Xiaomi Redmi S2, Hape Selfie Paling Keren

Xiaomi Redmi S2, Hape Selfie Paling Keren

Xiaomi Redmi S2, Hape Selfie Paling Keren

Redmi S2 ini adalah smartphone selfie kedua yang dirilis Xiaomi. Sebelumnya sudah ada Redmi Note 5A yang mempunyai kamera depan 13 MP. Nah, saat ini Redmi S2 lebih canggih lagi sebab kamera depannya 16 MP.

Xiaomi Redmi S2, Hape Selfie Paling Keren

Desain

Ditahun 2018 ini, Xiaomi setidaknya sudah merilis tiga smartphone di segmen mid-end. Ada Redmi Note 5 dibulan Maret, Mi 6X dibulan April, dan yang teranyar ada Redmi S2 dibulan Mei.

Kalau dicermati sekilas, ketiganya mempunyai desain yang terlalu mirip. Di bagian belakangnya sama-sama mempunyai modul dual-camera di kiri atas serta sensor fingerprint di tengah. Lalu di bagian depannya ada earpice, kamera depan dan juga ada LED flash tertentu terhadap Redmi S2 dan Reno 5.

Bodi Redmi S2 ada yang bilang dari metal, ada yang bilang dari polycarbonate. Kalau diketuk bagian atasnya, terdengar seperti polycarbonate. Tapi pas diketuk bagian tengah justru lebih padat seperti metal. Tapi sesudah mengkaji lebih teliti lagi, feeling kita sih berbahan polycarbonate.

Yang jelas bodinya tak terlalu ringan terceplak sidik jari. Tombol-tombol yang ada di segi kanannya juga mulai kokoh pas ditekan, cuma saja agak sedikit berisik. Untuk interface-nya ada port microUSB di bawah bersebelahan bersama dengan speaker. Ada pula jack audio 3,5 mm di atas.

Beralih ke bagian layar, ukurannya 5,99 inci FullView 18:9 beresolusi HD+. Tepian layarnya dibuat melengkung namun sayangnya jikalau kita beli unit yang bagian depannya berwarna putih, tetap keliatan ada sedikit border hitam di didalam layar.

Buat kita-kita yang sudah terbiasa memakai dual-SIM dan microSD bersamaan, asyiknya Redmi S2 mempunyai tiga slot dedicated. Dua slot kartu SIM bertipe nano dan satu microSD support sampai bersama dengan 256 GB.

Satu keunggulan lain dari Redmi S2 adalah infrared. So kita bisa menjadikannya sebagai pengganti remote. Fitur ini bakal bermanfaat banget terutma jikalau di tempat tinggal kita ada banyak barang elektronik.

Software

Sebagai keliru satu smartphone teranyar yang dirilis, sudah tentu proses operasi yang dipakai adalah versi paling gres. Yap, Xiaomi Redmi S2 sudah memakai MIUI 9.5 Global berbasis Android 8.1 Oreo. Untuk fitur-fiturnya terbilang standar saja seperti smartphone Xiaomi kebanyakan.

Karena sudah mendukung layar penuh, kita bisa ubah proses navigasinya memakai gesture yang mulai smooth dan enak banget. Swipe ke atas membuat balik ke homescreen. Swipe ke atas konsisten tahan satu detik membuat membuka Recent Apps. Dan swipe dari kiri atau kanan membuat tombol back.

Tapi jikalau mau selamanya memakai on-screen button seperti biasa, kita juga bisa membuat perubahan posisi tombol back dan Recent Apps cocok kebiasaan. Kita bisa ubah posisinya mau di kanan atau di kiri.

Di sektor keamanannya, tidak cuman sudah ada pengamanan standar seperti PIN, password dan pattern, juga ada tambahan sensor biometrik sidik jari serta face unlock. Fingerprint-nya bisa langsung dipakai dari kondisi layar mati dan mulai cepat. Tapi membuat face unlock-nya, kecepatannya biasa saja. Apalagi jikalau cahaya kira-kira tidak cukup terang, bakal lebih lama lagi.

Hardware

Xiaomi Redmi S2 dibekali chipset yang menurut kita agak lawas, Qualcomm Snapdragon 625 bersama dengan pengolah grafis Adreno 506. Lalu untuk kapasitas RAM dan ROM-nya sendiri cocok yang dijual di Indonesia, yaitu 3 + 32 GB.

Seperti biasanya, user interface MIUI sebenarnya cenderung boros RAM. Saat kondisi idle saja, cuma menyisakan RAM 1,3 GB. Jadi agak-agak membuat sibuk membuat yang hobi multitasking.

Balik soal prosesornya, walaupun memakai chipset lawas, bukan bermakna jelek. Redmi S2 sukses menorehkan skor 76 ribuan disaat diuji benchmark memakai AnTuTu versi 7.

Kami juga sempat tes lebih dari satu judul game ringan dan menengah. Game seperti Mobile Legends berjalan lancar memakai grafis high. Terus pas main game yang agak berat macam PUBG, setting grafisnya cuma bisa low atau medium. Kalau mau nyaman sih memakai yang low menjadi tidak banyak frame drop.

Soal baterai, Xiaomi menyemarkan baterai tanam Li-Polimer 3.080 mAh. Daya tahannya ternyata lumayan awet. Dengan pemanfaatan standar media sosial, kerap streaming YouTube dan sesekali nge-game, screen on time yang didapat lebih dari 7 jam.

SOT yang lumayan tentunya juga dipengaruhi oleh resolusi layar Redmi S2 yang tetap HD+. Ya sebenarnya sih penampilan layarnya terlihat tidak cukup nendang. Tapi juga tidak jelek. Penggunaan di outdoor juga tetap asyik layarnya.

Sedangkan untuk durasi pengisian dayanya, perlu pas lumayan lama sebab tidak support fast charging. Pengisian dari kosong sampai penuh memakan pas sampai dua setengah jam.

Kamera

Xiaomi Redmi S2 adalah smartphone yang dirancang membuat pencinta selfie. Tapi kamera belakangnya juga lumayan menjanjikan. Ada modul dual-camera 12 MP f/2.2 + 5 MP bersama dengan fitur yang tidak sedikit.

Karena kameranya sudah support PDAF, pindahan fokusnya menjadi lumayan cepat. Kita juga bisa aktifkan mode HDR untuk foto-foto tertentu. Tapi proses pengambilan gambarnya menjadi lebih lama. Apalagi jikalau pakaiHDR pas minim cahaya, tangan kita wajib stabil selama 2-4 detik atau gambarnya bakal blur.

Jangan dilupakan jikalau Redmi S2 juga mempunyai mode portrait. Kalau membuat motret orang hasilnya kece. Tapi jikalau objeknya rumit seperti rambut atau daun, hasil bokehnya tidak terlalu maksimal. Kami juga memberi saran membuat pake mode ini pas terang saja sehingga tidak noise.

Desain

Ditahun 2018 ini, Xiaomi setidaknya sudah merilis tiga smartphone di segmen mid-end. Ada Redmi Note 5 dibulan Maret, Mi 6X dibulan April, dan yang teranyar ada Redmi S2 dibulan Mei.

Kalau dicermati sekilas, ketiganya mempunyai desain yang terlalu mirip. Di bagian belakangnya sama-sama mempunyai modul dual-camera di kiri atas serta sensor fingerprint di tengah. Lalu di bagian depannya ada earpice, kamera depan dan juga ada LED flash tertentu terhadap Redmi S2 dan Reno 5.

Bodi Redmi S2 ada yang bilang dari metal, ada yang bilang dari polycarbonate. Kalau diketuk bagian atasnya, terdengar seperti polycarbonate. Tapi pas diketuk bagian tengah justru lebih padat seperti metal. Tapi sesudah mengkaji lebih teliti lagi, feeling kita sih berbahan polycarbonate.

Yang jelas bodinya tak terlalu ringan terceplak sidik jari. Tombol-tombol yang ada di segi kanannya juga mulai kokoh pas ditekan, cuma saja agak sedikit berisik. Untuk interface-nya ada port microUSB di bawah bersebelahan bersama dengan speaker. Ada pula jack audio 3,5 mm di atas.

Beralih ke bagian layar, ukurannya 5,99 inci FullView 18:9 beresolusi HD+. Tepian layarnya dibuat melengkung namun sayangnya jikalau kita beli unit yang bagian depannya berwarna putih, tetap keliatan ada sedikit border hitam di didalam layar.

Buat kita-kita yang sudah terbiasa memakai dual-SIM dan microSD bersamaan, asyiknya Redmi S2 mempunyai tiga slot dedicated. Dua slot kartu SIM bertipe nano dan satu microSD support sampai bersama dengan 256 GB.

Satu keunggulan lain dari Redmi S2 adalah infrared. So kita bisa menjadikannya sebagai pengganti remote. Fitur ini bakal bermanfaat banget terutma jikalau di tempat tinggal kita ada banyak barang elektronik.

Dibanderol Rp2,4 juta, Redmi S2 menawarkan kamera selfie yang kece dibanding umumnya smartphone Xiaomi lainnya. Tapi sebenarnya kualitasnya tidak bisa dibilang superior juga. Ya setidaknya tetap oke lah untuk eksis di medsos. Spesifikasinya pun tetap layak dibuat nge-game kelas menengah. Cuma yang membuat bingung selisih harganya yang cuma beda sedikit dari Redmi Note 5, selanjutnya membuat Redmi S2 menjadi mulai lumayan nanggung.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/

Acer Swift 3 (2018), Bertenaga AMD Ryzen!

Acer Swift 3 (2018), Bertenaga AMD Ryzen!

Acer Swift 3 (2018), Bertenaga AMD Ryzen!

Setelah sukses meluncurkan versi Intel th. lalu, ditahun ini Acer lagi meluncurkan Swift 3 edisi 2018 yang memakai prosesor AMD Ryzen dan GPU Vega. Seperti apa kehebatan notebook yang dinobatkan sebagai yang pertama memakai AMD Ryzen Mobile di Indonesia ini? Berikut adalah review-nya.

Acer Swift 3 (2018), Bertenaga AMD Ryzen!

Desain tipis

Pertama kali diperkenalkan Februari lalu, Acer Swift 3 bersama dengan nomor tipe SF315-41 ini desain yang biasa-biasa saja layaknya laptop 15 inci kebanyakan. Dibuat bersama dengan material aluminium, membuat bodinya jadi nampak kokoh dan solid. Selain itu bodinya yang tidak tebal hanya 18,9 mm termasuk memudahkan untuk dibawa bepergian.

Meski berbodi tipis, Acer menyematkan port yang lumayan banyak. Di sisi kiri terkandung port charging, HDMI, USB-C, 2x USB 3.0 dan satu port jack audio 3,5mm. Sedangkan di sisi kanan terkandung SD card reader, USB 2.0 dan security lock. Untuk tambahan keamanannya termasuk ada sensor fingerprint yang terdapat di bawah keyboard bersama dengan pertolongan Windows Hello.

Masuk ke anggota layar, Acer Swift 3 dibekali layar 15,6 inci bersama dengan resolusi maksimal Full HD 1.920 x 1.080 piksel. Layarnya yang memakai panel IPS selalu bisa diamati memahami meski dari sudut ekstrem. Keunggulan lain layarnya adalah bisa dibentangkan sampai 180 derajat.

Keyboard clicky

Untuk urusan ketik-mengetik, rasanya keyboard di Swift 3 lumayan enak dipakai mengetik lama. Adanya numpad di sebelah kanan termasuk lumayan menopang untuk menuliskan angka bersama dengan cepat. Hanya saja, kita amat menyayangkan ketiadaan backlit di keyboardnya, supaya lumayan menyusahkan pas digunakan di tempat gelap.

Lalu untuk trackpad-nya termasuk lebar bersama dengan respon yang lumayan cepat dan smooth. Ada termasuk sebagian navigasi gesture standar layaknya scroll bersama dengan dua jari dan pinch zoom in/out untuk memudahkan pengendalian cursor.

Nggak enteng panas

Ada dua varian Acer Swift 3 yang dirilis di Indonesia: AMD Ryzen 5 bersama dengan GPU Vega 8 dan AMD Ryzen 7 yang memakai GPU Vega 10. Unit yang kita liat ini memakai prosesor AMD Ryzen 5 2500U yang punya empat core dan delapan threads bersama dengan clockspeed 2 GHz serta bisa di-boost sampai 3,6 GHz. Untuk RAM dan storage yang dihidangkan lumayan besar, yakni 8 GB DDR4 bersama dengan HDD 1 TB.

Saat diuji benchmark memakai sebagian software, hasilnya lumayan memuaskan untuk laptop harga Rp9,6 juta ini. Swift 3 sukses beroleh skor 2.341 poin bersama dengan PCMark 10 dan 6.467 poin bersama dengan 3DMark Sky Diver.

Home » Article » Review
Updated 23 May, 2018, 5:30pmBy Em Yopik Rifai
Setelah sukses meluncurkan versi Intel th. lalu, ditahun ini Acer lagi meluncurkan Swift 3 edisi 2018 yang memakai prosesor AMD Ryzen dan GPU Vega. Seperti apa kehebatan notebook yang dinobatkan sebagai yang pertama memakai AMD Ryzen Mobile di Indonesia ini? Berikut adalah review-nya.

Desain tipis

Pertama kali diperkenalkan Februari lalu, Acer Swift 3 bersama dengan nomor tipe SF315-41 ini desain yang biasa-biasa saja layaknya laptop 15 inci kebanyakan. Dibuat bersama dengan material aluminium, membuat bodinya jadi nampak kokoh dan solid. Selain itu bodinya yang tidak tebal hanya 18,9 mm termasuk memudahkan untuk dibawa bepergian.

Meski berbodi tipis, Acer menyematkan port yang lumayan banyak. Di sisi kiri terkandung port charging, HDMI, USB-C, 2x USB 3.0 dan satu port jack audio 3,5mm. Sedangkan di sisi kanan terkandung SD card reader, USB 2.0 dan security lock. Untuk tambahan keamanannya termasuk ada sensor fingerprint yang terdapat di bawah keyboard bersama dengan pertolongan Windows Hello.

Masuk ke anggota layar, Acer Swift 3 dibekali layar 15,6 inci bersama dengan resolusi maksimal Full HD 1.920 x 1.080 piksel. Layarnya yang memakai panel IPS selalu bisa diamati memahami meski dari sudut ekstrem. Keunggulan lain layarnya adalah bisa dibentangkan sampai 180 derajat.

Keyboard clicky

Untuk urusan ketik-mengetik, rasanya keyboard di Swift 3 lumayan enak dipakai mengetik lama. Adanya numpad di sebelah kanan termasuk lumayan menopang untuk menuliskan angka bersama dengan cepat. Hanya saja, kita amat menyayangkan ketiadaan backlit di keyboardnya, supaya lumayan menyusahkan pas digunakan di tempat gelap.

Lalu untuk trackpad-nya termasuk lebar bersama dengan respon yang lumayan cepat dan smooth. Ada termasuk sebagian navigasi gesture standar layaknya scroll bersama dengan dua jari dan pinch zoom in/out untuk memudahkan pengendalian cursor.

Nggak enteng panas

Ada dua varian Acer Swift 3 yang dirilis di Indonesia: AMD Ryzen 5 bersama dengan GPU Vega 8 dan AMD Ryzen 7 yang memakai GPU Vega 10. Unit yang kita liat ini memakai prosesor AMD Ryzen 5 2500U yang punya empat core dan delapan threads bersama dengan clockspeed 2 GHz serta bisa di-boost sampai 3,6 GHz. Untuk RAM dan storage yang dihidangkan lumayan besar, yakni 8 GB DDR4 bersama dengan HDD 1 TB.

Saat diuji benchmark memakai sebagian software, hasilnya lumayan memuaskan untuk laptop harga Rp9,6 juta ini. Swift 3 sukses beroleh skor 2.341 poin bersama dengan PCMark 10 dan 6.467 poin bersama dengan 3DMark Sky Diver.

Lalu diuji gaming bersama dengan bermain Pro Evolution Soccer 2018 (PES 2018) bersama dengan resolusi very high, fps yang didapat kira-kira 30-an. Kami termasuk sempat coba bermain game yang lebih berat layaknya TEKKEN 7, di sini Swift 3 hanya memeroleh fps di bawah 30 bersama dengan sesekali framerate drop.

Mendengar kata AMD, umumnya orang-orang berpikiran bahwa prosesor yang satu ini enteng panas. AMD sepertinya memperbaiki kekurangan selanjutnya pada seri Ryzen ini. Contohnya Acer Swift 3 ini punya suhu berkisar 60 sampai 70 derajat Celsius saja pas bermain game tidak cukup lebih dua jam.

Satu perihal yang lumayan disayangkan adalah tidak adanya proses operasi berbasis Windows bawaan. Pada tiap tiap paket penjualan, OS yang ter-install adalah Linux. Jadi, kalau Anda menghendaki memakai Windows wajib meng-install-nya secara manual.

Baterai sedikit di atas standar

Untuk urusan energi tahan baterainya, Acer Swift 3 yang punya baterai 48Wh ini terbilang lumayan awet. Dengan pemakaian standar mengetik, menonton YouTube dan bermain game sesekali bisa selalu hidup sepanjang lima sampai enam jam. Namun ketika diajak bermain game terus-terusan dan mobilisasi emulator Android, hanya bisa bertahan tidak cukup dari tiga jam.

Kesimpulan

Untuk sebuah laptop yang memakai prosesor AMD Ryzen, Acer Swift 3 bisa untuk digunakan untuk banyak ragam keperluan sehari-hari, terutama untuk pelajar dan mahasiswa. Dibanderol tidak cukup dari Rp10 juta, performa yang di tawarkan sedikit lebih baik dibanding laptop bermesin Intel bersama dengan segmen harga yang sama.

Alasan Menggunakan Laravel Sebagai Framework PHP

Alasan Menggunakan Laravel Sebagai Framework PHP

Alasan Menggunakan Laravel Sebagai Framework PHP

Apakah kalian tahu, kalau bhs pemrograman PHP merupakan bhs pemrograman yang cukup terkenal, dimana terkandung 5 juta programmer PHP di dunia.

Alasan Menggunakan Laravel Sebagai Framework PHP

Selain itu, PHP terhitung udah digunakan oleh 20 juta pengembang website diseluruh dunia. Angka selanjutnya merupakan angka yang luar biasa besar, bukan? Kali ini Teknologi.id akan mengulas salah satu framework PHP, yakni Laravel.

Laravel adalah suatu framework PHP yang dikembangkan oleh Taylor Otwell sejak tahun 2011 dan dinilai sebagai salah satu framework yang paling baik di tahun 2015 bersama dengan bersama dengan Symfony, Zedd, Codeigniter, YII2 dan lain-lain.

1. Open Source
Salah satu keistimewaan dari Laravel adalah gratis (open source) dimana kami sebagai seorang programmer dapat tetap menerus menggunakan Laravel baik dalam pengerjaan proyek asli ataupun mencoba membawa dampak proyek.

Kamu hanya wajib pergi ke wesite nya dan mengunduh Laravel seperti biasa (.zip) atau menggunakan dependency manager seperti Composer.

2. MVC Concept
Penggunaan rancangan MVC (Model, View, Controller) merupakan keistimewaan Laravel yang kedua. Konsep MVC ini memisahkan 3 komponen selanjutnya dimana style mencakup anggota data-data dalam suatu aplikasi.

‘View’ mencakup tampilan aplikasi selanjutnya dan ‘Controller’ mencakup anggota bagaimana proses-proses aplikasi selanjutnya bekerja.

Pemisahan komponen-komponen selanjutnya memiliki tujuan untuk mempermudah programmer di anggota dokumentasi proyek tersebut.

3. Blade Template
View atau tampilan aplikasi yang dimiliki oleh Laravel menggunakan ekstensi seperti .blade .php yang dimana merupakan suatu keunikan yang dimiliki oleh Laravel.

Ekstensi ini berguna untuk mempermudah syntax penulisan koding dalam HTML. Beberapa syntax yang dipermudah terdiri dari echo, extend view, repetition, selection dan tetap banyak lagi.

4. Migration Database
Laravel menyediakan proses migrasi database yang cukup tidak serupa dibandingkan framework PHP lainnya. Kita sebagai programmer tidak wajib menuliskan kodingan SQL untuk migrasi-kan database tersebut.

Melainkan menggunakan bhs pemrograman PHP bersama dengan sebagian baris perintah di terminal pc kita, bersama dengan dukungan file artisan yang merupakan salah satu komponen Laravel juga.

Perintah-perintah artisan yang digunakan seperti ‘make:migration’ yang berguna untuk membawa dampak file migration, merupakan version control dari database.

Migrate yang berguna untuk membawa dampak tabel baru, ‘migrate:rollback’ yang berguna untuk ulang ke migrasi terakhir, dan tetap banyak ulang yang dapat file artisan lakukan.

5. Security
Laravel merupakan salah satu framework aplikasi yang berharap para programmer untuk memasukkan standardisasi penulisan.

Apabila programmer tidak memasukkan syntax tersebut, Laravel akan beri tambahan sebuah error kepada programmer agar aplikasi selanjutnya tidak dapat dijalankan. https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/

Salah satu security dalam Laravel, yakni menggunakan PDO yang membawa dampak Laravel dapat mengatasi SQL Injection dan mempunyai CSRF Token untuk menegaskan request yang masuk berasal dari pc yang valid.

Maps

Google Maps Bisa Beri Saran Tempat Parkir Terdekat ke Pengguna

Google Maps Bisa Beri Saran Tempat Parkir Terdekat ke Pengguna

Kini Google Maps menghadirkan wejangan daerah parkir paling dekat bersama target pengguna.

Maps

Misalnya, jika pengguna dambakan menuju sebuah taman, begitu telah dekat bersama taman yang dambakan dituju. Maps sanggup memberikan petunjuk daerah parkir yang barangkali sanggup digunakan untuk memarkir kendaraan.

Sebagaimana dikutip berasal dari Liputan6, Senin (24/9/2018), pas ini belum mengerti proses uji coba yang dijalankan mengenai bersama fitur parkir ini.

Tapi, barangkali fitur berikut bakal lebih enteng dicermati segera di aplikasi Google Maps.

Rekomendasi daerah parkir bakal keluar dalam bentuk pop up di aplikasi disaat pengguna telah 1/2 jalan berasal dari daerah target (dengan pemberian navigasi berasal dari Google Maps).

Jika pengguna memilih untuk tidak ikuti petunjuk daerah parkir itu wejangan pun bakal segera hilang. Notifikasi daerah parkir ini sanggup dicermati di Maps, pas pengguna masih 1/2 jalan.

Di samping daerah tujuan, bakal tersedia sebuah isyarat P yang disimpulkan sebagai daerah parkir paling dekat bersama daerah tujuan.

Notifikasi
Selain itu, bakal tersedia notifikasi pop-up tentang nama daerah parkir berikut beserta info berapa lama pas berlangsung kaki daerah parkir yang direkomendasi bersama daerah tujuan.

Jika ikuti petunjuk untuk parkir, anda sanggup memberikan daerah berhenti (add stop) terhadap daerah parkir yang dimaksud.

Selanjutnya, setelah memilih daerah parkir, Google Maps bakal menavigasi pengguna ke daerah itu dan menyertakan petunjuk arah berlangsung kaki berasal dari mobil ke target akhir.

Rute Khusus Motor
Sebelumnya, Google Maps termasuk telah menghadirkan fitur yang memudahkan pengguna kendaraan roda dua di Indonesia.

Fitur ini datang sebagai upaya Google memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan lokal cocok bersama kebutuhannya, dalam hal ini pengendara sepeda motor.

Group Product Manager Google Maps Krish Vitaldevara mengatakan, fitur rute khusus motor ini datang diseluruh Indonesia, terlebih kota-kota besar yang padat. Misalnya Jakarta, Medan dan Surabaya.

Setelah aplikasi diperbarui, pengendara sepeda motor sanggup memasukkan rute yang dambakan mereka tuju. Misalnya, menuju Mal Grand Indonesia, kemudian memilih Direction atau mengarahkan berasal dari lokasi pas ini ke lokasi yang dituju.

Pengguna sanggup melihat opsi moda yang digunakan untuk menggapai rute berikut dalam hal ini mobil pribadi, transportasi publik (Transjakarta dan commuter line), jalan kaki dan yang terbaru adalah sepeda motor.

Pengguna sanggup memilih opsi sepeda motor dan rute yang di sajikan pun bakal berlainan bersama opsi mobil pribadi.

Menariknya, bersama fitur rute khusus motor jika tersedia tol paling dekat yang menghubungkan lokasi bersama daerah tujuan, Google Maps tidak bakal mengarahkan pengguna untuk memasuki tol.

V-GeN Tsunami Series

V-GeN Tsunami Series: RAM Gaming Harga Miring!

V-GeN Tsunami Series: RAM Gaming Harga Miring!

Kamu gamer sejati? Ngerasa PC anda kurang yahud bikin main Game? Kamu sudah mencoba RAM Gaming milik V-Gen yang cocok banget bikin para hardcore gamer? V-GeN memiliki product andalan baru mereka di kelas RAM performance, yakni TSUNAMI Series.

V-GeN Tsunami Series

Dalam product terbarunya kali ini, V-GeN mendapat pertolongan dari tiga vendor chipset paling baik yakni SAMSUNG , Hynix dan Micron. Produk TSUNAMI Series sendiri terdiri dari 4 varian yakni TSUNAMI X RGB-V, TSUNAMI X RGB, TSUNAMI LED dan TSUNAMI NON LED.

Kehebatan V-GeN Tsunami Series

TSUNAMI X RGB-V diplot sebagai product paling premium dari seri TSUNAMI. Fitur RGB yang ditanamkan terhadap RAM seri ini, seakan memberi warna baru di dalam persaingan RAM GAMING di pasar Indonesia. Menggunakan chipset paling baik yang dilindungi oleh 1 mm thickness alluminium alloy heat spreader yang memastikan panas RAM dapat terdistribusi dengan baik.

V-GeN Tsunami series memiliki kebolehan bersinergi dengan fitur-fitur khusus motherboard seperti Fusion-nya Gigabyte, Aura-nya ASUS dan juga Mystic Lights nya MSI, membawa dampak TSUNAMI X layak bersanding dengan product RAM lain dikelasnya. Perbedaan pada TSUNAMI X RGB-V dengan TSUNAMI X RGB, terdapat terhadap lampu RGB yang dapat di sinkroninasi dengan 3 brand Motherboard tersebut dan warnanya pun dapat diatur cocok dengan keinginan.

Untuk kapasitasnya sendiri, TSUNAMI Series hadir dari 8GB KIT (2 x 4GB) hingga dengan 32GB KIT (2 x 16GB). Kelebihan termasuk keluar dari faktor speed yang ditawarkan. Melihat hasil overclocking competition di dalam event TSUNAMI E-SPORTS LEAGUE beberapa bulan selanjutnya manfaatkan TSUNAMI X RGB-V 3600Mhz, hasilnya dapat di overclock hingga lebih dari 4200 Mhz!. Keunggulan lain dari TSUNAMI Series ini walau bekerja di dalam kondisi panas, suhu dari DDR4 ini masih tersedia di dalam kategori normal.

Seperti product memory V-GeN lainnya, after sales menjadi perhatian utama dari TSUNAMI Series. Dengan Limited Lifetime Warranty yang diberikan, sudah pasti akan membawa dampak anda jadi aman dan nyaman di dalam manfaatkan DDR4 ini. Ditambah kembali dengan system penggantian one to one replacement, sementara berjalan kerusakan.

Rasanya DDR4 Gaming TSUNAMI Series ini wajib untuk menjadi pilihan para penggemar gamers di Indonesia. Terlebih kembali harga yang ditawarkan termasuk kompetitif dengan product lain di kelas yang sama.

sumber : https://www.hargaponsel.net/

Vivo Smartphone Seri Terbaru Bakal Segera Meluncur di Indonesia

Vivo Smartphone Seri Terbaru Bakal Segera Meluncur di Indonesia, Masa Sih?

Vivo Smartphone Seri Terbaru Bakal Segera Meluncur di Indonesia, Masa Sih?

Vivo adalah keliru satu produsen smartphone paling berpengaruh di Indonesia belakangan ini. Info teranyar kabarnya Vivo digadang-gadang akan meluncurkan seri smartphone teranyar di Indonesia didalam waktu dekat loh!

Vivo Smartphone Seri Terbaru Bakal Segera Meluncur di Indonesia

Nggak hanya rumor, perihal ini jadi diperkuat bersama dipenuhinya TKDN pada 2 product smartphone teranyar Vivo. Apa saja perihal menariknya?

Penuhi TKDN, Smartphone Vivo Terbaru Bakal Ramaikan Pasar Indonesia
Bukan sekadar rumor, PT Vivo Mobile Indonesia udah beroleh sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk ke dua smartphone terbarunya dari Kementerian Perindustrian. Keduanya adalah Vivo 1722 dan Vivo 1723 beroleh tingkat TKDN sebesar 30,98% loh.

Kehadiran smartphone teranyar Vivo ini pun menarik perhatian Ary Mozta, blogger pengamat teknologi. Dalam cuitan di akun Twitter miliknya, dia mengunggah sertifikasi yang diterima Vivo per tanggal 15 Februari 2018 lalu.

Namun, belum dijelaskan bagaimana spesifikasi yang ditawarkan smartphone teranyar ini. Ada juga Wiku Baskoro, Editor in Chief segmen Lifestyle DailySocial.id yang memberikan pendapat seputar rumor yang menarik perhatian ini.

Jadi, apakah benar Vivo akan meluncurkan smartphone seri terbarunya? Makanya tetap bersabar dan menunggu kepastiannya saja ya, guys!

Aplikasi terbaik untuk Anak-Anak Tersedia di iOS dan Android

Tak hanya digunakan oleh orang dewasa, kini smartphone maupun perangkat mobile lainnya juga banyak digunakan oleh anak-anak. Di era digital saat ini anak-anak tidak lagi asing dengan penggunaan smartphone, tablet maupun penggunaan komputer.

Intensitas mereka yang sering dengan berbagai perangkat tersebut pun membuat anak-anak tak asing dengan aplikasi. Seiring waktu, aplikasi pun banyak tersedia untuk anak-anak mulai dari hiburan maupun edukasi.

Berbagai aplikasi ini akan memfasilitasi anak-anak tak hanya untuk bermain namun juga untuk belajar secara menyenangkan. Lantas apa saja aplikasi tersebut? Berikut ini adalah beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh anak-anak antara lain:

Tynker

Aplikasi ini cukup mudah untuk digunakan karena mengkolaborasikan edukasi coding dengan sebuag game. Selain itu, pengguna termasuk anak-anak juga bisa mengikuti kursus belajar coding hingga memprogram sebuah drone.

Aplikasi ini juga berjalan dengan game yang terhubung seperti Sphero, Lego WeDo2.0, bahkan sistem pencahayaan Philips Hue dan Lux. Aplikasi edukasi terbaik ini tersedia https://www.pro.co.id/ secara gratis dan berbayar jika Anda menginginkan fitur yang lebih bervariasi.

Shapes Toddler Preschool

Aplikasi edukasi ini ditujukan untuk anak-anak yang akan neranjak ke usia sekolah. Untuk menyiapkannya, aplikasi ini akan membantu mengenalkan anak-anak pada bentuk, warna, angka, serta huruf.

Konsep dari aplikasi ini ditata sedemikian sederhana demi memudahkan anak dalam memahami pelajaran yang disajikan. Aplikasi edukasi terbaik ini juga akan membantu tumbuh kembang anak dengan berbagai konten pelajaran.

Artkive

Artkive merupakan aplikasi yang memungkinkan anak-anak untuk menggambar karya apapun. Dengan berbagai tools yang disediakan, pengguna dapat meng-explore imajinasi mereka untuk menggambar di smartphone maupun tablet.

Selain itu, pengguna juga bisa membagikan karya gambar anak-anak ke berbagai media seperti Facebook atau email. Gambar tersebut juga bisa diunggah di situs Artkive sehingga pengguna bisa melihatnya kembali di masa yang akan datang, atau kapanpun mereka inginkan.

Musical Me!

Aplikasi edukasi terbaik ini meraih penghargaan sebagai aplikasi yang mengajarkan not, ritme, dan nada untuk anak-anak. Dengan aplikasi Musical Me!, anak-anak akan mampu mempelajari komponen dasar musik.

Aplikasi ini juga menjalankan ingatan mereka dengan mendengarkan not dan menyalin pola untuk melatih telinga mereka dalam mendengarkan nada yang berbeda. Anak-anak juga akan belajar tentang irama, nada pendek serta panjang, cara membaca not musik, bahkan membuat musik sendiri.

Baca Juga:

FDA Telah Setujui Aplikasi Ponsel,, Pencegah Kehamilan

FDA Telah Setujui Aplikasi Ponsel,, Pencegah Kehamilan

Penggunaan aplikasi untuk mencegah kehamilan baru saja disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat. Aplikasi bernama Natural Cycles itu jadi aplikasi pertama yang disetujui oleh FDA untuk mencegah kehamilan.

FDA Telah Setujui Aplikasi Ponsel,, Pencegah Kehamilan

Natural Cycles yang termasuk mampu digunakan untuk mengukur kesuburan ini merupakan aplikasi berteknologi tinggi yang memakai metode ritme. Aplikasi ini Mengenakan algoritma untuk mengkalkulasi hari-hari pas seorang perempuan di dalam keadaan subur.

Alat ini termasuk dapat memberi peringatan untuk menjauhi diri berasal dari seks atau memakai perlindungan seperti kondom. Untuk meraih hasilnya, aplikasi ini mengharuskan wanita untuk mengukur suhu tubuh mereka tiap tiap pagi memakai termometer basal. Hasil pengukuran suhu tubuh itu wajib dimasukkan ke di dalam aplikasi.

Aplikasi itu nantinya dapat mendeteksi kesuburan berdasarkan pas ovulasi cocok perubahan suhu tubuh, siklus menstruasi dan faktor lain seperti berapa lama sperma mampu bertahan hidup di saluran reproduksi perempuan.

Natural Cycles dapat memberi tambahan sinyal merah, rata-rata 10 hari di dalam sebulan yang berati perempuan wajib menjauhi diri berasal dari seks atau laksanakan seks bersama dengan perlindungan. Pada hari lainnya, diberi sinyal berwarna hijau yang berarti perempuan mampu laksanakan interaksi seksual tanpa wajib perlindungan.

Aplikasi ini direkomendasikan untuk perempuan berusia 20-40 th. di dalam interaksi yang stabil dan nyaman memakai perlindungan pada pas jaman subur. Aplikasi ini tidak direkomendasikan untuk pengguna alat kontrasepsi hormonal.

“Konsumen makin memakai teknologi untuk menyimak kesegaran mereka, dan aplikasi baru ini mampu memberi tambahan metode kontrasepsi yang efektif kalau digunakan bersama dengan hati-hati dan benar,” https://www.caraflashandroid.com/ kata asisten direktur kesegaran wanita FDA Terri Cornelison di dalam pernyataan formal yang dikutip berasal dari Live Science.

Berdasarkan pernyataan FDA, Natural Cycles telah laksanakan penelitian sendiri yang melibatkan 15.570 perempuan yang memakai aplikasi tersebut selama delapan bulan. Hasilnya, kalau aplikasi dilakukan bersama dengan benar cuma 2 berasal dari 100 perempuan yang dapat hamil. Sebaliknya, kalau tidak mengikuti petunjuk berasal dari aplikasi sebanyak 7 berasal dari 100 perempuan hamil. Hasil ini mengakibatkan efektivitas Natural Cycles serupa bersama dengan pil KB yang punyai tingkat kegagalan 9 persen selama satu th. penggunaan.

Meski FDA mengizinkan pemanfaatan aplikasi ini untuk mencegah kehamilan, Cornelison selamanya memperingatkan bahwa perempuan wajib selamanya mengerti tak ada alat kontrasepsi yang bekerja bersama dengan sempurna. Menurutnya, kehamilan yang tidak direncanakan tetap mampu terjadi samasekali telah Mengenakan aplikasi tersebut.

Para ahli pun memberi tambahan pendapat yang begitu banyak ragam perihal pemanfaatan aplikasi ini. Ginekolog di NYU Langone Health Taraneh Shirazian menilai aplikasi ini tidak mampu diandalkan untuk menggantikan metode kontrasepsi lain. “Saya tidak mendorong perempuan untuk memakai aplikasi ini hingga lebih banyak penelitian yang memperlihatkan ini berhasil.