Permainan tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo

siapa yang belum pernah melihatnya? Pasti hampir semua orang pernah melihat atau bahkan pernah memainkan permainan tradisional Yoyo ini. Ya, Yoyo memang sebuah permainan anak kecil, namun sekarang ini kita lihat pemain Yoyo tidak lagi terbatas pada anak kecil tapi sudah merambah ke orang dewasa.

Gambar Permainan Tradisional YoyoYoyo adalah sebuah alat permainan yang terdiri dari 2 bagian lempengan yang berbentuk bundar kecil. Kedua buah lempengan bundar ini saling menempel dengan sebuah celah sempit di antaranya. Pada celah sempit di tengah yang menghubungkan dua lempengan ini diikat dengan seutas tali. Tali ini biasanya sepanjang sekitar 1 meter dan di ujung satunya biasanya dikaitkan ke jari tangan.

Sejarah Permainan Tradisional Yoyo

Kita sering melihat permainan tradisional Yoyo, namun tahukah anda bagaimana awal mula sejarah Yoyo sampai dikenal luas seperti sekarang ini? Sejarah permainan tradisional Yoyo bermula pada sebuah catatan sejarah di sekitar Yunani. Pada saat itu diyakini dalam sejarahnya Yoyo terbuat dari kayu, logam, atau gerabah.

Sebuah bukti sejarah Yoyo, yaitu telah ditemukannya sebuah Yoyo yang terbuat dari gerabah (semacam keramik) yang merupakan peninggalan sejarah dari sekitar 500 tahun sebelum masehi. Pada masa itu dipercaya bahwa mainan dari lempengan gerabah ini merupakan sebuah mainan anak yang digunakan pada sebuah upacara keagamaan tertentu. Pada upacara ini Yoyo dari gerabah akan dipersembahkan oleh seorang anak kepada dewa, sebagai simbol bahwa anak tersebut telah mencapai usia kedewasaan.

Munculnya Permainan Tradisional Yoyo Modern

Sejarah permainan tradisional yoyo kemudian berlanjut dengan lahirnya permainan yoyo modern. Populernya permainan tradisional yoyo ini tidak lepas dari sebuah perusahaan mainan yoyo yang didirikan oleh seorang Amerika keturunan Filipina bernama Pedro Flores di California pada tahun 1928. Dari pabrik inilah mainan yoyo mulai diproduksi secara besar-besaran.

Dilanjutkan secara resmi di tahun 1929 seorang pengusaha bernama Donald F. Duncan membeli perusahaan Flores dan seluruh asetnya. Lalu secara resmi pula mendaftarkan nama Yoyo sebgai nama merk dagang pada tahun 1932. Sejak saat itulah permainan tradisional yoyo mengalami masa keemasan dan sempat mengalami keterpurukan pada era Perang Dunia. Namun kembali berjaya sampai era modern ini.

Sejarah Nama Permainan Tradisional Yoyo

Beberapa catatan sejarah telah menyebutkan bahwa kata yoyo berasal dari bahasa Ilocano dari Filipina. Ada juga yang menyebutkan bahwa kata yoyo berasal dari bagasa Tagalig dari Filipina. Dalam bahasa Tagalog kata yoyo berarti “kemari-kemari” atau “kembali”.

Pada permainan tradisional yoyo tradisional, yoyo diikat dengan tali menggunakan simpul. Hal ini membuat yoyo hanya dapat bergerak ke bawah dan ke atas saja. Tetapi dingan adanya tehnik tali yoyo yang dipopulerkan di Amerika, permainan yoyo menjadi lebih menarik.

Pada tehnik modern di Amerika, sebagai talinya mereka menggunakan tali panjang dilipat menjadi dua lalu dipelintir sedemikian rupa, sehingga tidak ada simpul mati sedikitpun pada celah yoyo. Dengan cara modern ini yoyo dapat berputar sendiri di bawah (tidak langsung naik). Dan pada akhirnya tehnik tali yang baru inilah yang membuat permainan tradisional yoyo semakin menarik dan semakin dikenal luas.

Cara Bermain Permainan Tradisional Yoyo

Permainan tradisional Yoyo sebenarnya sangat mudah untuk dimainkan, bahkan oleh anak-anak sekalipun. Hanya saja bagi yang belum pernah memainkannya pasti akan sedikit mengalami kesulitan. Tapi hanya dengan beberapa kali latihan percobaan saja pasti sudah bisa bermain.

Permainan tradisional Yoyo dimainkan dengan cara diputar. Begini cara bermainnya :

Mula-mula Yoyo dililit dengan tali yang ada pada celah di tengah-tengah Yoyo.
Tali itu dililitkan memutari celah di tengah sampai seluruh tali terlilit dan meninggalkan ujung tali saja.
Lalu ujung tali (yang biasanya diberi kait) dikaitkan atau diikatkan di salah satu jari biasanya jari telunjuk atau jari tengah.
Kemudian buah Yoyo dilemparkan ke bawah.
Untuk Yoyo yang bagus dan seimbang ikatannya, dia akan bisa berputar sendiri di bawah.
Dengan sedikit sentakan tali ke arah atas, maka Yoyo yang sedang berputar di bawah akan naik ke atas dengan sendirinya.

Sumber : https://t.me/belajarngeblogbareng/22

 

Sejarah Tamiya (Mini 4WD)

Sejarah Tamiya (Mini 4WD)

Sejarah Tamiya (Mini 4WD)

Sejarah Tamiya (Mini 4WD)

Sejarah Tamiya (Mini 4WD)

Tamiya Incorporated (Kabushiki gaisha Tamiya) adalah sebuah perusahaan yang memproduksi mainan yang demikian dikenal sebagai Tamiya. Produk dari perusahaan ini sebenarnya bukan hanya model mainan mobil tetapi meliputi mainan (model) lain seperti mobil bertenaga baterei, mainan mobil bertenaga matahari (solar cell), mainan kapal, dan aneka model mainan lainnya.
spacer
dash-emperorPerusahaan ini didirikan oleh Yoshio Tamiya di Shizuoka, Japan pada tahun 1946. Model mainan Tamiya diproduksi dengan suatu perencanaan dan dalam konsep “mudah di pelajari dan dibangun, bahkan oleh seorang pemula”. Konsep ini diterapkan secara sungguh-sungguh dalam semua lini produk yang diluncurkan. Setiap bagian dari model diproduksi dengan tingkat ketelitian, akurasi, dan detil yang tinggi.
spacer
spacer

dash1-emperorPerusahaan Tamiya memperoleh reputasi dari para penggemar mainan miniatur karena kualitas serta akurasi skala pada model-model mainannya, sesuai dengan slogan yang pada logo perusahaan “Kualitas Pertama di se antero Dunia”.
Hal ini terbukti dengan telah dimenangkannya penghargaan bergengsi sebagai Modell des Jahres (Model tahun ini) yang di selenggarakan oleh majalah Berbahasa Jerman Model Fan, selama beberapa tahun.
spacer
Mini 4WD’s are reasonably priced and can be considered a learning experience for many kids. They are easy-to-assemble and a great first time hobby for kids and adults. It is something a parent and child can do together. The true appeal of Mini 4WD’s can be found in racing them. Many 4WD fans compete in events put on by local retailers. The excitement of Mini 4WD racing is not just making them go fast, but in analyzing and improving your car. This is what sets Mini 4WD racing apart from other activities for kids and has made it one of the fastest growing hobbies in the world.
–Tamiya USA–
spacer
Berikut ini adalah tahun & sejarah kelahiran Tamiya:

1946 : Yoshio Tamiya mendirikan pabrik penggergajian kayu di kota Shizuoka.
1947 : Divisi pembuatan model kit dari kayu dibentuk.
1953 : Pabrik penggergajian ditutup, Tamiya mengkhususkan diri pada pembuatan model kit dari kayu.
1960 : Tamiya, Inc. mulai memproduksi
1968 : Tamiya jadi perusahaan model kit pertama di Jepang yang ikut pameran di Nuremberg Toy Fair, Jerman.
1976 : Tamiya merilis R/C Porche 934 Turbo bertenaga listrik dengan skala 1/12. Rilis ini memacu popularitas mobil radio kontrol.
1977 : Shunsaku Tamiya jadi Presiden dan Pemimpin Eksekutif Tamiya Plastic Model, Co. Seri Mobil Sport mulai dipasarkan.
1981 : Tamiya meluncurkan Seri Sepeda Motor skala 1/12.
1984 : Shunsaku Tamiya diangkat menjadi Presiden dan Pemimpin Eksekutif Tamiya, Inc.
1987 : Mobil “Racing Mini 4WD” skala 1/32 yang diproduksi sejak setahun sebelumnya, mencapai total penjualan 10 juta unit.
1988 : Pendiri Tamiya, Inc., Yoshio Tamiya meninggal dunia pada usia 83 tahun.
1989 : Tamiya America, Inc. didirikan di Los Angeles, California, US. Masih pada tahun yang sama, dibuka cabangnya di Eropa.
1995 : Cabangnya di Filipina didirikan, Tamiya Philipines, Inc.
1996 : Tamiya Kakegawa R/C Circuit dibuka di Kakegawa, Shizuoka, Jepang.
spacer
A mini 4WD is a 1:32-sized battery powered plastic model race car without remote control. All 4 rubber-tired wheels are driven, thus “4WD” for 4 wheel drive. Side rollers secure the vehicle against the vertical walls of the un-banked track for steering, providing very fast speeds compared to slot or RC cars. In Japan, Mini 4WD is also known as mini yonku in Japanese. Though mostly popular in Asia, they have also been sold in the United States.
spacer
tamiya-proSince 1997, mini 4WD cars were sold in the United States, though some hobby stores installed tracks, interest in the US has declined somewhat. Beginning with Racing, Tamiya’s different Mini 4WD series include Super, Fully Cowled, Aero, and Mighty. Tamiya used to annually hold the Great Japan Cup, but the company stopped it in 1999 to promote their new product, “Dangun Racer”, begun in year 2000. The latest Tamiya Mini 4WD model is the “Mini 4WD Pro”, introduced in 2005. This is the fastest Mini 4WD product available out of the box, due to its super-efficient, completely redesigned internal layouts: polycarbonate body, double-shaft motor in the center, and the batteries on either side of the motor to allow low and balanced center of gravity.
–en.wikipedia.org–
spacer
thundershotmk2Selain Tamiya, perusahaan lain juga ikut meramaikan pasar mini 4WD, di antaranya Tokyo Marui, Kyosho, Academy, Auldey, Okami, Gokey, HJH, Twink, dan AA. Masing-masing dari mereka memperkenalkan rancangan tersendiri, Sementara beberapa produk masih berupa tiruan dari Tamiya. Tiruan tersebut menjadi alternatif bagi produk Tamiya yang mahal, namun tentu saja dengan kualitas yang tidak setara. Agar lebih populer, Tamiya menggandeng Shogakukan, perusahaan penerbitan Jepang, untuk membuat seri TV anime bertema mobil Mini 4WD. Judul-judul serinya antara lain: Dash! Yonkuro (1989), Let’s & Go (1996), Let’s & Go WGP, Let’s & Go MAX, dan akhirnya Let’s & Go!! Tamiya The Movie.

Sumber : https://t.me/belajarngeblogbareng/23

PEMOTONG PAJAK

PEMOTONG PAJAK

PEMOTONG PAJAK

PEMOTONG PAJAK

PEMOTONG PAJAK

PPh Pasal 21 
Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan kepada WP orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan. Misalnya pembayaran gaji yang diterima oleh pegawai dipotong oleh perusahaan pemberi kerja. WP berbentuk badan ditunjuk oleh UU Perpajakan sebagai pemotong PPh Pasal 21 atas penghasilan yang dibayarkan kepada karyawannya maupun yang bukan karyawannya. WP orang pribadi dapat juga ditunjuk sebagai pemotong PPh Pasal 21 sepanjang ada penunjukannya dari KPP tempat WP orang pribadi terdaftar.
 
PPh Pasal 22
Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan oleh pihak tertentu yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang (seperti penyerahan barang oleh rekanan kepada bendaharawan pemerintah), impor barang dan kegiatan usaha di bidang-bidang tertentu serta penjualan barang yang tergolong sangat mewah. Pemungutan PPh Pasal 22 meliputi pemungutan atas: (1) pembelian barang oleh instansi Pemerintah; (2) ;kegiatan impor barang; (3) produksi barang-barang tertentu misalnya produksi baja, kertas, rokok, dan otomotif; (4) pembelian bahan-bahan untuk keperluan industri atau ekspor oleh badan usaha industri atau eksportir di bidang perhutanan, perkebunan, pertanian dan perikanan dari pedagang pengumpul; (5) Pemungutan PPh atas penjualan atas barang yang tergolong mewah. WP dapat ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 atau dapat juga sekaligus sebagai pihak yang dipungut PPh Pasal 22.
 
PPh Pasal 23
Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan sehubungan dengan pembayaran berupa dividen, bunga, royalty, sewa, dan jasa kepada WP badan dalam negeri, dan BUT. WP badan ditunjuk untuk memotong PPh Pasal 23, sedangkan WP orang pribadi tidak ditunjuk untuk memotong PPh Pasal 23. Demikian sebaliknya, apabila WP menerima penghasilan yang merupakan objek pemotongan PPh Pasal 23 dan pemberi penghasilan (pemberi kerja) juga merupakan pemotong PPh Pasal 23, maka atas penghasilan yang diterima akan dipotong PPh Pasal 23 oleh si pihak pemotong tersebut.
 
PPh Pasal 26
Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan oleh pihak pemberi penghasilan sehubungan dengan pembayaran berupa dividen, bunga, royalty, hadiah dan penghasilan lainnya kepada WP luar negeri. WP baik orang pribadi maupun badan ditunjuk untuk memotong PPh Pasal 26 atau sesuai dengan ketentuan Tax Treaty.
Isi Kertas Kerja

Isi Kertas Kerja

Isi Kertas Kerja

Isi Kertas Kerja

Isi Kertas Kerja

Kuantitas, tipe, dan isi kertas kerja bervariasi dengan keadaan yang dihadapi oleh auditor, namun harus cukup memperlihatkan bahwa catatan akuntansi cocok dengan laporan keuangan atau informasi lain yang dilaporkan serta standar pekerjaan lapangan yang dapat diterapkan telah diamati. Kertas kerja biasanya harus berisi dokumentasi yang memperlihatkan:
a) Pekerjaan telah direncanakan dan disupervisi dengan baik, yang menujukan diamatinya standar pekerjaan lapangan yang pertama.
b) Pemahaman memadai atas pengendalian intern telah diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang telah dilakukan.
c) Bukti audit yang telah diperoleh, prosedur audit yang telah diterapkan, dan pengujian yang telah dilaksanakan, memberikan bukti kompeten yang cukup sebagai dasar memadai untuk menyatakan pendapat atas laporan keuangan auditan, yang menujukan diamatinya standar pekerjaan lapangan ketiga.
Kepemilikan Dan Penyimpanan Kertas Kerja
Kertas kerja adalah milik auditor. Namun hak dan kepemilikan atas kertas kerja masih tunduk pada pembatasan yang diatur dalam Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik yang berkaitan dengan hubungan yang bersifat rahasia dengan klien. Seringkali kertas kerja tertentu auditor dapat berfungsi sebagai sumber acuan bagi kliennya, namun kertas kerja harus tidak dipandang sebagai bagian dari, atau sebagai pengganti terhadap, catatan akuntansi klien. Auditor harus menerapkan prosedur memadai untuk menjaga keamanan kertas kerja dan harus menyimpannya dalam periode yang dapat memenuhi kebutuhan praktiknya dan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku mengenai penyimpan dokumen.
Fungsi dan Sifat Kertas Kerja

Fungsi dan Sifat Kertas Kerja

Fungsi dan Sifat Kertas Kerja

Fungsi dan Sifat Kertas Kerja

Fungsi dan Sifat Kertas Kerja

Kertas kerja adalah catatan-catatan yang diselenggarakan oleh auditor tentang prosedur audit yang ditempuhnya, pengujian yang dilakukannya, informasi yang diperolehnya, dan simpulan yang dibuatnya sehubungan dengan auditnya. Contoh kertas kerja adalah program audit, analisis, memorandum, surat konfirmasi, representasi, ikhtisar dari dokumen-dokumen perusahaan, dan daftar atau komentar yang dibuat atau diperoleh auditor. Kertas kerja dapat pula berupa data yang disimpan dalam pita magnetik, film, atau media yang lain.
Auditor harus membuat dan memelihara kertas kerja, yang isi maupun bentuknya harus didesain untuk memenuhi keadaan-keadaan yang dihadapinya dalam perikatan tertentu. Informasi yang tercantum dalam kertas kerja merupakan catatan utama pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh auditor dan simpulan-simpulan yang dibuatnya mengenai masalah-masalah yang signifikan.
Kertas kerja terutama berfungsi untuk:
a) Menyediakan penunjang utama bagi laporan auditor, termasuk representasi tentang pengamatan atas standar pekerjaan lapangan, yang tersirat ditunjukkan dalam laporan auditor dengan disebutkannya frasa “berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia”.
b) Membantu auditor dalam pelaksanaan dan supervisi audit.
Faktor yang mempengaruhi pertimbangan auditor mengenai kuantitas, bentuk, dan isi kerta kerja untuk perikatan tertentu mencakup:
a) Sifat perikatan auditor.
b) Sifat laporan auditor.
c) Sifat laporan keuangan, daftar, dan keterangan yang perlu bagi auditor dalam pembuatan laporan.
d) Sifat dan kondisi catatan klien.
e) Tingkat risiko pengendalian taksiran.
f) Kebutuhan dalam keadaan tertentu untuk mengadakan supervisi dan review atas pekerjaan yang dilakukan para asisten.
SERTIFIKAT DEPOSITO

SERTIFIKAT DEPOSITO

SERTIFIKAT DEPOSITO

SERTIFIKAT DEPOSITO

SERTIFIKAT DEPOSITO

SERTIFIKAT DEPOSITO : simpanan pihak lain dalam bentuk sertifikat yang dapat dipindah tangankan/atas unjuk
Pengakuan :
-transaksi diakui sebesar nilai nominal yang tercantum dalam SD
-setoran tunai diakui sebesar nilai nominal dikurangi bunga dibayar dimuka(diskonto). setoran kliring diakui setelah efektif
-diskonto diamortisasi secara porposional selama jangka waktu SD
penyajian :
-SD disajikan sebesar jmlah nominal dikurangi sengan diskonto yang belum diamortisasi
JURNAL
1.pada saat penerimaan setoran
kas/rekening
giro/tabungan/deposito
2.pada saat penarikan
giro/tabungan
kas/rekening
3.penarikan dposito jatuh tempo
deposito
kas/rekening
4.pengakuan beban bunga giro/tabungan
beban jasa giro/bunga tabungan/deposito
jasa giro/bunga tabungan/deposito ymh dibayar
5.pembayaran jasa giro/bunga tabungan
jasa giro/beban bunga tab ymh dibayar
giro/tabungan
6.pembayaran bungan deposito
beban bunga deposito ymh dibayar
kas/rekening
7.penerbitan sertifikat deposito
kas/rekening
bunga dibayar dimuka
sertifokat deposito
8.amortisasi bunga dibayar dimuka SD
beban bunga SD
bunga dibayar dimuka
SIMPANAN

SIMPANAN

SIMPANAN

SIMPANAN

SIMPANAN

simpanan : yang dipercayakan oleh masyarakat diluar bank kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana
produk simpanan dinilai sbb:
-giro dinilai sebesar kwajiban bank kpda pmegang giro
-tabungan dinilai sebesar jml kwajiban bank kpda pmillik tabungan
-deposito dinilai sebesar jmlh pokok deposito yang tercantum dlm prjanjian bank dan nasabah
-sertifikat deposito dinilai sebesar nilai nominal dikurangi saldo bunga dibayar dimuka, selisih antara jmlah tunai yang diterima dan nilai nominal dinilai sebagai bunga dibayar dimuka dan diamortisasi selama jangka waktu sertifikat deposito
GIRO : simpanan pihak lain pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, kartu atm, sarana perintah pembayaran lain, atau pemindahbukuan
Pengakuan :
-transaksi giro diakui sebesar nominal penyetoran atau penarikan
-setoran tunai diakui saat uang diterima. setoran giro kliring diakui setelah efektif
-bank dapat memberikan jasa giro.
Penyajian:
-saldo giro disajikan sebesar kewajiban kepada giran
-saldo debet disajikan sbg bagian dri pos kredit
TABUNGAN : simpanan pihak lain kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakuakn menurut syarat tertentu yang disepakati
pengakuan:
-transaksi diakui sebesar nominal penyetoran atau penarikan
-setoran tunai diakui saat uang diterima, setoran kliring diakui setelah efektif
-bank memberikan bunga tabungan
Penyajian :
-saldo tabungan disajikan sebesar jmlh kewajiban bank kepada pemilik tabungan
DEPOSITO : simpanan pihak lain kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakuan pada waktu tertentu menurut perjanjian bank dengan nsabah
Pengakuan :
-transaksi diakui sebesar nilai nominal yang tercantum dalam bilyet deposito atau sebesar yang diperjanjikan
-setoran tunai diakui saat uang diterima, setoran kliring diakui setelah efektif
-bank memeberikan bunga deposito
penyajian :
-saldo deposito di sajikan sebesar jumlah nominalnya atau sebesar kewajiban bank yang diperjanjikan
-kewajiban bunga deposito yang blm jatuh tempo disajikan dlm akun bunga ymh dibayar
KEWAJIBAN SEGERA

KEWAJIBAN SEGERA

KEWAJIBAN SEGERA

KEWAJIBAN SEGERA

KEWAJIBAN SEGERA

kewajiban segera : kewajiban bank kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi amanat atau perjanjian yang ditetapkan sebelumnya.

kewajiban segera terdiri dari:
-penrimaan pajak termasuk potongan pajak yang masih harus disetor
-saldo rek tabungan dan giro yang sudah ditutup namun belum diambil olh pmilik rek
-dana yang diterima dri pmrntah/bank lain/pnydia dana lainnya namun belum disalurkan kpda debitur pnrima kredit
-dana transfr/kiriman uang masuk/keluar
-bunga yg sdah jtuh tempo dari deposito namun belum diambil nasabah
-setoran jaminan tunai/margin deposit yang telah jatuh tempo
JURNAL
1.transfer/kiriman uang
*pada saat diterima kiriman uang ke bank lain
kas/rekening
kewajiban segera-kiriman uang
*pembayaran kiriman uang
kewajiban segera-kiriman uang
kas/rekening
2.titipan pajak nasabah
*terima dana untk pnytoran pajak
kas/rekening
kewajiban segera-pajak nasabah
*saat kewajiban pajak disetor ke kkpn
kewajiban segera-pajak nasabah
kas/rekening
3. bunga yng sdah jtuh tmpo dri deposito
*pda saat pngakuan beban bunga deposito
beban bunga deposito
beban bunga deposito ymh dibayar
*pda ssat bunga dposito sdh jatuh tempo tpa blm diambil nasabah
beban bunga deposito ymh dibayar
kwjiban sgera-bunga deposito jatuh tempo
*pda saat bunga diambil nasabah
kwajiban segera-bunga deposito jtuh tempo
kas/rekening
4.penutupan rekening giro/tabungan
*pnutupan rekening giro olh nasabah atau bank
giro/tabungan
kwajiban segera-penutupan rekening
*pda saat pnylesaian pnutupan rekening
kewajiban sgera-pnutupan rekening
kas/rekening
Laporan Likuiditas Aktiva Produktif

Laporan Likuiditas Aktiva Produktif

Laporan Likuiditas Aktiva Produktif

Laporan Likuiditas Aktiva Produktif

Laporan Likuiditas Aktiva Produktif

Aktiva diartikan sebagai jasa yang akan datang dalam bentuk uang atau jasa mendatang yang dapat ditukarkan menjadi uang (kecuali jasa-jasa yang timbul dari kontrak yang belum dijalankan kedua belah pihak secara sebanding) yang didalamnya terkandung kepentingan yang bermanfaat yang dijamin menurut hokum atau keadilan bagi orang atau sekelompok orang tertentu. Aktiva juga diartikan sebagai manfaat ekonomi yang sangat mungkin diperoleh atau dikendalikan oleh entitas tertentu pada masa mendatang sebagai hasil transaksi atau kejadian masa lalu (Marianus Sinaga, 1997).
Dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) pada bagian kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan, manfaat ekonomi masa depan yang terwujud dalam aktiva adalah potensi dari aktiva tersebut untuk memberikan sumbangan, baik langsung maupun tidak langsung, arus kas dan setara kas kepada perusahaan. Potensi tersebut dapat berbentuk sesuatu yang produktif dan merupakan bagian dari aktivas operasional perusahaan. Mungkin pula berbentuk sesuatu yang dapat diubah menjadi kas atau setara kas atau berbentuk kemampuan untuk mengurangi pengeluaran kas, seperti penurunan biaya akibat penggunaan proses produksi alternatif. Sesuai dengan namanya aktifa produktif (earning assets) adalah aktiva yang menghasilkan kontribusi pendapatan bagi bank.

Laporan Komitmen dan Kontigensi

Komitmen dan Kontinjensi harus disajikan sedemikian rupa sehingga apabila dikaitkan dengan pos-pos aktiva dan pasiva neraca dapat menggambarkan posisi keuangan secara wajar. Komitmen dan Kontinjensi merupakan transaksi yang belum mengubah posisi aktiva dan pasiva bank pada tanggal laporan, tetapi harus dilaksanakan oleh bank apabila persyaratan yang disepakati dengan nasabah telah terpenuhi. Komitmen dan Kontinjensi dapat berupa tagihan atau kewajiban bank. Komitmen dan kontinjensi tersebut dapat dalam bentuk mata uang rupiah atau asing.

Komitmen
Komitmen adalah suatu perikatan atau kontrak berupa janji yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak dan harus dilaksanakan apabila persyaratan yang disepakati bersama dipenuhi. Jenis komitmen yang lazim antara lain :
1. Fasilitas pinjaman yang diterima
Yaitu fasilitas pinjaman yang diterima oleh bank dari bank lain atau pihak lain dan belum digunakan pada tanggal laporan. Fasilitas yang diterima disajikan sebesar sisa fasilitas yang belum ditarik oleh bank.
2. Fasilitas yang diberikan
Adalah fasilitas kredit yang telah disetujui oleh bank dan diberikan kepada nasabah dan masih berlaku digunakan oleh nasabah. Fasilitas yang diberikan sebesar sisa komitmen yang belum ditarik.
3. Kewajiban pembelian aktiva bank yang dijual dengan syarat repo
Adalah kewajiban bank untuk membeli kembali aktiva bank pada waktu tertentu yang dijanjikan. Kewajiban disajikan sebesar nilai pembelian yang disepakati bank dengan nasabah.
4. L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan
Adalah Pemberian jaminan dalam bentuk penerbitan L/C yang tidak dapat dibatalkan dalam rangka ekspor impor lalu lintas perdagangan. Disajikan sebesar nilai L/C yang belum direalisasi.
5. Ekseptasi wesel impor atas dasar L/C berjangka
Adalah jaminan dalam bentuk panandatanganan terhadap wesel-wesel impor atas dasar L/C berjangka. Disajikan sebesar nilai wesel yang diaksep.
6. Transaksi valus yang belum diselesaikan.
Adalah Jumlah transaksi valus tunai yang belum diselesaikan pada tanggal laporan.
7. Transaksi valus berjangka
Adalah saldo tagihan yang timbul dari transaksi valus berjangka wajib dilaporkan dalam komitmen dan kontinjensi . Dijabarkan dalam mata uang rupiah sesuai kurs pada tanggal laporan.

Baca Juga :

Laporan Rugi Laba Bank

Laporan Rugi / Laba Bank

Laporan Rugi / Laba Bank

Laporan Rugi Laba Bank

Laporan Rugi Laba Bank

Laporan rugi/laba (income statement) merupakan laporan yang menggambarkan jumlah penghasilan atau pendapatan dan biaya dari suatu perusahaan pada periode tertentu. Ada dua pendekatan sebagai dasar dalam dan menggolongkan, serta mengikhtisarkan transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan, kedua pendekatan itu adalah :

• Dasar Tunai (Cash Basis) : Suatu sistem yang mengakui penghasilan pada saat uang tunai diterima dan mengakui beban pada saat mengeluarkan uang tunai. Metode ini cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, karena mentode ini kurang tepat untuk mengakui laba atau rgi laba pada periode tertentu.
• Dasar Waktu (Akrual Basis) : Yaitu suatu sistem yang mengakui pendapatan pada saat terjadinya transaksi, walaupun sudah atau belum menerima uang tunai dan mengakui beban pada saat terjadinya transaksi walaupun sudah atau belum mengeluarkan uang tunai. Metode ini sangat tepat untuk perusahaan yang melakukan transaksi secara kredit, karena laporan laba-rugi akan mencerminkan kondisi yang benar selama satu periode tertentu.
Dalam laporan laba-rugi, terdapat tiga rekening (akun) yang perlu dipahami dengan jelas, yaitu:
• Pendapatan : Adalah penghasilan yang timbul dari pelaksanaan akitivitas perusahaan yang biasa (reguler) dan dikenal dengan sebutan yang berbeda-beda, seperti; penjualan, penghasilan jasa (fee), bunga, deviden, royalti dan sewa.
• Beban : Adalah pengorbanan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas yang biasa (reguler), seperti beban pokok penjualan, beban gai, beban sewa, beban penyusutan aset tetap, beban asuransi, beban pajak, beban kerugian piutang, beban perlengkapan.
• Laba / Rugi : Laba terjadi bila pendapatan lebih besar dari beban-beban yang terjadi, sebaliknya rugi terjadi bila pendapatan lebih kecil dari pada beban-beban yang terjadi.
Untuk perusaahaan jasa, meliputi pendapatan atau penghasilan, beban operasi, laba operasi, pendapatan lain-lain, beban lain-lain, laba bersih, pajak penghasilan, laba bersih setelah pajak.

Dalam laporan laba-rugi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
• Pendapatan; hasil dari pemberian jasa yang diberikan kepada pelanggan yang merupakan mata usaha pokok dan normal perusahaan. Misalnya; untuk perusahaan konsultan, maka pendapatannya berasal dari fee yang diberikan oleh pelanggan. Pendapatan salon kecantikan adalah ongkos yang pelayanan salon kepada pelanggannya, pendapatan rental komputer adalah sewa yang dibayar oleh pelanggan.
• Beban operasi, semua beban yang dikeluarkan atau terjadi dalam hubungannya dengan aktifitas operasi perusahaan. Misalnya; beban telepon, beban listrik dan telepon, beban rapat, beban suplies, beban penyusutan.
• Laba operasi, merupakan selisih antara pendapatan dan beban operasi, sedangkan
pendapatan dan beban lain-lain merupakan pendapatan diluar pendapatan pokok perusahaan, seperti pendapatan bunga. Beban lain-lain adalah beban yang tidak berkaitan dengan kegiatan operasi pokok perusahaan, seprti rugi penjualan aset tetap dan beban bunga.
• Laba bersih sebelum pajak, merupakan hasil pengurangan labs operasi dengan pendapatan dan beban lain-lain di luar operasi dan laba bersih setelah pajak yaitu pendapatan bersih perusahaan baik yang berasal dari kegiatan operasional perusahaan maupun non operasional, setelah dikurangi pajak penghasilan.

Sumber : https://synthesisters.com/