1849 Siswa SMK Ikuti UNBK, 1 Sekolah Offline

1849 Siswa SMK Ikuti UNBK, 1 Sekolah Offline

1849 Siswa SMK Ikuti UNBK, 1 Sekolah Offline

1849 Siswa SMK Ikuti UNBK, 1 Sekolah Offline

Sebanyak 1.849 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sumenep mengikuti Ujian

Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Alhamdulillah, dari pantauan sementara, UNBK SMK berjalan lancar. Tidak ada gangguan yang berarti. Sekolah penyelenggara sudah menyiapkan dengan baik untuk teknis pelaksanaan UNBK,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso, Senin (25/03/2019).

Sugiono memantau langsung pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Sumenep dan SMK Negeri Kalianget. Pemantauan itu dilakukan dari luar ruangan, karena sesuai aturan, yang diijinkan masuk ruang ujian hanya peserta, pengawas, proktor, dan teknisi.

“Saya lihat masing-masing sekolah sudah bagus. Tiap ruang ada komputer cadangan. Server

cadangan juga ada. Selain itu, sekolah juga siap dengan mesin genset. Jadi kalau sewaktu-waktu listrik padam, bisa langsung dialihkan menggunakan genset,” paparnya.

Berdasarkan data di Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, untuk Kabupaten Sumenep pada 2019 terdapat 1849 siswa yang tersebar di 2 SMK negeri dan 54 SMK swasta.

“Pelaksanaan UNBK dilakukan dalam tiga sessi. Itu menyesuaikan dengan jumlah komputer yang tersedia. Tapi saya mentargetkan, tahun depan bisa dua sessi. Jadi tiap sekolah, minimal punya komputer separo jumlah siswa,” ucapnya.

Ia menjelaskan, meski seluruh sekolah menengah tingkat atas bisa menggelar UNBK, namun ada

beberapa sekolah yang tidak bisa menggelar secara on line.

“Total ada 26 sekolah yang menggelar secara offline. Dari 26 sekolah itu, 1 diantaranya SMK di kepulauan,” ujar Sugiono.

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/