Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Siswa asal Jawa Barat menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Dia adalah Yuwanza Ramadhan, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Depok. Ia berhasil menyabet medali perak dalam ajang bergengsi European Physics Olympiad (EuPhO) 2019. Prestasi yang ia capai sungguh mengagumkan karena ajang ini diikuti 35 negara dengan 250 delegasi dari berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, Yuwanza harus melalui beberapa tahapan dalam mengikuti kompetisi ini. Di

antaranya, fisika eksperimen dan fisika teori yang digelar selama 5 jam, dengan mengerjakan 5 soal teori dan soal eksprimen berjumlah 2, dengan bobot nilai 20. Sedangkan tema eksperimen yang diangkat adalah mekanika, elektrodinamika, dan hidrostatik.

“Mengerjakan soal olimpiade fisika sebenarnya hampir sama dengan pelajaran di sekolah. Namun, soal di EuPho 2019 dibuat merata dengan tingkat kesulitan cukup tinggi,” ujar Yuwanza saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Perjalanan Yuwanza dalam mengikuti ajang internasional tersebut tidaklah mudah. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi terlebih dahulu. Mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, nasional hingga internasional. Selain itu, ia pun mengikuti pelatihan secara nasional dengan beberapa peserta lainnya.

Sekolah pun mendukung perjuangan Yuwanza. Di antaranya, dengan memberikan pembinaan

serta pelatihan mengerjakan soal-soal Olimpiade Sains Nasional (OSN) berskala nasional dan internasional dengan menggunakan bahasa Inggris. “Sehingga, saya tidak punya kendala dengan bahasa karena telah terbiasa mengerjakan soal-soal dalam bahasa Inggris,” tuturnya.

Selain mendapat dukungan sekolah, siswa kelahiran Palembang, 6 Desember 2001 ini juga

mendapat dukungan penuh orang tua.

“Motivasi saya mengikuti kompetisi ini karena saya benar-benar ingin mendalami ilmu fisika serta ingin membanggakan orang tua dan sekolah,” ungkapnya.**

 

Baca Juga :

 

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud: Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud: Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menegaskan tidak akan menoleransi praktik-praktik kecurangan yang terjadi di sekolah, khususnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia mengimbau semua pihak agar menjaga pendidikan tetap bersih.

“Kita tidak menoleransi praktik-praktik tidak baik di sekolah. Lembaga pendidikan secara umum, sekolah secara khusus,” tegas Mendikbud, Senin (15/7/2019) seperti dilansir dari laman

Demi masa depan anak, Mendikbud mengimbau orang tua untuk tidak melakukan praktik

kecurangan. “Saya imbau orang tua jangan coba-coba main belakang hanya agar anaknya masuk ke sekolah yang dia anggap bagus. Karena, dampaknya pasti tidak bagus untuk anak,” imbau Muhadjir.

Dampak tersebut, lanjut Mendikbud, yakni sanksi sosial yang diterima siswa jika di kemudian hari lingkungan sekitar mengetahui ia masuk sekolah melalui cara-cara yang tidak sesuai aturan. “Di mata siswa lain juga akan tidak baik. Orang tua harus memerhatikan psikologis anak dengan tidak memaksakan kehendak,” paparnya.

Mendikbud mengimbau semua pihak agar menghindari praktik-praktik kecurangan dan ketidakjujuran. “Pendidikan harus bersih. Bisa dikatakan, pendidikan itu hulu peradaban bangsa ini. Kalau bagian hulu sudah diisi praktik kecurangan dan ketidakjujuran, kita tidak bisa berharap banyak pada akhirnya,” imbuhnya.

Menindaklanjuti 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dewi Sartika menegaskan, pihaknya

telah menindaklanjuti semua permasalahan kecurangan pada pelaksanaan PPDB. Salah satu masalah yang terjadi di Jabar, yakni adanya pemalsuan kartu keluarga (KK). Guna menangani hal tersebut, Disdik Jabar pun bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jabar dan membuat Tim Investigasi Domisili.

“Kita telah memanggil oknum orang tua pendaftar. Namun, yang terperting kita tetap melindungi hak anak. Anak jangan jadi korban dan harus tetap melanjutkan sekolah,” katanya, Kamis (18/7/2019).

Di luar masalah tersebut, Kadisdik mengatakan, pelaksanaan PPDB di Jabar berjalan cukup baik.

Meski demian, pihaknya akan mengevaluasi berbagai pengaduan pasca-PPDB agar pelaksanaan PPDB tahun depan bisa lebih baik.

“Banyak hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana serta sistem untuk menjalin komunikasi melalui pendekatan kepada masyarakat dan sosialisasi kepada orang tua,” jelasnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/syarat-dan-rukun-shalat/

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Di era keterbukaan informasi dan penetrasi teknologi komunikasi, kehumasan dalam lembaga

pemerintah harus mampu berinovasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, saat ini humas harus menyesuaikan diri dengan audiensinya.

“Kalau audiensinya dari hape maka humasnya juga harus bekerja menggunakan hape. Itu yang harus dikembangkan oleh pemimpin daerah hari ini agar bisa berperan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” imbau Gubernur dalam “Malam Penyerahan Piala Humas Jabar Tahun 2019” di Grand Ballroom The Trans Luxury, Jln. Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (9/8/2019).

Gubernur menjelaskan, salah satu ciri masyarakat era digital adalah mampu mengakses dan

mendapatkan informasi dengan cepat. Namun, hal tersebut harus diiringi dengan verifikasi informasi guna meminimalisasi beredarnya informasi atau berita palsu.

“Malam ini juga kita mendorong setiap kabupaten kota untuk membentuk unit anti-hoax,”

tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pemimpin dan perangkat daerah agar mampu menjalin komunikasi dengan baik.

“Musuh terbesar kita saat ini adalah miskomunikasi. Jangan sampai kita terbelah karena itu. Lebih

baik proaktif daripada pasif,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Ia menyatakan, setiap pemimpin daerah dan lembaga pemerintah harus memiliki media sosial.

“Hal tersebut perlu dilakukan untuk menggarap suatu pendekatan yang pas kepada masyarakat,” katanya.

Begitupun yang disampaikan Wakil Bupati Kab. Bandung Barat, Hengky Kurniawan.
Hengky yang mempunyai lebih dari 2 juta followers (pengikut) ini menambahkan, media sosial mempunyai peran positif untuk menampung ide kreatif.

“Peran sosial media cukup besar dalam menampung ide-ide kreatif. Bila dimaksimalkan, tentu akan melahirkan hal-hal yang positif,” pungkasnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/

Biografi Jon Bon Jovi

Biografi Jon Bon Jovi

John Francois Bongiovi Jr. atau yang akrab dikenal bersama sebutan Jon Bon Jovi atau John, lahir di Perth Amboy, New Jersey, Amerika Serikat, pada tanggal 2 Maret 1962. Jon Bon Jovi lahir dari pasangan John Bongiovi, Sr.dan Carol Sharkley. Ayah Jon Bon Jovi merupakan seorang tukang cukur yang dulunya adalah anggota angkatan laut dan ibunya juga merupakan mantan angkatan laut yang sesudah masa tugasnya bekerja pada bidang ahli tanaman bunga. John punyai dua saudara yakni Anthony M. Bongiovi, dan Matthew Bongiovi. Ayah John sendiri adalah seorang yang berdarah Italia dan Slovakia namun ibunya berdarah Rusia dan Jerman. John dibesarkan di keluarga Katolik.

Masa kecil Jon dihabiskan bersama menjajakan koran bersama bersama Kakek neneknya di Erie, Pennsylvania. John bersekolah di SMA St Joseph di Metuchen, New Jersey dan lantas tukar ke SMA Sayreville War Memorial di Parlin , New Jersey.

Sejak kecil, John sudah bercita-cita menjadi rocker. Hal ini terlihat dari kebiasaannya menggunakan selagi di klub malam lokal, Ashbury Park, cuma untuk sekedar hang out, mendengarkan musik atau jamming bersama musisi yang tampil.

Jon Bon Jovi menjadi bermain piano dan gitar pada tahun 1975 di kelas tiga belas bersama band pertamanya ‘meruntuhkan’.

John menggunakan lebih dari satu besar masa remajanya untuk bolos sekolah karena pilih musik sebagai gantinya, dan pada akhirnya bermain berhimpun di band-band lokal bersama teman-teman dan juga bersama sepupunya Tony Bongiovi , yang lantas punyai perusahaan rekaman nada populer di New York yakni The Power Station. Akibatnya, catatan akademisnya di sekolah buruk.

Pada tahun 1978 tepatnya selagi John berusia 16 tahun, John lebih sering kembali menggunakan waktunya di klub-klub. Setelah itu ia berhimpun bersama seorang keyboardist bernama David Bryan Rashbaum, yang bermain bersamanya di dalam genreten-piece rhythm dan blues band bernama Atlantic City Expressway. John juga nergabung bersama band bernama The Rest, The Lechers, John Bongiovi, dan Wild Ones.

Pada pertengahan tahun 1982, terlihat dari sekolah dan bekerja paruh selagi di toko sepatu wanita ‘, Jon Bon Jovi menyita pekerjaan di Power Station Studios, rekaman Manhattan sarana di mana sepupunya Tony Bongiovi adalah co-pemilik. Bon Jovi mengakibatkan lebih dari satu demo – juga satu yang diproduksi oleh Billy Squier – dan mengirimnya ke perusahaan rekaman namun gagal untuk mengakibatkan dampak. rekaman profesional pertama nya lead vokal di dalam “R2-D2 Kami Berharap Kau Natal Merry,” yang merupakan anggota dari Natal di album Bintang co sepupunya yang diproduksi.

Pada Juni 1982, John merekam sebuah lagu berjudul “Runaway”. Para musisi di studio yang menolong merekam “Runaway” – dikenal bersama sebutan The All Star Review. The All Star Review beranggotakan gitaris Tim Pierce, keyboardist Roy Bittan, drummer Frankie LaRocka, dan bassist Hugh McDonald. Lalu John pergi ke lebih dari satu perusahaan rekaman, termasukAtlantic Records dan Mercury (PolyGram) , namun sepenuhnya ditolak. John pun mendatangi stasiun radio WAPP 103.5FM “Apple” di New York City . Dia berbicara segera kepada Direktur promosi John Lassman, yang pada akhirnya terima lagu “Runaway” untuk dikategorikan sebagai musik lokal. “Runaway” pun menjadi musik lokal terpopuler. Dari sinilah, Jon Bon Jovi menjadi menulis lagu. Selama tiga tahun, pada 1980 hingga 1983, kurang lebih 50 judul lagu sukses ditulisnya.

Ketenaran lagu Runaway mengakibatkan Jon Bon Jovi tambah yakin bakal cita-citanya. Ia pun menghubungi, David Bryan, keyboardis Atlantic City Expressway. Kedua kawan baik ini punyai niat yang sama, yakni menjadi musisi handal di belantika musik dunia. Meskipun tidak seambisius Jon Bon Jovi, David Bryan sangat menghendaki berkarir di dunia musik. Buktinya, selagi Jon Bon Jovi menghubunginya untuk mengakibatkan band, David segera mengalihkan pendidikannya dari jurusan kedokteraan menjadi jurusan music di Julliard Music School, New jersey.

Pada tahun 1983, John aktif di sebuah kelompok band bernama Scandal sebagai seorang gitaris. Dia juga terlihat di dalam rekaman video Scandal tahun 1983 yakni “Love Got A-Line On You” yang menempati urutan 59 di Amerika Serikat.

Mereka berdua lantas membentuk Jon Bongiovi & The Wild Ones, cikal bakal Bon Jovi. Dengan nama panjang itu, ke-2 calon musisi ini tak capek mengirimkan demo-demo lagunya ke sejumlah perusahaan rekaman hingga ke Los Angeles. Keberadaannya yang cuma berdua itu menghambat untuk melaju ke dapur rekaman, karena sebuah band dianggap tak sempurna terkecuali cuma punyai dua personil. David dan John pun menjadi melacak personil baru, hingga pada akhirnya bersua bersama drummer Frankie & The Knockouts, Tico Torres.

Bergabungnya Tico Torres, mengakibatkan cara Jon Bon Jovi dan David Bryan tambah mantab untuk membentuk formasi band yang bakal masuk dapur rekaman. Jelas saja, karena Tico Torres mengusulkan seorang basis Jersey, bernama Alec John Such. Menurutnya, permainan Alec sangat cocok bersama tipe bermusik Jon Bon Jovi. Tico menegaskan bahwa dirinya menganal betul permainan Alec John Such, karena dulu main bareng di Phantom’s Opera.

Untuk membentuk sebuah band rock, John masih perlu seorang gitaris. Akan tetapi, di tak berkenan tergesa-gesa. Sementara, ia cuma mengajak seorang tetangga rumahnya bernama Dave Sabo, yang kelak menjadi gitaris Skid Row.

Alasan Jon Bon Jovi merekrut Dave Sabo, sebagai gitaris tanpa audisi, adalah tersedia tawaran manggung di dalam konser para pendukung album kompilasi radio WAPP. Dan, lagu Runaway mereka bawakan bersama mantap sehingga beroleh sambutan cukup antusias dari para penonton. Meskipun demikian, Jon Bon Jovi masih belum bisa terima Dave Sabo sebagai gitaris tetap, lantaran umurnya masih sangat muda.

Kelima orang di dalam formasi ini sangat sempurna, sehingga tak heran terkecuali bisa masuk dapur rekaman Derek Shulman bersama PolyGram-nya. Mereka cuma perlu tiga tahun, sejak terbentuk, untuk menggapai puncak karir tinggi di blantika musik dunia.

Setelah band ini menjadi bermain menampilkan dan membuka untuk bakat lokal, mereka menarik perhatian eksekutif rekaman Derek Shulman, yang menandatangani mereka ke Mercury Records dan yang merupakan anggota dari perusahaan PolyGram. Karena Jon Bon Jovi menghendaki nama grup, Pamela Maher, seorang kawan Richard Fischer dan seorang karyawan Doc McGhee, menganjurkan mereka menyebut diri mereka Bon Jovi, mengikuti semisal yang populer lainnya dua band kata layaknya Van Halen. Nama ini dipilih bukan asli dari gagasan Johnny Electric. petunjuk Pamela nama disambut bersama antusias kecil, namun dua tahun lantas mereka memukul grafik di bawah nama itu. Cover art untuk Runaway.

Album pertama kelompok musik rock, Bon Jovi dinamai Bon Jovi. Album ini dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album yang menghasilkan hits Runaway dan She Don’t Know Me ini menggapai penghargaan gold platinum karena sukses terjual tidak cukup lebih 500 ribu keping.

Dengan pertolongan manajer baru mereka Doc McGhee mereka merekam debut album band ini, Bon Jovi, yang dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album ini juga hit pertama band single, “Runaway”, menggapai Top 40 di Billboard Hot 100 diikuti bersama “Dia Don’t Know Me” yang merupakan lagu Mercury diminta merekam John dan juga di album ini sebagai anggota dari kesepakatan
itu.

Sampai selagi ini, lagu yang selalu di jalan satunya yang dulu masuk di dalam album Bon Jovi yang Jon tidak punyai kredit penulisan. Kelompok tersebut mendapatkan diri mereka membuka untuk Scorpions di AS dan untuk Kiss di Eropa. Pada bulan Agustus tahun 1984 band ini mengakibatkan tampilan di Super Rock Festival sebagai tamu privat di Jepang.

Namun, “Runaway” menjadi hit dan Bon Jovi menarik perhatian di Jepang. Bon Jovi mendapat disk emas pertama untuk album pertama mereka di Jepang. Album ini memuncak di # 43 di Billboard 200 album chart di Amerika Serikat dan satu tahun sesudah rilis, itu bersertifikat Emas oleh RIAA.

Setelah merilis album Bon Jovi (1984) dan “7800◦Fahrenheit (1985), mereka merilis album masterpiece, Slippery When Wet (1986) yang laku 10 juta kopi di seluruh dunia. Band ini merilis tiga single “Only Lonely”, “Dalam Dan Out Of Love” dan kidung “Silent Night”. Album ini memuncak di # 37 di Billboard 200 dan Emas bersertifikat di AS Sementara album tidak lakukan dan juga mereka berharap di dalam hal penjualan, hal itu diperbolehkan Bon Jovi untuk terlihat di jalan tur lagi.

Pertunjukan pertama mereka di Jepang sebagai headliner yang sudah ditunaikan segera sesudah rilis album dan delapan memperlihatkan secara total menjadi terjual habis semua, dan album hit Gold Top 5 dan bersertifikat di Jepang.

Pada bulan Mei 1985, Bon Jovi berjudul area di Inggris dan Eropa. 7800 Fahrenheit memuncak di # 28 di Inggris dan # 40 di Jerman. Pada akhir dari tur Eropa, band ini menjadi lari 6-bulan sebesar US tourdates menolong Ratt. Di sedang tur bahwa mereka sukses mengakibatkan tampilan di Jam Texas dan Monster’s Castle Donnington konser Rock di Inggris. Jon Bon Jovi juga lakukan tampilan solo di Farm Aid pertama tahun 1985.

Pada tanggal 29 April 1989, John menikah bersama Dorothea Hurley. Anak pertama mereka, Stephanie Rose lahir pada tanggal 13 Maret 1993, Jesse James Louis lahir tanggal 19 Februari 1995, Jacob Hurley 7 Mei 2002, dan Romeo Jon 29 Maret 2004.

Album-album berikutnya, layaknya New Jersey (1988), Keep The Faith (1992), dan kompilasi Cross Road (1994), meraup keuntungan besar. Nama Bon Jovi pun sangat termahsyur, sehingga selagi Alec John Such terlihat dari formasi pada 1994 tidak begitu merubah eksistensinya. Bahkan, Bon Jovi pun konsisten melahirkan album-album dahsyat, layaknya These Days (1995), Crush (2000), Bounce (2002), dan This Left Feeling Right (2004). “Always” adalah sebuah lagu terpopuler Bon Jovi . Ini dirilis sebagai single dari album mereka tahun 1994, Cross Road dan lantas menjadi single terlaris, bersama satu juta eksemplar terjual di Amerika Serikat dan lebih dari 3 juta di seluruh dunia. Lagu ini menempati posisi 4 di Billboard AS, posisi 2 di Mainstream Top 40 dan juga merupakan hit internasional posisi 1 di Australia, posisi 2 di Inggris dan posisi 4 di Jerman.

Album These Days dibuat tahun 1995, di mana pada tahun itu pula Bon Jovi mengawali World Tour-nya, di mana selagi itu mereka juga meluangkan diri tampil di Jakarta. Sejak album ini, Bon Jovi bermain tanpa Alec John Such sang pencabik bass terdahulu, yang dikeluarkan dari band akibat ketergantungan pada obat terlarang, digantikan oleh Huge McDonald. Album ini menghasilkan lebih dari satu hit layaknya This Ain’t A Love Song dan Lie To Me.

Di sedang perjalan karir band ini, vokalis sekaligus gitaris Bon Jovi, Jon Bon Jovi, dulu punyai proyek solo, yakni album Blaze Of Glory, sountrack film Young Guns II, yang sukses menggapai predikat “The Best Sountrack Album“. Selain itu, pada 1997, Jon Bon Jovi juga mengeluarkan album solo keduanya yang berjudul Destination Anywhere.

Crush adalah album studio ketujuh kelompok musik Bon Jovi yang dirilis pada tanggal 13 Juni 2000. Album ini dibuat sesudah kelompok ini empat tahun vakum (1996-1999) di belantika musik dunia karena anggotanya layaknya Jon Bon Jovi, Richie Sambora, dan David Bryan sibuk mengerjakan album solo mereka. Album Crush berisikan lebih dari satu hit layaknya It’s My Life dan Thank You for Loving Me. Album ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri sudah terjual lebih dari 200 ribu keping.

Pada musim semi tahun 2002, kelompok ini masuk studio untuk mengawali rekaman studio untuk album kedelapan , berjudul, Bouncing. Album ini merupakan impuls buat Amerika Serikat untuk bangkit kembali dari serangan World Trade Center. Album ini juga disebut Bon Jovi, sebagai penyemangat kapabilitas band ini untuk bangkit kembali kembali dan lagi, sepanjang bertahun-tahun. Bounce mewakili Band Bon Jovi untuk kembali ke Bon Jovi yang dulu bersama Richie Sambora bermain gitar sangat terdistorsi, vokal serak oleh Jon, efek keyboard dan piano oleh David Bryan dan drum Tico Torres booming oleh. Single pertama dari album “Everyday”, dinominasikan pada Grammy Awards tahun 2003 untuk Best Pop Performance oleh Duo atau Grup bersama Vokal.

Band ini melanjutkan Tour Bouncing untuk album ini, di mana mereka mengakibatkan peristiwa sebagai band terakhir yang lakukan koser di Veterans Stadium di Philadelphia sebelum saat dirobohkan. Menyusul akhir Tour Bounce pada bulan Agustus 2003, Bon Jovi mengawali sebuah proyek, awalannya punya niat untuk menghasilkan sebuah album yang terdiri dari pertunjukan live akustik, band ini pada akhirnya lakukan penulisan ulang, pencatatan dan reinventing 12 dari hits terbesar mereka di dalam album yang baru.

Tahun berikutnya, band ini merilis sebuah album yang berjudul 100.000.000 Bon Jovi Fans Can’t Be Wrong. Isi album ini terdiri dari empat CD dikemas bersama 38 lagu yang belum dulu dirilis dan 12 lagu yang langka, dan juga sebuah DVD. Album ini menandai 100 juta album Bon Jovi dan juga memperingati 20 tahun sejak dirilisnya album pertama band ini pada tahun 1984. Pada bulan November 2004 band ini juga dihormati bersama Penghargaan of Merit di American Music Awards.

Pada September 2005, Bon Jovi pada akhirnya merilis album Have A Nice Day yang tidak benar satu lagunya berjudul Who Says You Can’t Go Home, menggapai penghargaan Grammy, yakni “The Best Country Collaboration With Vocal“. Pada 2007, mereka kembali mengakibatkan album berjudul Lost Highway yang kebanyakan lagunya berunsur rock yang ditambah bersama musik country di sana-sini. Nuansa rock di dalam album ini serba tanggung, karena tidak sangat keras, juga tidak sangat pelan. Dalam album ini, Bon Jovi berkolaborasi bersama dua musisi country, yakni Big & Rich dan Le-Ann Rimes. Album ini menghasilkan hits berjudul Make A Memory dan Lost Highway.

Bon Jovi sudah dikenal mengfungsikan tipe yang berbeda di dalam musik mereka, yang termasuk negara untuk tahun 2007 album mereka Lost Highway. Album teranyar mereka, The Circle, dirilis pada tanggal 10 November 2009 di Amerika Serikat. Sepanjang karir mereka, band ini sudah merilis sebelas album studio, tiga album kompilasi dan satu album live, dan sudah terjual 130 juta album di seluruh dunia.

Mereka sudah lakukan lebih dari 2.600 konser di lebih dari 50 negara sepanjang lebih dari 34 juta fans, dan dilantik ke Inggris Music Hall of Fame pada tahun 2006. Sebagai penulis lagu dan kolaborator, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora dilantik menjadi penulis lagu Hall of Fame pada tahun 2009. Pada tanggal 28 September 2010, Bon Jovi dinominasikan untuk Rock plus Roll Hall of Fame.

Jon Bon Jovi juga adalah seorang aktor di dalam film Moonlight plus Valentino, The Leading Man, Destination Anywhere Homegrown, Little City, tersedia Looking Back, Row Your Boat, Vampires Los Muertos, U-571, Cry Wolf, National Lampoon yang pucked, dan New Year’s Eve. Dia juga punyai peran pendukung di dalam film Pay It Forward, di mana ia bermain sebagai suami Helen Hunt .

Penampilan serial TV-nya meliputi Sex plus the City, 30 Rock, Las Vegas, The West Wing. Dia juga ikut di dalam film Young Guns II menyadari 1990. Pada tanggal 24 Januari 2011, Jon berperan di dalam film New Year’s Eve, dirilis akhir tahun itu, yang menceritakan John sebagai bintang rock yang sukses yang membuka bersama sifat Katherine Heigl.

Ada yang Aneh dan Unik disetiap tampilan konser Bon Jovy. Yang Jumlah pemirsa wanitanya mendominasi pemirsa pria, padahal biasanya di tiap tiap musik heavy metal, penggemar terbanyak adalah kaum pria.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Biografi Tri Rismaharini

Biografi Tri Rismaharini

Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010-2015. Sebelum menjabat sebagai wali kota, ia menempati posisi sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala DKP sampai wali kota saat ini, Surabaya menjadi kota yang bersih dan asri. Bahkan kota yang mendapat sebutan Kota Pahlawan ini sukses menggapai ulang Piala Adipura 2011 untuk kategori kota metropolitan sesudah lima tahun berturut-turut tak ulang memperolehnya.

Wanita yang akrab disapa bersama nama Risma ini berada di bawah naungan Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia kondang sebagai sosok wanita yang tegas dan tak kenal kompromi dalam menjalankan tugasnya. Bahkan dikarenakan sikapnya tersebut, sebagian pejabat di DPRD pernah mengupayakan untuk mendepak Risma berasal dari jabatan Wali Kota Surabaya. Pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya Whisnu Wardhana menggunakan hak angketnya untuk menurunkan Risma berasal dari posisinya sebagai wali kota. Ia beralasan bahwa Risma udah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomer 16/2006 berkenaan prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang udah diubah bersama Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Ia dianggap melanggar dikarenakan ia tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam membahas maupun menyusun Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 yang sesuaikan berkenaan perhitungan nilai sewa reklame dan Perwali Nomor 57 berkenaan perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan tertentu kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Enam berasal dari berasal dari tujuh fraksi politik yang tersedia di dewan, juga PDIP yang mengusungnya, menopang ketentuan ini. Hanya fraksi PKS yang menolak bersama alasan belum cukup bukti dan data. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai alasan pemakzulan Risma amat mengada-ada. Ia pun memastikan bahwa Risma selamanya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Beredar kabar bahwa ketentuan memberhentikan Risma dikarenakan banyaknya kalangan DPRD Kotamadya Surabaya yang tidak suka akan ketentuan Risma menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya dan lebih menentukan meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan daerah industri Rungkut sampai ke Jembatan Suramadu via daerah timur Surabaya.

Wanita kelahiran 20 November 1961 ini menjadi salah satu nominasi wali kota terbaik di dunia, 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation. Ia terpilih dikarenakan segudang prestasi yang udah ia torehkan selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Ia dinilai
berhasil menata kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan penuh taman. Salah satu buktinya adalah pemugaran Taman Bungkul di tengah kota. Dulunya, taman selanjutnya tidak layak disebut taman, namun kini Taman Bungkul menjadi taman terbesar dan kondang di kota Surabaya. Selain itu, ia juga udah berperan besar dalam membangun pedestrian bagi pejalan kaki bersama rencana modern di selama jalan Basuki Rahmat yang lantas dilanjutkan sampai jalan Tunjungan, Blauran, dan Panglima Sudirman dan membawa Surabaya menjadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas kesuksesan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Pada Oktober 2013, Kota Surabaya meraih penghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di 2 bidang sekaligus yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik. Di bawah kepemimpinannya pula, ia sukses mengantarkan Surabaya meraih penghargaan Adipura di tahun 2011. Risma menjadi kandidat wali kota terbaik dunia asal Indonesia bersama dua orang lainnya, yaitu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Solo Joko Widodo.

PENDIDIKAN
SMP Negeri X Surabaya (1976)
SMU Negeri V Surabaya (1980)
S-1 Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) (1987)
S-2 Manajemen Pembangunan Kota Surabaya ITS (2002)

KARIR
Kepala Seksi Tata area dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya (1997-2000)
Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Disbang (2001)
Kepala Cabang Dinas Pertamanan (2001)
Kepala Bagian Bina Bangunan (2002)
Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (2010)
Wali Kota Surabaya (2010-2015)

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :

Biografi Sylvester Stallone

Biografi Sylvester Stallone

Meskipun sekarang ketenaran Sylvester Stallone udah memudar, di masa 80an dan 90an ia termasuk salah satu aktor papan atas. Film-filmnya berhasil dan meraup keuntungan jutaan dollar.

Ia pun menjadi salah satu aktor laga Hollywood yang punyai penggemar di semua dunia berkat filmnya seperti Rocky, Rambo, Over the Top, dll. Tapi tahukah Agansista betapa berat perjuangannya?

1. Kecacatan Sejak Lahir
Sejak awal lahirnya saja, Sly, begitu panggilannya, udah mengalami masalah. Ibunya mengalami susah kala melahirkannya, sehingga memaksa dokter untuk manfaatkan sebuah alat bernama forcep.

 

Akibat kesalahan penggunaannya, berlangsung sedikit kecacatan di wajah Sly. Bagian bawah segi kiri wajahnya lumpuh, termasuk bibir, lidah, dan dagunya. Tetapi kecacatan ini justru menjadi ciri khasnya kala ia ngetop.

2. Korban Bully dan Jadi Anak Nakal
Saat di umur sekolah, Sly termasuk anak yang kerap dibully sebab badannya yang kecil dan ceking. Karena itu ia terpacu untuk membesarkan tubuhnya melalui latihan-latihan berat. Untuk menghemat ongkos, ia berlatih di tempat pembuangan besi tua, dengan manfaatkan bagian-bagian rangka mobil dan mesin sebagai barbelnya.

 

Di sekolah sendiri, nilai nilainya senantiasa jeblok. Setelah tubuhnya menjadi gede, ia berubah menjadi nakal dan menjadi senang berantem, bolos, main panah-panahan, mengerjai guru dll. Hal ini sebabkan ia mesti ganti sekolah sebanyak 16 kali! Uniknya, ia senantiasa bertahan untuk melanjutkan sekolah hingga lulus.

3. Hidup Miskin
Saat berusia dewasa, Sly menjadi tertarik dengan karir di dunia akting. Ia sempat main di sebagian drama teater. Tapi peran yang ia dapatkan cuma peran-peran sampingan. Di masa ini Sly coba membiayai hidupnya secara mandiri, sambil menunggu keberuntungan mampir kepadanya. Ia pernah bekerja serabutan sebagai penjaga bioskop, pembersih kandang singa (dan sempat dipipisin singa).

 

Saking miskinnya, ia terpaksa terima tawaran bermain didalam sebuah film mesum berjudul “The Party at Kitty plus Stud” (yang lantas termasuk dikenal dengan judul “Itallian Stallion”). Saat itu Sly memang cuma punyai dua pilihan, terima tawaran itu, atau merampok sehingga bisa makan.

Sebegitu miskinnya sampai-sampai ia tidak bisa belanja makanan untuk anjingnya yang bernama Butkus. Saat itu istrinya pun tengah hamil. Keadaan miskin ini sebabkan Sly mesti menjual Butkus di sebuah toko. Ia berdiri lama di depan toko itu dengan Butkus. Berharap tersedia orang yang rela belanja dan menjaga Butkus. Hal ini berlangsung bukan sebab Sly idamkan beroleh duit dari penjualan Butkus, melainkan sebab ia sendiri udah tak bisa kembali merawatnya. Akhirnya Butkus terjual seharga $35.

4. Inspirasi
Saat Sly lihat pertandingan tinju pada Muhammad Ali dan Chuck Wepner, ia amat terinspirasi oleh latar berlakang kisah pertarungan tinju itu. Ali adalah seorang juara dunia sedangkan Wepner hanya petinju papan bawah. Tetapi impuls Wepner untuk memperlihatkan dirinya, sebabkan ia bisa bertahan melawan Ali dan memukul jatuh juara dunia itu di ronde 9. Ali lantas bangkit dan menghajar Wepner hingga luka kritis dan TKO di ronde 15.

Berdasarkan pertarungan ini, Sly beroleh ilham untuk menulis kisah mengenai Rocky. Seorang petinju papan bawah yang hidup miskin dan mesti menjadi debt collector. Tetapi hatinya baik dan
banyak disukai orang. Rocky beroleh kesempatan terbaik didalam hidupnya kala juara dunia bernama Apollo Creed mencari lawan tanding untuk mengambil alih lawan memang yang mengalami kecelakaan.

Sly menulis script ini didalam satu malam saja setelah selesai lihat pertandingan Ali-Wepner. Istrinya yang tengah hamil membantunya mengetik naskah itu. Setelah selesai, Sly menawarkannya ke sebagian studio. Ada produser yang tertarik untuk belanja naskah itu seharga $350.000. Tetapi Sly menolaknya kala ia jelas bahwa sang produser tidak idamkan manfaatkan Sly sebagai bintang utama. Padahal Sly idamkan menjadi bintang utama di film ini.

Tawaran ini lantas ditolaknya padahal kala itu istrinya tengah hamil dan mereka amat perlu uang. Di sinilah keyakinan diri dan ketabahannya menjadi diuji. Tetapi Sly percaya banget terhadap kapabilitas dirinya. Ia jelas bahwa ia bisa memerankan Rocky dengan baik. Ia jelas bahwa naskah filmnya ini bagus banget dan bakalan sukses.

Karena itulah ia bersabar di didalam kemiskinannya. Bertahan di didalam segala kesulitan, sebab ia percaya dapat dirinya sendiri. Di masa-masa ini, Sly dan istrinya mesti bertahan hidup dengan segala langkah dan upaya, padahal tawaran untuk belanja naskah itu dengan harga mahal tetap berdatangan. Tetapi Sly tak idamkan menjualnya kecuali ia tidak diijinkan bermain sebagai pemeran utamanya.

5. Perubahan
Nasib baik akhirnya mampir juga. Ada produser yang setuju untuk mengijinkan Sly menjadi bintang utama di naskah itu, tetapi sebagai kompensasinya, harga naskah itu menjadi jauh lebih murah dari penawaran manapun. Sly pun dibayar dengan amat murah.

Meskipun begitu, Sly senantiasa berupaya profesional dan memperlihatkan bahwa orang-orang udah melakukan kesalahan dengan meremehkan dirinya. Film Rocky lantas berhasil diselesaikan dan meraup keuntungan yang amat besar dari modal yang amat kecil. Nama Sly menjadi dikenal dunia dan kehidupannya pun perlahan-lahan membaik.

Film Rocky sendiri mendapat penghargaan sebagai film terbaik dan naskah terbaik di ajang Oscar, Sly pun mendapat nominasi sebagai aktor terbaik. Di sini ia memperlihatkan bahwa keteguhan, ketabahan untuk bertahan, serta kesabaran dapat menghasilkan hasil yang baik.

6. Sukses Pun Datang Pada Akhirnya
Ketika ia beroleh bayaran dari naskah Rocky, perihal yang pertama dibeli Sly adalah Butkus, anjing kesayangannya. Ia menunggu selama 3 hari di depan toko tempat ia pernah menjual Butkus, menghendaki untuk bertemu dengan konsumen anjingnya itu. Ketika akhirnya ia bertemu dengan orang itu, ternyata orang itu tak idamkan menjual Butkus kepadanya. Dengan sepenuh hati Sly memohon dan memohon, menawarkan harga puluhan kali lipat lebih tinggi dari harga awalnya. Ia akhirnya berhasil belanja Butkus kembali seharga $15.000, meskipun perihal itu mengurangi bagian bayaran skripnya yang amat besar.

Sly menjadi amat berhasil di Hollywood dan menjadi aktor papan atas berkat film Rocky. Ia lantas bermain di banyak film, salah satunya “Rambo” yang membuatnya jauh lebih kondang lagi. Karirnya amat kinclong di tahun 80 dan 90an untuk lantas amat meredup di tahun 2000an. Tetapi ia senantiasa sabar dan tabah serta berupaya untuk kembali sebabkan film berkualitas. Hal ini terbayar dengan suksesnya serial Rocky yang ke 6, dan serial Rambo ke 4. Ia termasuk sebabkan The Expendables yang lumayan sukses.

 

Sylvester Stallone adalah umpama pribadi yang tabah, percaya kepada diri sendiri, serta sabar. Jika salah satu saja dari ketiga unsur ini hilang, dipastikan ia tak dapat sesukses sekarang. Kisah ini bisa kami jadikan pelajaran di didalam hidup kami sendiri. Bahwa meskipun kala ini kehidupan kami tetap belum membaik, kami mesti senantiasa tabah, percaya diri, dan sabar. Suatu kala nanti, kesempatan baik itu dapat datang, dan kehidupan dapat membaik.
Terus berjuang!

Baca Juga :

3 MENU SEHAT MAHASISWA PENDERITA DIABETES

3 MENU SEHAT MAHASISWA PENDERITA DIABETES

Menjadi mahasiswa penderita diabetes membutuhkan sejumlah penyesuaian tertentu. Ini pun berlaku dalam urusan makanan dan minuman. Tentu saja, terdapat rasa sedih untuk yang belum terbiasa. Teman-teman sekampus tampaknya bebas santap apa pun, sedangkan Anda mesti menjaga situasi tubuh dengan tidak asal makan.

Tantangan beda dari mahasiswa penderita diabetes ialah mengatur waktu pekerjaan dan situasi keuangan. Bila terlampau lelah, gula darah bermasalah. Begitu pula soal harga makanan. Menu makanan sehat yang aman biasanya berharga mahal. Padahal, pendapatan mahasiswa tidak sedikit yang masih tergantung dari orang tua.

Tenang, bila mau lebih jeli, sebetulnya Anda dapat kok, mengejar menu yang aman dan cocok untuk penderita diabetes, tetapi dengan harga terjangkau. Jika hendak memasak sendiri pun tidak sulit. Tiga (3) menu ini ialah contohnya:

Tumis udang, brokoli, dan tauge
Dengan harga selama 35 ribu rupiah per menu, kita sudah dapat membawa bekal santap siang ke kampus. Cuci dulu udang dan sisihkan kepalanya. Cuci pun brokoli dan tauge. Setelah menghaluskan cabe rawit dan tomat, tumbuk bawang putih hingga halus. Lalu masukkan semuanya ke dalam wajan dan tambah dengan garam, gula, dan air.

Saat memasukkan tauge, brokoli, dan udang, besarkan tidak banyak api kompor supaya cepat matang. Sajikan dengan kentang rebus. Mahasiswa yang anak kos dan penderita diabetes bisa memasak menu ini.

Cap cay
Cap cay tergolong menu yang murah dan gampang ditemukan. Sekarang tidak sedikit warung-warung dekat kampus yang memasarkan menu ini. Tapi, bila mau membuatnya sendiri pun mudah, kok.

Potong-potong dulu ayam, buncis, wortel, dan kol. Setelah menumbuk bawang putih, masukkan bawang ke dalam wajan mengandung minyak goreng. Kamu dapat menambahkan dengan telur orak-arik. Bagi kuah kaldunya, rebus tulang ayam sampai luruh tak bersisa.

Masukkan ayam ke wajan sebelum menuang kaldu tidak banyak demi sedikit. Setelah itu, aduk bumbu sampai meresap. Berikutnya, masukkan sayuran dan mulai masak sampai matang. Anda dapat memakannya dengan nasi atau langsung cap cay saja.

Tumis sawi
Tumis sawi tidak melulu murah, gampang dibuat, tetapi aman bikin penderita diabetes. kita yang masih berstatus mahasiswa tidak perlu cemas kehabisan duit jajan. Mengolahnya sendiri di rumah pun bukan masalah.

Cukup bersihkan dan iris sayur sawi. Bagi bumbunya, iris bawang merah, bawang putih, dan cabai. Panaskan minyak goreng di wajan sebelum memasukkan bumbu dan sayur sawi. Lalu tumis sawi sampai matang.

Biar lebih sehat, santaplah tumis sawi dengan nasi merah. Gula darah Anda bakal terjaga dengan stabil.

Bolehkah sesekali santap dan minum yang enak-enak?
Boleh sih, sesekali Anda santap atau minum yang enak-enak, laksana es krim sampai es teh manis. Misalnya, kita termasuk peminat berat es krim dan susu soda. Apalagi, teman-teman kampus senang menyuruh Anda berkumpul di kafe-kafe yang menyajikan menu yang belum pasti sehat untuk tubuh Anda.

Yang pasti, sebelum mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, konsultasikan kesehatan kita ke dokter. Mungkin kita masih boleh santap es krim, meskipun misalnya melulu sebulan sekali. Toh, yang urgen Anda tetap menjalani kuliah dan berorganisasi. Jangan hingga salah santap membuat Anda keletihan dan jatuh sakit.

Menjadi penderita diabetes bukan berarti tidak dapat menikmati masa muda. Tentu saja, asal tidak lupa mengawal kesehatan, tergolong rajin memeriksa gula darah, berolahraga, dan beristirahat dengan teratur. Yang pasti, kurangi stres supaya tidak memprovokasi kadar gula darah di dalam tubuh Anda. Sumber: https://www.pelajaran.co.id/

Pengertian Permintaan Agregat

Pengertian Permintaan Agregat

Dalam ekonomi makro, permintaan agregat atau permintaan final domestik adalah total permintaan untuk barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam waktu tertentu. Ia menspesifikasi jumlah dari barang dan jasa yang akan dibeli pada semua tingkat harga yang dimungkinkan. Ini adalah permintaan untuk produk domestik bruto dari suatu negara. Ia seringkali disebut permintaan efektif, meskipun pada kesempatan lainnya istilah ini dipisahkan.

Kurva permintaan agregat adalah dipetakan dengan output riil pada sumbu horizontal dan tingkat harga pada sumbu vertikal. Ia menurun mirin sebagai hasil dari tiga efek terpisah: efek kemakmuran Pigou, efek suku bunga Keynes, dan efek nilai tukar Mundell-Fleming. Efek Pigou menyatakan bahwa tingkat harga yang lebih tinggi mengandung arti kemakmuran riil yang lebih rendah dan oleh karenanya pengeluaran konsumsi yang lebih rendah, disebabkan oleh rendahnya kuantitas barang yang diminta secara agregat. Efek Keynes menyebutkan bahwa tingkat harga yang lebih tinggi mengandung arti penawaran uang riil yang lebih rendah dan sehingga tingkat suku bunga yang lebih tinggi hasil dari keseimbangan pasar finansial, pada gilirannya menghasilkan pengeluaran investasi yang lebih rendah pada modal fisik yang baru dan oleh karena itu kuantitas barang yang lebih rendah yang diminta secara agregat.

Kurva permintaan agregat mengilustrasikan hubungan antara dua faktor – kuantitas output yang diminta dan tingkat harga agregat. Permintaan agregat adalah ekspresi tidak terduga dari tingkat tetap dari penawaran uang nominal. Ada banyak faktor yang bisa menggeser kurva permintaan agregat. Pergeseran ke arah kanan adalah hasil dari peningkatan dalam penawaran uang, dalam pengeluaran pemerintah, atau dalam komponen otonomi dari investasi atau pengeluaran konsumsi, atau dari penurunan dalam pajak.

Berdasarkan model permintaan agregat – penawaran agregat, saat permintaan agregat meningkat, ada pergerakan naik dari kurva penawaran agregat, oleh karena tingkat harga yang lebih tinggi.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/

Peran Pers di Era Post-Truth

Peran Pers di Era Post-Truth

Peran Pers di Era Post-Truth

Peran Pers di Era Post-Truth

Peran Pers di Era Post-Truth

Kerasnya pertarungan antara pendukung Jokowi dan Prabowo dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 menghidupkan istilah post-truth. Sebuah istilah yang populer tahun 2016 saat Donald Trump memenangi pertarungan di pilpres AS dan rakyat Inggris dalam referendum memenangkan opsi Britain Exit (Brexit) atau Inggris keluar dari Uni Eropa. Dunia kini memasuki era post-truth, di mana hoax memberikan dampak lebih besar dibanding fakta.

Saat kampanye pemilihan presiden, Trump mengusung tagline pada masa lalu, yakni “Make America Great Again“. Ia berusaha meyakinkan rakyat AS akan bahaya imigran dan impor yang terlalu besar. Banyak data palsu yang digunakannya untuk menyerang lawan.

Pilpres 2019 juga diwarnai hoax yang masif. Ada kubu yang secara konsisten memproduksi hoax

atau berita bohong untuk memenangkan hati pemilih. Media sosial dimanfaatkan dengan efektif oleh penyebar hoax. Rakyat yang tak memiliki informasi yang benar termakan juga oleh hoax yang disebar.

Secara harfiah, post-truth artinya pasca-kebenaran. Oxford Dictionary menjelaskan post-truth adalah era yang memberikan tempat kepada berita hoax. Dalam membentuk opini publik, argumentasi yang didukung fakta kalah bersaing dengan argumentasi yang menyentuh emosi, meski itu hoax.

Dalam debat publik, yang dominan bukan opini yang ditopang fakta dan argumentasi yang benar, melainkan pandangan yang didukung hoax sepanjang itu mampu menyentuh emosi pendengar. Berita bohong yang terus-menerus diulang, lama-kelamaan bisa diterima sebagai kenyataan.

Sebagai negara yang tengah membangun ekonomi dan peradaban, membanjirnya hoax di era post-

truth merupakan sebuah ancaman serius. Di sini pentingnya peran media massa. Media massa harus menjadi clearing house, tempat semua informasi yang beredar disaring dengan saksama.

Agar bisa menjadi clearing house informasi, media massa harus bekerja dengan benar sesuai prinsip jurnalistik dan perannya seperti diamanatkan UU Pers. Pers wajib melaksanakan fungsinya sebagai lembaga yang memberikan informasi yang benar, informasi yang mendidik, dan informasi yang mampu memengaruhi pembaca mencapai peradaban yang tinggi.

Setiap berita yang diperoleh harus diverifikasi terlebih dahulu. Informasi yang diterima tak boleh

langsung ditelan, melainkan wajib diuji silang atau cross check. Pengecekan fakta perlu dilakukan lebih dari satu kali. Untuk berita yang melibatkan dua atau lebih kubu yang berseteru, pers wajib melakukan cover both sides.

Di era post truth, media massa semakin dibutuhkan. Media yang bekerja dengan serius, menerapkan prinsip jurnalistik, menaati Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers akan dicari masyarakat. Sebaliknya, media yang menjadi bagian dari hoax akan ditinggalkan pembaca.

 

Baca Juga :

Dua Perguruan Tinggi Islam di Bogor Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Dua Perguruan Tinggi Islam di Bogor Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Dua Perguruan Tinggi Islam di Bogor Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Dua Perguruan Tinggi Islam di Bogor Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Dua Perguruan Tinggi Islam di Bogor Jalin Kerja Sama dengan Rusia

Dua perguruan tinggi Islam di Bogor, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Universitas Islam

Rusia (RIU). Kedua perguruan tinggi tersebut adalah Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia dan Universitas Ibn Khaldun (UIKA). Kerja sama dituangkan dalam perjanjian yang ditandatangani di RIU, Kazan, Rusia, Selasa (24/4/2019).

Dalam siaran pers KBRI Moskwa yang diterima .com, Jumat (26/4/2019) disebutkan, perjanjian ditandatangani oleh para rektor perguruan tinggi tersebut, yaitu Rafik Mukhametahin dari RIU dan Murniati Mukhlisin dari STEI Tazkia. Sementara, dari UIKA ditandatangani oleh HE Bahruddin, yang kehadirannya di Kazan diwakili oleh Indriya Rusmana, dosen UIKA.

Para pihak sepakat untuk mempromosikan, mengembangkan, dan memperkuat kerja sama

pendidikan dan ilmu pengetahuan yang saling menguntungkan. Bentuk kerja sama antara lain pertukaran staf, pengajar dan mahasiswa, penelitian dan publikasi bersama, penyelenggaraan seminar, konferensi dan workshop bersama, serta kerja sama lainnya yang menjadi perhatian bersama.

Rektor RIU menyampaikan kegembiraannya dapat menjalin dan mengembangkan kembali kerja sama dengan perguruan tinggi Islam di Indonesia setelah beberapa tahun terakhir terhenti. Menurut Rektor RIU, kerja sama dengan Indonesia sangat penting, seperti yang telah dirintis sejak 2009.

Pada 2009, Rafik Mukhametshin berkunjung ke Indonesia menjalin kerja sama dengan UIN Syarif

Hidayatullah Ciputat, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Salah satu kerja sama yang dicapai adalah pengiriman mahasiswa RIU untuk belajar di Indonesia dalam program magister, antara lain di UIN Malang. Dua orang lulusan UIN Malang tersebut saat ini bekerja sebagai pengajar di RIU.

Rektor STEI Tazkia mengatakan kerja sama antar perguruan tinggi ini dilandasi pada Tridharma Pendidikan, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Rektor STEI Tazkia berharap terdapat pertukaran dosen dan mahasiswa, double degree, bimbingan mahasiswa dan riset bersama, termasuk pendidikan ekonomi syariah.

“Kami siap menerima mahasiswa dari RIU untuk belajar di STEI Tazkia, bahkan mulai tahun pelajaran baru mendatang,” kata Rektor STEI Tazkia.

Rektor STEI Tazkia sangat terkesan dengan kunjungan pertamanya ke Kazan. Menurutnya, industri halal terutama makanan halal, pakaian muslim, dan keuangan syariah sedang menjadi perhatian di Rusia. Ditambahkan bahwa selaku pionir dalam pergerakan keuangan syariah di Indonesia, STEI Tazkia siap bekerja sama dengan Rusia dalam edukasi, sosialisasi dan persiapan SDM untuk pengembangan keuangan syariah dan industri halal lebih lanjut.

RIU adalah salah satu perguruan tinggi Islam di Rusia yang didirikan tahun 1998. Saat ini RIU terdapat Fakultas Teologi yang di dalamnya memiliki jurusan teologi, linguistik, jurnalistik Islam, ekonomi Islam, dan pembelajaran jarak jauh. Di RIU belajar sekitar 1.200 mahasiswa tidak hanya berasal dari Tatarstan dan berbagai wilayah Rusia, tetapi juga dari negara lain, khususnya negara pecahan Uni Soviet.

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi yang hadir menyaksikan penandatanganan perjanjian ini mendorong pengembangan kerja sama antar perguruan tinggi kedua negara, termasuk perguruan tinggi Islam.

“Kerja sama tersebut dapat turut mendekatkan hubungan kedua bangsa yang pada gilirannya tidak hanya mencakup bidang pendidikan, tetapi juga ekonomi dan sosial budaya,” ujarnya. Dubes Wahid menekankan pentingnya tindak lanjut dan realisasi dari kesepakatan-kesepakatan kedua pihak.

Beberapa jam sebelum penandatanganan dengan RIU, STEI Tazkia juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kazan (Volga Region) Federal University (KFU) yang diwakili oleh Linar Latypov, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional KFU.

Delegasi STEI Tazkia dan UIKA Bogor berada di Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia dalam rangka mengikuti “Russia Halal Expo 2019”. Expo tersebut merupakan bagian dari The XI International Economic Summit “Russia-Islamic World: KazanSummit 2019” yang berlangsung tanggal 24-26 April 2019.

 

Sumber :

Sejarah Arti Nama Indonesia