Privasi Facebook Meluncur Akhir 2019

Privasi Facebook Meluncur Akhir 2019

 

CEO Facebook Mark Zuckerberg

Facebook akan meluncurkan fitur privasi yang telah dijanjikannya, bertajuk Clear History, pada akhir tahun 2019 ini. Alat ini disebut berkemampuan untuk menghapus informasi pengguna yang dihimpun facebook dari aplikasi dan situs pihak ketiga.

Facebook telah berjanji akan menghadirkan alat Clear History ini sejak bulan Mei 2018 lalu, sebelum ajang konferensi pengembang F8 diselenggarakan. Kala itu, alat ini masih berupa ide, dirancang Facebook untuk mengembalikan kepercayaan pengguna yang hilang.

Pada ajang tersebut

CEO Facebook Mark Zuckerberg menggambarkan cara kerja alat ini serupa dengan alat pada menu riwayat di peramban. Zuckerberg menjelaskan bahwa idenya berasal dari banyak situs yang membutuhkan cookies untuk dapat bekerja.

Namun, lanjut Zuckerberg, pengguna masih dapat menghapus riwayat mereka kapan saja sesuai keinginan. Cara kerja serupa disebut Zuckerberg yang Facebook coba hadirkan pada alat Clear History karyanya.

Clear History

Alat Clear History dijelaskan Zuckerberg akan menjadi alat kendali sederhana untuk membersihkan riwayat penelusuran di Facebook.Pengguna akan dapat membersihkan catatan dari menu yang telah pengguna klik, situs yang telah disambangi, dan sebagainya.

Selain itu, alat ini disebut Zuckerberg sebagai langkah yang dilakukan perusahaannya untuk memperbaiki citra akibat insiden privasi data Cambridge Analytica. Sayangnya hingga saat ini belum tersedia informasi mengenai tampilan dari alat ini, ataupun cara kerja alat secara lebih detail.

Berdasarkan informasi dari pelacak dan alat analisis milik Facebook, perusahaan salah satu jejaring sosial terbesar ini telah menghimpun informasi terkait aktivitas pengguna di dalam ataupun di luar situsnya, dalam jumlah besar.

The Verge

Sehingga alat serupa Clear History disebut The Verge akan memiliki dampak penting pada kemampuan Facebook dalam menargetkan iklan dan menghasilkan pendapatan jika cukup banyak pengguna yang secara aktif menghapus informasi koleksi Facebook terkait aktivitas online mereka.

Sumber : https://www.ram.co.id/