Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Tanaman Trasgenik!

Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Tanaman Trasgenik!

Bagi kalangan petani awam di Indonesia, makna tentang tanaman transgenik barangkali tetap terdengar asing. Namun, tehnik ini sesungguhnya telah banyak diterapkan di negara-negara maju layaknya Amerika Serikat. Transgenik sendiri berasal dari dua kata, yaitu trans dan gen. Trans miliki makna pindah, namun gen miliki makna pembawa sifat.

Inilah Kelebihan Dan Kekurangan Tanaman Trasgenik!

Jadi, tanaman transgenik bermakna tanaman yang telah dimasuki gen asing. Dalam makna lain adalah tanaman hasil modifikasi, rekayasa atau kloning. Tujuan dari pemindahan gen tersebut adalah untuk memperoleh sebuah tanaman baru bersama dengan bentuk dan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

Pembuatan tanaman model ini diawali bersama dengan melaksanakan indentifikasi gen sesuai bersama dengan hasil pembawaan yang diinginkan. Gen ini bukan cuma bisa didapatkan dari tanaman lain, tapi termasuk bakteri, hewan dan lain sebagainya. Kemudian masuk ke tahapan setelah itu yaitu kloning atau menggandakan gen yang telah didapat.

Dalam langkah kloning ini, gen asing bakal dimasukan ke di dalam vektor kloning selanjutnya vektor kloning dimasukan ke di dalam bakteri yang berperan sebagai fasilitas pengembangbiak DNA. Jika gen yang didapat telah dirasa cukup, maka langkah terakhir yang mesti ditunaikan adalah mentransfer gen asing ke di dalam anggota tumbuhan tertentu. Misalnya saja pada anggota daun, batang dan lain sebagainya.

Meskipun begitu, pembuatan tanaman bersama dengan tehnik transgenik ini termasuk memetik pro dan kontra. Berbagai anggapan tentang berlebihan dan kekurangan dari tehnik ini tetap jadi sebuah isyarat tanya, yang menyebabkan kecurigaan pada beraneka pihak. Berikut di bawah ini adalah berlebihan dan kekurangan dari tanaman model ini yang bisa jadi bahan referensi bagi Anda.

Berbagai Kelebihan Tanaman Transgenik

Tahan Terhadap Serangan Hama
Salah satu berlebihan penerapan transgenik adalah gara-gara tanaman bakal jadi lebih kuat dari serangan hama. Hal ini tentu mengimbuhkan keuntungan kepada para petani gara-gara bisa memperoleh hasil panen yang optimal. Seperti yang diketahui, bahwa hama adalah tidak benar satu ancaman terburuk untuk tanaman. Bukan cuma bisa kurangi hasil panen tapi tanaman termasuk bisa terancam gagal panen. Selain itu, pemakaian pestisida pada tanaman termasuk menyusut drastis.

Tahan Terhadap Kondisi Lingkungan
Pada model tanaman ini bakal miliki kekuatan tahan yang lebih kuat dibandingkan bersama dengan tanaman asli. Transgenik bisa bertahan hidup kendati di sedang cuaca ekstrim. Rekayasa gen pada tanaman ini telah membuahkan tanaman yang handal menghadai faktor alam yang berubah-ubah.

Hasil Panen Melimpah
Pada penerapan tehnik tanaman transgenik, petani termasuk bakal memperoleh keuntungan bersifat hasil panen yang melimpah ruah. Hal ini gara-gara pemindahan gen bisa menaikkan kualitas tanaman agar jadi lebih produktif lagi. Tentunya ini bakal mempunyai keuntungan finansial bagi petani yang menanam tanaman transgenik.

Menghasilkan Zat Tertentu
Bukan cuma tahan pada serangan hama. Tanaman transgenik termasuk bisa digunakan untuk membuahkan zat atau senyawa tertentu. Bukti real dari pendapatan zat ini adalah terciptanya model baru bernama “gold rice”, yaitu padi bersama dengan bulir berwarna keemasan. Dan yang lebih mengesankan adalah bahwa gold rice ini sukses mengatasi defisiensi vitamin A yang banyak menyerang anak-anak di lokasi tropis.

Berbagai Kekurangan Tanaman Transgenik

Risiko Gangguan Kesehatan
Salah satu efek negatif yang paling ditakuti bersama dengan dibudidayakannya tanaman transgenik adalah mengakibatkan risiko problem kesehatan. Seperti yang telah dijelaskan di dalam beraneka riset, bahwa gen marker yang ada di dalam tanaman bisa ditransfer ke organisme yang lain, layaknya virus dan bakteri.

Musnahnya Tumbuhan Asli
Dengan makin lama berkembangnya budidaya tanaman transgenik, maka bisa mengancam populasi tumbuhan asli. Alasannya simple saja, model transgenik ini miliki kualitas yang lebih unggul di dalam perihal kualitas dan hasil. Jika para petani telah beralih ke transgenik, maka otomatis tumbuhan asli bakal ditinggalkan secara perlahan. Padahal sejatinya, musnahnya satu spesies asli bisa mengganggu keseimbangan di dalam ekosistem.

Transfer Gen Horizontal
Dalam proses pembuatan tanaman transgenik, kebanyakan menggunakan selectable marker. Hal ini menyebabkan resiko pemindahan gen pada bakteri pada saluran pencernaan manusia maupun hewan yang memakan tanaman ini. Jika perihal ini terjadi, maka bisa mengimbuhkan efek tidak baik bagi kesehatan. Selain itu, bakteri yang terinfeksi di di dalam tubuh termasuk jadi kebal pada antibiotik agar penyakit sukar untuk disembuhkan.