Biografi Jon Bon Jovi

Table of Contents

Biografi Jon Bon Jovi

John Francois Bongiovi Jr. atau yang akrab dikenal bersama sebutan Jon Bon Jovi atau John, lahir di Perth Amboy, New Jersey, Amerika Serikat, pada tanggal 2 Maret 1962. Jon Bon Jovi lahir dari pasangan John Bongiovi, Sr.dan Carol Sharkley. Ayah Jon Bon Jovi merupakan seorang tukang cukur yang dulunya adalah anggota angkatan laut dan ibunya juga merupakan mantan angkatan laut yang sesudah masa tugasnya bekerja pada bidang ahli tanaman bunga. John punyai dua saudara yakni Anthony M. Bongiovi, dan Matthew Bongiovi. Ayah John sendiri adalah seorang yang berdarah Italia dan Slovakia namun ibunya berdarah Rusia dan Jerman. John dibesarkan di keluarga Katolik.

Masa kecil Jon dihabiskan bersama menjajakan koran bersama bersama Kakek neneknya di Erie, Pennsylvania. John bersekolah di SMA St Joseph di Metuchen, New Jersey dan lantas tukar ke SMA Sayreville War Memorial di Parlin , New Jersey.

Sejak kecil, John sudah bercita-cita menjadi rocker. Hal ini terlihat dari kebiasaannya menggunakan selagi di klub malam lokal, Ashbury Park, cuma untuk sekedar hang out, mendengarkan musik atau jamming bersama musisi yang tampil.

Jon Bon Jovi menjadi bermain piano dan gitar pada tahun 1975 di kelas tiga belas bersama band pertamanya ‘meruntuhkan’.

John menggunakan lebih dari satu besar masa remajanya untuk bolos sekolah karena pilih musik sebagai gantinya, dan pada akhirnya bermain berhimpun di band-band lokal bersama teman-teman dan juga bersama sepupunya Tony Bongiovi , yang lantas punyai perusahaan rekaman nada populer di New York yakni The Power Station. Akibatnya, catatan akademisnya di sekolah buruk.

Pada tahun 1978 tepatnya selagi John berusia 16 tahun, John lebih sering kembali menggunakan waktunya di klub-klub. Setelah itu ia berhimpun bersama seorang keyboardist bernama David Bryan Rashbaum, yang bermain bersamanya di dalam genreten-piece rhythm dan blues band bernama Atlantic City Expressway. John juga nergabung bersama band bernama The Rest, The Lechers, John Bongiovi, dan Wild Ones.

Pada pertengahan tahun 1982, terlihat dari sekolah dan bekerja paruh selagi di toko sepatu wanita ‘, Jon Bon Jovi menyita pekerjaan di Power Station Studios, rekaman Manhattan sarana di mana sepupunya Tony Bongiovi adalah co-pemilik. Bon Jovi mengakibatkan lebih dari satu demo – juga satu yang diproduksi oleh Billy Squier – dan mengirimnya ke perusahaan rekaman namun gagal untuk mengakibatkan dampak. rekaman profesional pertama nya lead vokal di dalam “R2-D2 Kami Berharap Kau Natal Merry,” yang merupakan anggota dari Natal di album Bintang co sepupunya yang diproduksi.

Pada Juni 1982, John merekam sebuah lagu berjudul “Runaway”. Para musisi di studio yang menolong merekam “Runaway” – dikenal bersama sebutan The All Star Review. The All Star Review beranggotakan gitaris Tim Pierce, keyboardist Roy Bittan, drummer Frankie LaRocka, dan bassist Hugh McDonald. Lalu John pergi ke lebih dari satu perusahaan rekaman, termasukAtlantic Records dan Mercury (PolyGram) , namun sepenuhnya ditolak. John pun mendatangi stasiun radio WAPP 103.5FM “Apple” di New York City . Dia berbicara segera kepada Direktur promosi John Lassman, yang pada akhirnya terima lagu “Runaway” untuk dikategorikan sebagai musik lokal. “Runaway” pun menjadi musik lokal terpopuler. Dari sinilah, Jon Bon Jovi menjadi menulis lagu. Selama tiga tahun, pada 1980 hingga 1983, kurang lebih 50 judul lagu sukses ditulisnya.

Ketenaran lagu Runaway mengakibatkan Jon Bon Jovi tambah yakin bakal cita-citanya. Ia pun menghubungi, David Bryan, keyboardis Atlantic City Expressway. Kedua kawan baik ini punyai niat yang sama, yakni menjadi musisi handal di belantika musik dunia. Meskipun tidak seambisius Jon Bon Jovi, David Bryan sangat menghendaki berkarir di dunia musik. Buktinya, selagi Jon Bon Jovi menghubunginya untuk mengakibatkan band, David segera mengalihkan pendidikannya dari jurusan kedokteraan menjadi jurusan music di Julliard Music School, New jersey.

Pada tahun 1983, John aktif di sebuah kelompok band bernama Scandal sebagai seorang gitaris. Dia juga terlihat di dalam rekaman video Scandal tahun 1983 yakni “Love Got A-Line On You” yang menempati urutan 59 di Amerika Serikat.

Mereka berdua lantas membentuk Jon Bongiovi & The Wild Ones, cikal bakal Bon Jovi. Dengan nama panjang itu, ke-2 calon musisi ini tak capek mengirimkan demo-demo lagunya ke sejumlah perusahaan rekaman hingga ke Los Angeles. Keberadaannya yang cuma berdua itu menghambat untuk melaju ke dapur rekaman, karena sebuah band dianggap tak sempurna terkecuali cuma punyai dua personil. David dan John pun menjadi melacak personil baru, hingga pada akhirnya bersua bersama drummer Frankie & The Knockouts, Tico Torres.

Bergabungnya Tico Torres, mengakibatkan cara Jon Bon Jovi dan David Bryan tambah mantab untuk membentuk formasi band yang bakal masuk dapur rekaman. Jelas saja, karena Tico Torres mengusulkan seorang basis Jersey, bernama Alec John Such. Menurutnya, permainan Alec sangat cocok bersama tipe bermusik Jon Bon Jovi. Tico menegaskan bahwa dirinya menganal betul permainan Alec John Such, karena dulu main bareng di Phantom’s Opera.

Untuk membentuk sebuah band rock, John masih perlu seorang gitaris. Akan tetapi, di tak berkenan tergesa-gesa. Sementara, ia cuma mengajak seorang tetangga rumahnya bernama Dave Sabo, yang kelak menjadi gitaris Skid Row.

Alasan Jon Bon Jovi merekrut Dave Sabo, sebagai gitaris tanpa audisi, adalah tersedia tawaran manggung di dalam konser para pendukung album kompilasi radio WAPP. Dan, lagu Runaway mereka bawakan bersama mantap sehingga beroleh sambutan cukup antusias dari para penonton. Meskipun demikian, Jon Bon Jovi masih belum bisa terima Dave Sabo sebagai gitaris tetap, lantaran umurnya masih sangat muda.

Kelima orang di dalam formasi ini sangat sempurna, sehingga tak heran terkecuali bisa masuk dapur rekaman Derek Shulman bersama PolyGram-nya. Mereka cuma perlu tiga tahun, sejak terbentuk, untuk menggapai puncak karir tinggi di blantika musik dunia.

Setelah band ini menjadi bermain menampilkan dan membuka untuk bakat lokal, mereka menarik perhatian eksekutif rekaman Derek Shulman, yang menandatangani mereka ke Mercury Records dan yang merupakan anggota dari perusahaan PolyGram. Karena Jon Bon Jovi menghendaki nama grup, Pamela Maher, seorang kawan Richard Fischer dan seorang karyawan Doc McGhee, menganjurkan mereka menyebut diri mereka Bon Jovi, mengikuti semisal yang populer lainnya dua band kata layaknya Van Halen. Nama ini dipilih bukan asli dari gagasan Johnny Electric. petunjuk Pamela nama disambut bersama antusias kecil, namun dua tahun lantas mereka memukul grafik di bawah nama itu. Cover art untuk Runaway.

Album pertama kelompok musik rock, Bon Jovi dinamai Bon Jovi. Album ini dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album yang menghasilkan hits Runaway dan She Don’t Know Me ini menggapai penghargaan gold platinum karena sukses terjual tidak cukup lebih 500 ribu keping.

Dengan pertolongan manajer baru mereka Doc McGhee mereka merekam debut album band ini, Bon Jovi, yang dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album ini juga hit pertama band single, “Runaway”, menggapai Top 40 di Billboard Hot 100 diikuti bersama “Dia Don’t Know Me” yang merupakan lagu Mercury diminta merekam John dan juga di album ini sebagai anggota dari kesepakatan
itu.

Sampai selagi ini, lagu yang selalu di jalan satunya yang dulu masuk di dalam album Bon Jovi yang Jon tidak punyai kredit penulisan. Kelompok tersebut mendapatkan diri mereka membuka untuk Scorpions di AS dan untuk Kiss di Eropa. Pada bulan Agustus tahun 1984 band ini mengakibatkan tampilan di Super Rock Festival sebagai tamu privat di Jepang.

Namun, “Runaway” menjadi hit dan Bon Jovi menarik perhatian di Jepang. Bon Jovi mendapat disk emas pertama untuk album pertama mereka di Jepang. Album ini memuncak di # 43 di Billboard 200 album chart di Amerika Serikat dan satu tahun sesudah rilis, itu bersertifikat Emas oleh RIAA.

Setelah merilis album Bon Jovi (1984) dan “7800◦Fahrenheit (1985), mereka merilis album masterpiece, Slippery When Wet (1986) yang laku 10 juta kopi di seluruh dunia. Band ini merilis tiga single “Only Lonely”, “Dalam Dan Out Of Love” dan kidung “Silent Night”. Album ini memuncak di # 37 di Billboard 200 dan Emas bersertifikat di AS Sementara album tidak lakukan dan juga mereka berharap di dalam hal penjualan, hal itu diperbolehkan Bon Jovi untuk terlihat di jalan tur lagi.

Pertunjukan pertama mereka di Jepang sebagai headliner yang sudah ditunaikan segera sesudah rilis album dan delapan memperlihatkan secara total menjadi terjual habis semua, dan album hit Gold Top 5 dan bersertifikat di Jepang.

Pada bulan Mei 1985, Bon Jovi berjudul area di Inggris dan Eropa. 7800 Fahrenheit memuncak di # 28 di Inggris dan # 40 di Jerman. Pada akhir dari tur Eropa, band ini menjadi lari 6-bulan sebesar US tourdates menolong Ratt. Di sedang tur bahwa mereka sukses mengakibatkan tampilan di Jam Texas dan Monster’s Castle Donnington konser Rock di Inggris. Jon Bon Jovi juga lakukan tampilan solo di Farm Aid pertama tahun 1985.

Pada tanggal 29 April 1989, John menikah bersama Dorothea Hurley. Anak pertama mereka, Stephanie Rose lahir pada tanggal 13 Maret 1993, Jesse James Louis lahir tanggal 19 Februari 1995, Jacob Hurley 7 Mei 2002, dan Romeo Jon 29 Maret 2004.

Album-album berikutnya, layaknya New Jersey (1988), Keep The Faith (1992), dan kompilasi Cross Road (1994), meraup keuntungan besar. Nama Bon Jovi pun sangat termahsyur, sehingga selagi Alec John Such terlihat dari formasi pada 1994 tidak begitu merubah eksistensinya. Bahkan, Bon Jovi pun konsisten melahirkan album-album dahsyat, layaknya These Days (1995), Crush (2000), Bounce (2002), dan This Left Feeling Right (2004). “Always” adalah sebuah lagu terpopuler Bon Jovi . Ini dirilis sebagai single dari album mereka tahun 1994, Cross Road dan lantas menjadi single terlaris, bersama satu juta eksemplar terjual di Amerika Serikat dan lebih dari 3 juta di seluruh dunia. Lagu ini menempati posisi 4 di Billboard AS, posisi 2 di Mainstream Top 40 dan juga merupakan hit internasional posisi 1 di Australia, posisi 2 di Inggris dan posisi 4 di Jerman.

Album These Days dibuat tahun 1995, di mana pada tahun itu pula Bon Jovi mengawali World Tour-nya, di mana selagi itu mereka juga meluangkan diri tampil di Jakarta. Sejak album ini, Bon Jovi bermain tanpa Alec John Such sang pencabik bass terdahulu, yang dikeluarkan dari band akibat ketergantungan pada obat terlarang, digantikan oleh Huge McDonald. Album ini menghasilkan lebih dari satu hit layaknya This Ain’t A Love Song dan Lie To Me.

Di sedang perjalan karir band ini, vokalis sekaligus gitaris Bon Jovi, Jon Bon Jovi, dulu punyai proyek solo, yakni album Blaze Of Glory, sountrack film Young Guns II, yang sukses menggapai predikat “The Best Sountrack Album“. Selain itu, pada 1997, Jon Bon Jovi juga mengeluarkan album solo keduanya yang berjudul Destination Anywhere.

Crush adalah album studio ketujuh kelompok musik Bon Jovi yang dirilis pada tanggal 13 Juni 2000. Album ini dibuat sesudah kelompok ini empat tahun vakum (1996-1999) di belantika musik dunia karena anggotanya layaknya Jon Bon Jovi, Richie Sambora, dan David Bryan sibuk mengerjakan album solo mereka. Album Crush berisikan lebih dari satu hit layaknya It’s My Life dan Thank You for Loving Me. Album ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri sudah terjual lebih dari 200 ribu keping.

Pada musim semi tahun 2002, kelompok ini masuk studio untuk mengawali rekaman studio untuk album kedelapan , berjudul, Bouncing. Album ini merupakan impuls buat Amerika Serikat untuk bangkit kembali dari serangan World Trade Center. Album ini juga disebut Bon Jovi, sebagai penyemangat kapabilitas band ini untuk bangkit kembali kembali dan lagi, sepanjang bertahun-tahun. Bounce mewakili Band Bon Jovi untuk kembali ke Bon Jovi yang dulu bersama Richie Sambora bermain gitar sangat terdistorsi, vokal serak oleh Jon, efek keyboard dan piano oleh David Bryan dan drum Tico Torres booming oleh. Single pertama dari album “Everyday”, dinominasikan pada Grammy Awards tahun 2003 untuk Best Pop Performance oleh Duo atau Grup bersama Vokal.

Band ini melanjutkan Tour Bouncing untuk album ini, di mana mereka mengakibatkan peristiwa sebagai band terakhir yang lakukan koser di Veterans Stadium di Philadelphia sebelum saat dirobohkan. Menyusul akhir Tour Bounce pada bulan Agustus 2003, Bon Jovi mengawali sebuah proyek, awalannya punya niat untuk menghasilkan sebuah album yang terdiri dari pertunjukan live akustik, band ini pada akhirnya lakukan penulisan ulang, pencatatan dan reinventing 12 dari hits terbesar mereka di dalam album yang baru.

Tahun berikutnya, band ini merilis sebuah album yang berjudul 100.000.000 Bon Jovi Fans Can’t Be Wrong. Isi album ini terdiri dari empat CD dikemas bersama 38 lagu yang belum dulu dirilis dan 12 lagu yang langka, dan juga sebuah DVD. Album ini menandai 100 juta album Bon Jovi dan juga memperingati 20 tahun sejak dirilisnya album pertama band ini pada tahun 1984. Pada bulan November 2004 band ini juga dihormati bersama Penghargaan of Merit di American Music Awards.

Pada September 2005, Bon Jovi pada akhirnya merilis album Have A Nice Day yang tidak benar satu lagunya berjudul Who Says You Can’t Go Home, menggapai penghargaan Grammy, yakni “The Best Country Collaboration With Vocal“. Pada 2007, mereka kembali mengakibatkan album berjudul Lost Highway yang kebanyakan lagunya berunsur rock yang ditambah bersama musik country di sana-sini. Nuansa rock di dalam album ini serba tanggung, karena tidak sangat keras, juga tidak sangat pelan. Dalam album ini, Bon Jovi berkolaborasi bersama dua musisi country, yakni Big & Rich dan Le-Ann Rimes. Album ini menghasilkan hits berjudul Make A Memory dan Lost Highway.

Bon Jovi sudah dikenal mengfungsikan tipe yang berbeda di dalam musik mereka, yang termasuk negara untuk tahun 2007 album mereka Lost Highway. Album teranyar mereka, The Circle, dirilis pada tanggal 10 November 2009 di Amerika Serikat. Sepanjang karir mereka, band ini sudah merilis sebelas album studio, tiga album kompilasi dan satu album live, dan sudah terjual 130 juta album di seluruh dunia.

Mereka sudah lakukan lebih dari 2.600 konser di lebih dari 50 negara sepanjang lebih dari 34 juta fans, dan dilantik ke Inggris Music Hall of Fame pada tahun 2006. Sebagai penulis lagu dan kolaborator, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora dilantik menjadi penulis lagu Hall of Fame pada tahun 2009. Pada tanggal 28 September 2010, Bon Jovi dinominasikan untuk Rock plus Roll Hall of Fame.

Jon Bon Jovi juga adalah seorang aktor di dalam film Moonlight plus Valentino, The Leading Man, Destination Anywhere Homegrown, Little City, tersedia Looking Back, Row Your Boat, Vampires Los Muertos, U-571, Cry Wolf, National Lampoon yang pucked, dan New Year’s Eve. Dia juga punyai peran pendukung di dalam film Pay It Forward, di mana ia bermain sebagai suami Helen Hunt .

Penampilan serial TV-nya meliputi Sex plus the City, 30 Rock, Las Vegas, The West Wing. Dia juga ikut di dalam film Young Guns II menyadari 1990. Pada tanggal 24 Januari 2011, Jon berperan di dalam film New Year’s Eve, dirilis akhir tahun itu, yang menceritakan John sebagai bintang rock yang sukses yang membuka bersama sifat Katherine Heigl.

Ada yang Aneh dan Unik disetiap tampilan konser Bon Jovy. Yang Jumlah pemirsa wanitanya mendominasi pemirsa pria, padahal biasanya di tiap tiap musik heavy metal, penggemar terbanyak adalah kaum pria.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :