bahasa tersebut berada dalam kontekd cultural tertentu (Bassnett, 1992:14)

Meskipun kita hidup di tempat dengan lingkungan material yang mengalami banyak persamaan dan bahasa –bahasa yang dipakai manusia berisi ungkapan-ungkapan yang menggambarkan benda-benda ini, misalnya matahari, sungai, hujan, gunung atau anggota-anggota masyarakat seperti, bapak, ibu, saudara, tapi setelah manusia melewati waktu yang panjang dengan kondisi alamnya masing-masing mereka mengenbangkan budaya yang berbeda-beda seperti apa yang mereka persepsikan dalam pikiran mereka.

Benda dan realitas yang sama bisa dipersepsikan dengan cara yang berbeda pada masing-masing masyarakat dan budaya sehingga tiap bahasa memiliki banyak sekali ungkapan yang spesifik terhadap budayanya (Wong dan Shen, 1999:11). Orang Melayu menyebut ‘matahari’ sebagai matanya hari yang artinya kira-kira sesuatu yang membuat kita bisa melihat hari. Sementara, orang Jawa mempersepsikan ‘matahari’ sebuah benda dan realitas yang sama sebagai ‘srengenge’ yang artinya ‘sesuatu yang membara, menyala-nyala’. Jadi meskipun dua budaya, Melayu dan Jawa, merujuk realitas yang sama, tapi mereka mempersepsikannya dengan cara yang berbeda.

Bahasa Inggris memiliki dua kata untuk merujuk kata ‘rumah’ yaitu house dan home. Dalam bahasa Indonesia kata house dan home diterjemahkan hanya satu kata yaitu ‘rumah’. Kultur bahasa Indonesia tidak membedakan antara house dan home sehingga kita sangat kesulitan untuk menerjemahkan kata home ke dalam bahasa Indonesia dengan sangat akurat karena home lebih dari sekedar rumah. Home adalah rumah yang memberikan seseorang kedamaian dan selalu dirindukan. Sementara house adalah sekedar rumah dalam bentuk fisik belaka. Seorang pembicara bahasa Inggris akan mengatakan “I will go home” dan tidak pernah mengatakan “I will go house”*. Perbedaan persepsi kultur bahasa Indonesia dengan kultur bahasa Inggris menyulitkan seseorang membuat terjemahan secara akurat.

Obyek alam yang sama juga digambarkan secara berbeda oleh kultur bahasa Inggris dan kultur bahasa China. Seperti yang dicontohkan Wong dan Shen (1999). Bagi masyarakat barat (bahasa Inggris) selempang awan nebula yang merupakan kumpulan bermilyar-milyar bintang di angkasa disebut ‘Milky Way’ yang kira-kira artinya ‘jalan susu’. Orang barat mempersepsikan galaksi yang berbentuk seperti awan berserak itu sebagai bentangan susu yang tumpah dan membentuk seperti jalan. Sementara kultur bahasa China mempersepsikannya sebagai sungai yang di dalamnya mengalir cairan logam perak. Mereka menamakan benda yang sama yang dilihat orang-orang dengan kultur bahasa Inggris ini ‘Yinhe’ yang kira-kira artinya sungai perak, ‘silver river’. Dua frasa di atas merujuk pada satu benda yang sama tapi mereka mengasosiasikannya sebagai dua hal yang berbeda karena perbedaan latar belakang budaya yang berbeda.

Kasus-kasus di atas disebut oleh Lado (1957:118) dalam Wong dan Shen sebagai “same meaning, different form”. Perbedaan bentuk tapi kesamaan arti terjadi pada ungkapan-ungkapan yang bersifat culture-specific atau culture-coloured. Jadi meskipun kata Milky Way dalam bahasa Inggris sering diganti dengan kata Yinhe sebagai padanannya dalam bahasa China, tapi keduanya akan menimbulkan konotasi yang berbeda ketika digunakan dalam bentuk metaforanya. Kata Milky Way dengan demikian mudah diasosiasikan dengan street/jalan. Tapi bila kata itu diganti dengan padanannya dalam bahasa China Yinhe/silver river maka image dari metafora itu menjadi tidak tepat. Mari kita lihat dua petikan puisi bahasa Inggris berikut yang merupakan terjemahan dari bahasa China yang diambil dari Wong dan Shen (1999).

(3) Passing an uneven pass I come aboard the boat UP into the Milky Way,…

(Tr. Wu Juntao)

(4) A thousand starry sails dance in the fading Milky Way. (Tr. Xu Jieyu)

Bagi pembaca bahasa Inggris akan terasa aneh membaca dua petikan puisi di atas. Bagaimana kapal/boat/sail berjalan di atas Milky Way yang oleh kultur bahasa Inggris di asosiasikan sebagai jalan. Di sini, seorang penerjemah harus berhati-hati dengan metafora bahasa sumber. Dia mungkin harus menerjemahkannya dengan memberi keterangan tambahan atau mungkin merubah image dari sail/boat/kapal menjadi car/van/mobil sehingga metafora lebih bisa dipahami oleh pembaca bahasa ssasaran

Ketika seseorang dari kultur barat mendoakan orang lain, dia akan mengatakan “God bless you” sementara orang China akan mengatakan “Pusa baoyou” yang artinya kira kira “Semoga sang Budda memberkati”.. Sehingga ketika seorang penerjemah menerjemahkan kalimat “God bless you” ke dalam bahasa China, dia akan menerjemahkannya menjadi “Pusa baoyou”(Semoga sang Budda memberkati) bukan kalimat yang dalam bahasa China berarti “Semoga Tuhan memberkati”. Di sini kita melihat bahwa sebenarnya pesan yang yang ingin disampaikan kedua kultur itu sebenarnya sama, tapi karena mereka mempunyai latar belakang cultural, termasuk nilai-nilai keyakinan, mereka mengungkapkannya secara berbeda

Contoh lain tentang bagaimana istilah yang bersifat culture-specific harus diterjemahkan secara hati-hati adalah puisi berjudul Surat dari Oslo karangan Toety Heraty, seorang wanita penyair yang banyak menulis puisi dengan latar belakang kultur Jawa dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh John McGlynn. Berikut ini cuplikan beberapa kalimatnya

Bahasa Indonesia

…………………………………………………….

lalu kini, siraman air kembang dahulu, midodareni

Sebelum esok menghadap penghulu-

Tarub, janur, gamelan dan gending kebogiro

…………………………………………………….

And now, the sprinkle of the water from an earthen jug-

Before facing God and his servant tomorrow

The nuptial awning, woven palm leaves, the orchestra

and wedding songs

(Machali, 2000:186-187)

Di sini kita melihat banyak sekali istilah-istilah yang sangat tipikal kultur Jawa. Berhadapan dengan istilah-istilah ini si penerjemah rupanya lebih memilih teknik lokalisasi. Ini tentu hak seorang penerjemah untuk apakah akan mempertahankan istilah-istilah yang bersifat culture-specific sehingga cita rasa cultural teks bahasa sumber mewarnai teks bahasa sasaran ataukah ia akan melokalisasi istilah-istilah itu sehingga pembaca lebih mudah memahami dengan resiko ada pesan cultural yang tida tersampaikan dalam teks bahasa sasaran.

Penutup

Bahasa dan budaya bisa kita andaikan sebagai dua sisi dari mata uang yang sama. Bahasa di satu pihak merupakan produk budaya sebuah masyarakat tertentu sementara budaya adalah lahan di mana bahasa tumbuh dan berkembang. Bahasa dengan demikian merekam setiap nilai-nilaI, norma dan keyakinan yang terdapat pada kultur di mana ia tumbuh. Seorang penerjemah yang merupakan mediator interkultural harus memperhatikan aspek-aspek kultural dari teks yang sedang ia terjemahkan. Karena menerjemahkan pada hakekatnya adalah menyampaikan makna bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran di mana makna itu sendiri sangat terikat oleh kultur masyarakat penuturnya, seorang penerjemah mesti memilki kompetensi cultural ke dua bahasa secara memadai. Tanpa kompetenti ini ia tidak akan berhasil memproduksi teks terjemahan yang tidak akurat dan berterima.

 

Baca Artikel Lainnya:

Kota Bogor Aman, Nyaman dan Kondusif

Kota Bogor Aman, Nyaman dan Kondusif

Kota Bogor Aman, Nyaman dan Kondusif

 

Kota Bogor Aman, Nyaman dan Kondusif

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menuturkan, yang perlu dipahami dan diwaspadai di tengah kehidupan masyarakat luas saat ini adalah benturan antara masyarakat. Sebab, jika itu terjadi bukan hanya kerugian materi yang ditimbulkan tetapi juga kerugian lainnya.

Hal itu diutarakan Ade saat menjadi keynote speaker Seminar dengan tema “Mewaspadai Radikalisme di Sekitar Kita” di aula Pusat Pastoral Keuskupan Bogor, jalan Kapten Muslihat, Minggu (09/09/2018).

Ade menyebutkan

Di Kota Bogor kondisinya saat ini masih nyaman dan kondusif, tidak seperti halnya di kota-kota lain. Hal ini sudah dibuktikan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung aman, nyaman dan kondusif. Hal ini tentunya berkat kolaborasi antara masyarakat Muspida dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Menurutnya

Bentrokan antar masyarakat bisa mengakibat korban, selain itu bentrokan juga akan menimbulkan luka yang lama sembuh terutama yang dialami warga di lokasi kejadian.  Oleh karena itu Pemkot Bogor mencoba berkomunikasi dengan semua unsur demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Bima Arya Kota Bogor

Di bawah kepemimpinan Bima Arya Kota Bogor ingin menjadikan kota ini menjadi kota yang nyaman dan transparan. Wali Kota bermimpi ingin menjadikan kota ini kota yang ramah bagi keluarga. “Kami sangat setuju kedepan kota ini menjadi kota yang madani, ramah bagi anak dan keluarga,” kata Ade.

Terlepas dari apa penyebab bentrokan.

Terlepas dari apa penyebab bentrokan lebih diakibatkan bergesernya peran dan fungsi tokoh-tokoh masyarakat. Hal ini diakibatkan karena berbagai kepentingan, seperti kepentingan politik. Oleh karena itu Ade mengajak semua unsur masyarakat untuk sama-sama menjaga ketertiban demi kenyamanan dan keamanan Kota Bogor yang dicintai. (Humpro : Tria/Indra-SZ).

 

Artikel terkait:

Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN

Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN

Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN

Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN

Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN

Upaya meningkatkan kerja sama antarnegara-negara ASEAN yang telah terbangun melalui Tiga Pilar ASEAN dalam rangka pembentukan Masyarakat ASEAN tahun 2015 terus ditingkatkan. Tiga pilar tersebut yakni kerja sama dalam bidang politik, keamanan, ekonomi, & sosial budaya.

Peningkatkan kerja sama itu memerlukan dorongan antara lain kekompakan, konsistensi, keterbukaan, rasa “ke-kekita-an” (we feeling), saling menghormati & kesetiakawanan sosial (a caring and sharing community), serta dinamis dalam menjalani kerja sama. Kerja sama yang dibangun harus berfokus pada masyarakat (people-centered approach) dalam berbagai sektor (multisektor). Dalam pilar sosial budaya, masyarakat ASEAN akan bersama-sama mengatasi berbagai tantangan di bidang kependudukan, kemiskinan, ketenagakerjaan, & kesejahteraan masyarakat. Dalam memperkuat daya saing kawasan, ASEAN berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia & kualitas lingkungan hidup. ASEAN membuka akses yang seluas-luasnya bagi seluruh penduduk di negara-negara anggotanya di berbagai bidang, seperti di bidang pendidikan, kebudayaan, ilmu pengetahuan & teknologi, kesehatan, serta lingkungan hidup.

Dalam bidang politik & keamanan, ASEAN terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kemampuan pemerintahan & pelibatan masyarakat madani (civil society) dalam pengambilan keputusan. Masyarakat ASEAN dapat lebih mengenali keragaman budaya negara anggota, saling menghargai identitas nasional masing-masing, serta mewariskan sebuah kawasan Asia Tenggara yang aman, damai, & makmur kepada generasi penerus.

Pertemuan ke-1 ASEAN Ministerial Meeting on Women di Vientiane, Laos, 16-19 Oktober 2012 telah mengadopsi Vientiane Declaration on Enhancing Gender Perspective and ASEAN Women’s Partnership for Environmental Sustainability.
Deklarasi tersebut merupakan komitmen ASEAN untuk meningkatkan:

  1. Pengetahuan & keterampilan perempuan dalam bidang lingkungan;
  2. Akses, kepemilikan, & kontrol terhadap sumber daya;
  3. Pembuatan kebijakan, strategi, & program mengenai lingkungan berkelanjutan untuk perempuan terutama yang berasal dari kelompok rentan. Selanjutnya, AMMW menugaskan ASEAN Commission on Women (ACW) untuk mengimplementasikan deklarasi tersebut melalui kolaborasi & koordinasi dengan badan sektoral terkait, seperti ASEAN Senior Officials Meeting on Environment (ASOEN) & ASEAN Committee on Disaster Management(ACDM). (https://bandarlampungkota.go.id/blog/jenis-jaringan-tumbuhan-dan-fungsinya/)

Dengan berperan dalam kerja sama ASEAN, Indonesia selayaknya dapat meningkatkan daya tawarnya. Dalam pilar politik & keamanan, secara historis Indonesia adalah pendiri ASEAN sehingga secara politis mempunyai pengaruh yang kuat. Selain itu, militer Indonesia diyakini masih yang terkuat di ASEAN. Pilar sosial budaya menempatkan Indonesia sebagai negara dengan sumber daya manusia yang banyak dengan usia produktif yang meningkat. Secara kultural, Indonesia memiliki kebudayaan yang paling banyak & beragam di antara negara-negara ASEAN sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Pada pilar ketiga, yaitu ekonomi, pertumbuhan Indonesia masih yang tertinggi & produk kreatif yang dihasilkan memiliki daya saing yang cukup bagus. Dalam pilar ekonomi ini, koperasi dapat dijadikan suatu program yang menarik karena sektor menengah ke bawah adalah salah satu komponen penunjang ekonomi.

Jadi kita sebagai penerus bangsa harus melangkah lebih jauh lagi dengan pembenahan tiap-tiap lini pilar. Pembenahan itu meliputi pembenahan struktur politik, kekuatan penegak hukum & militer, penyatuan visi & semangat kultural, pembenahan kesejahteraan sosial, & juga penguatan ekonomi & daya saing produk kita.

Berbagai upaya dalam meningkatkan kerja sama antara negara-negara Asia Tenggara bisa dilakukan dalam berbagai bidang, yakni sebagai berikut;

a. Bidang Politik & Keamanan

Berbagai macam perkembangan situasi kawasan negara-negara Asia Tenggara, akhirnya melibatkan kerja sama politik & keamanan. Kerja sama bidang politik & keamanan ASEAN dimulai sejak pertemuan para menteri luar negeri negara anggota ASEAN di Kuala Lumpur, pada 27 November 1971. Saat itu perang Vietnam sedang berkecamuk.
Di samping itu, negara-negara adikuasa (Amerika, RRT, & Uni Soviet) ikut ambil bagian di balik pertikaian itu. Dalam pertemuan di Kuala Lumpur, ditandatangani Deklarasi Kuala Lumpur. Deklarasi itu berisi kesempatan untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, bebas, & netral, atau umumnya dikenal dengan ZOPFAN (Zone of Peace, Freedom, and Neutrally).
Kerja sama bidang politik & keamanan ASEAN lebih ditegaskan lagi dalam pertama di Bali, 23-25 Febuari 1976. Dalam KTT itu akhirnya menghasilkan “Declaration of ASEAN Concord” yang salah satu isinya antara lain berupa penegasan tentang keterikatan para negara anggota ASEAN untuk membina perdamaian, di samping kemajuan & kesejahteraan. Contoh hasil kerja sama negara-negara Asia Tenggara di bidang politik & keamanan, antara lain;

  • Mengadakan perjanjian ekstradisi (penyerahan pelarian yang tertangkap kepada negara asal) antarnegara anggota.
  • Penandatanganan kesepakatan tentang Asia Tenggara sebagai kawasan yang bebas senjata nuklir.
  • Penyelenggaraan kerja sama guna menjaga stabilitas keamanan kawasan wilayah Asia Tenggara. Pelepasan tuntutan kepemilikan atas wilayah Sabah oleh Filipina kepada Malaysia, sebaliknya, malaysia tidak boleh membantu para gerilyawan Moro.

b. Bidang Ekonomi

Kerja sama di bidang ekonomi negara-negara kawasan Asia Tenggara mencakup perdagangan ekspor-impor barang-barang mentah serta jadi, pengelolaan tanaman pangan & hutan, pendirian pabrik bersama, juga pengiriman tenaga kerja, dll. Proyek industri bersama juga telah diselenggarakan;

  • Pendirian parbrik pupuk Urea di Indonesia
  • Pendirian pabrik tembaga di Filipina
  • Pendirian pabrik pupuk Urea di Malaysia
  • Proyek Vaksin di Singapura
  • Proyek abu soda di Thailand

c. Bidang Sosial Budaya

Kerja sama negara-negara ASEAN di bidang sosial & budaya dilaksanakan COSD (Committe on Social Devolepment). Kerja sama sosial budaya antar negara Asia Tenggara di antaranya meliputi; Program peningkatan kesehatan (makanan & obat-obatan). Pertukaran budaya & seni, juga festival film ASEAN Tourism Agreement (ATA) serta penyelenggaraan pesta olahraga dua tahun sekali SEA GAMES.