Fenomena dan Penanggulangan “Cold Stress” pada Tanaman

Memasuki musim kemarau pada pertengahan tahun 2018, sejumlah daerah di Indonesia merasakan penurunan suhu udara. Peristiwa ini diakibatkan oleh energi panas matahari yang tidak bisa dipantulkan pulang ke permukaan bumi oleh awan. Di samping itu, tiupan angin pasat unsur timur dari benua Australia yang merasakan puncak musim dingin, lantas membawa aliran udara dengan suhu rendah ke Indonesia.

Di wilayah dataran tinggi seperti area Dieng, suhu udara bisa mencapai tidak cukup dari 0°C. Penurunan suhu menyeluruh serta minimnya hujan dan angin memunculkan lapisan es tipis, atau dikenal dengan embun upas. Para petani Dieng menyebutnya sebagai “embun beracun” sebab menyebabkan kehancuran pada tumbuhan milik mereka. Akibatnya, petani merasakan kerugian dari penurunan hasil tumbuhan bahkan tidak berhasil panen.

Dalam ilmu sains, gejala embun upas ialah bentuk cold stress atau cekaman yang diakibatkan suhu rendah. Cold stress terdiri dari chilling stress dan freezing stress. Fenomena ini bisa terjadi pada tumbuhan di lahan maupun pada hasil panen yang ditabung di pendingin. Dampak yang dimunculkan dari cold stress pada tumbuhan disebut dengan cold injury (chilling injury dan freezing injury) dalam https://www.faunadanflora.com/.

Pertumbuhan masing-masing tanaman memerlukan suhu optimum dengan rentang yang berbeda-beda. Suhu yang terlampau rendah mengakibatkan gangguan fisiologis pada tanaman laksana dehidrasi, rusaknya membran sel oleh pembentukan kristal es, dan gangguan metabolisme lainnya. Apabila tumbuhan tidak mempunyai sifat toleran pada cekaman suhu rendah tersebut, maka pertumbuhannya bakal terhambat sampai mengalami kematian. Contoh tumbuhan yang rentan terhadap cold stress ialah padi, jagung, kacang hijau, tomat, mentimun, dan ubi jalar.

Chilling stress terjadi saat tanaman yang rentan terkena suhu udara berada mendekati titik beku (>0°C). Sel-sel tumbuhan menyusut dampak dehidrasi, sehingga merasakan kelayuan dan daunnya menguning sampai membusuk. Ketika suhu udara yang menjangkau di bawah titik beku (<0°C), maka terjadi freezing stress pada tumbuhan yang rentan. Sumber freezing stress bisa berasal dari air bawah tanah maupun uap air yang sedang di udara. Freezing injury ditandai dengan pembentukan kristal es pada jaringan tanaman.

Penanggulangan

Penanggulangan cold stress dapat dilaksanakan dengan pemilihan varietas yang toleran dan cara-cara mekanis maupun teknis. Saat musim dingin dan bersalju, pekerjaan bercocok tanam dilaksanakan dalam lokasi tinggal kaca atau bangunan pelindung sejenis (cold frames) yang dilengkapi dengan perangkat pemanas dan kipas angin. Cara teknis yang dilaksanakan untuk mengayomi tanaman dari penyampaian suhu rendah di antaranya pembumbunan, memblokir tanaman memakai plastik, penyiraman pada tanaman, pemberian uap panas, dan lain-lain. Upaya-upaya tersebut dilaksanakan secara terus menerus selama situasi suhu udara tidak bisa ditoleransi oleh tanaman.