Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia

Sejak lahir kita sudah mengenal bahasa. Bahkan kita menggunakannya setiap hari untuk berkomunikasi. Karena kita ada di Indonesia, maka kita menggunakan Bahasa Indonesia dan terkadang bahasa daerah asal kita masing-masing, atau yang disebut bahasa ibu. Tapi, apakah kita tahu fungsi bahasa? Apa kita juga tahu kedudukan Bahasa Indonesia itu sendiri?

Fungsi :

1. Sebagai sarana atau alat untuk ekspresi diri.

Dengan bahasa, kita dapat memberikan ide dengan jelas dan dapat dimengerti oleh yang lain.

2. Sebagai alat komunikasi.

Kita menggunakan bahasa setiap hari untuk berkomunikasi dengan orang di sekitar kita. Coba bayangkan jika tidak ada bahasa, mungkin kita hanya akan diam sepanjang hari karena tidak dapat berbicara dengan orang lain. Atau keadaan akan kacau akibat kesalah-pahaman karena pesan yang dimaksud tidak tersampaikan karena tidak ada bahasa.

3. Membantu dalam adaptasi dan integrasi.

Adaptasi : Menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Ketika kita sedang berada di daerah yang bahasanya tidak kita mengerti, maka kita dapat menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi dengan warga setempat.

Integrasi : Pemersatu.

Indonesia memiliki beraneka ragam bahasa daerah. Jika masyarakat hanya menggunakan bahasa daerah mereka masing-masing untuk berkomunikasi, pesan yang mereka maksud takkan pernah tersampaikan karena mereka tidak mengerti apa yang dibicarakan satu sama lain. Karena itulah Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dibutuhkan untuk integrasi warga. Meskipun berasal dari asal daerah yang berbeda, dengan menggunakan Bahasa Indonesia seluruh warga dapat berkomunikasi dengan lancar dan tidak terjadi kesalah-pahaman antara mereka akibat miskomunikasi.

4. Sebagai alat kontrol sosial.

Untuk mengontrol sikap, tingkah laku, dan tata krama warga Indonesia.

Misalnya, tulisan “Buanglah sampah pada tempatnya” bertujuan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah mereka sembarangan. Tapi tulisan tersebut lebih sering hanya menjadi hiasan dinding karena banyak masyarakat yang tidak mematuhinya. Selain bahasa, dibutuhkan kesadaran masyarakat sendiri dalam melakukannya.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Pemprov Tingkatkan Perhatian pada Sekolah Swasta

Pemprov Tingkatkan Perhatian pada Sekolah Swasta

Pemprov Tingkatkan Perhatian pada Sekolah Swasta

Pemprov Tingkatkan Perhatian pada Sekolah Swasta

Pemprov Tingkatkan Perhatian pada Sekolah Swasta

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengukuhkan pengurus Forum Kepala Sekolah SMA

(FKSS) Swasta Jawa Barat di Hotel Topas Galeria, Jalan Dr. Djunjunan No.153, Cicendo, Kota Bandung, Selasa dan Rabu (12-13/12/17). Acara tersebut  dihadiri sekitar 268 pengurus FKSS kabupaten/kota seluruh Jawa Barat.Dalam sambutan dan arahan kepada kepala sekolah, Aher mengatakan ingin meningkatkan perhatian pemerintah khususnya pemerintah provinsi Jawa Barat, khususnya sekolah swasta. Perhatian ini berupa bantuan anggaran untuk meningkatkan kualitas sekolah swasta.

“Kami ingin mendorong, supaya perhatian pemerintah khususnya pemerintah provinsi Jabar kepada SMA/SMK/SLB swasta semakin meningkat. Kalau ada anggaran, saya ingin BOS atau PMU (red-untuk sekolah swasta)  dianggarkan,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Pengukuhan dan Rapat Kerja FKSS Jawa Barat, Iding Sunardi menjelaskan,

peresmian pengurus oleh Gubernur Jawa Barat merupakan momen yang ditunggu-tunggu selama ini. Menurutnya, tujuan dibentuk FKSS adalah untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah akan kesetaraan sekolah swasta dan sekolah negeri yang dirasa masih belum sama.

“Perlunya pengakuan dari pemerintah terhadap sekolah swasta yang sama-sama dengan sekolah negeri, mendidik anak bangsa,” jelasnya.

Setelah pengukuhan, acara dilanjutkan dengan rapat kerja dan pemberian materi dengan tema

Peran Strategis Kepala Sekolah SMA Swasta dalam Peningkatan Mutu. Narasumber yang hadir yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  Drs. Wastandar serta Sekjen Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), Zulkarnaen.

“Selain pengukuhan yaitu pemberian materi yang berhubungan dengan peningkatan kualitas kepala sekolah, pembicaranya ada dua dan berhubungan dengan kualitas (sekolah),” ujar Iding.

 

Baca Juga :


Sebanyak 4.168 Sekolah di Jabar Lulus Akreditasi

Sebanyak 4.168 Sekolah di Jabar Lulus Akreditasi

Sebanyak 4.168 Sekolah di Jabar Lulus Akreditasi

Sebanyak 4.168 Sekolah di Jabar Lulus Akreditasi

Sebanyak 4.168 Sekolah di Jabar Lulus Akreditasi

Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAP S/M) Provinsi Jawa Barat, menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Hasil Akreditasi Tahun 2017 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang 25 No.123 Bandung. Acara yang dilaksanakan selama dua hari tersebut (27-28/11/17), dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi, Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), Abdul Mu`ti, 54 orang Unit Pelaksana Akreditasi Se-Jawa Barat, serta 15 orang anggota BAP S/M.

Ketua BAP S/M Udin Syaefudin Saud menuturkan, pihaknya telah melakukan rapat akreditasi secara bertahap. Tahap pertama adalah untuk sekolah yang didanai BPBN, dan tahap kedua adalah untuk sekolah yang  didanai APBD satu dan dua.

“Sebanyak 4172 sekolah di Jabar dilakukan akreditas, hasilnya terdapat empat sekolah yang tidak terakreditasi yaitu satu SD, satu SMA Negeri, dan dua SMK Swasta. Jadi total semua yang terakreditasi, 4168 sekolah,” ujarnya.

Akreditasi sekolah/madrasah, kata Udin, dibagi menjadi tiga level. Terdapat delapan standar yang dinilai dalam akreditasi tersebut. Akreditasi ini dinilai dengan sistem komputer dari hasil evaluasi sekolah dengan assessor. Kemudian, data dimasukan ke sistem dan diolah untuk mendapatkan hasil.

“Dari delapan standar tersebut, ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sekolah. Kalau

terpenuhi maka akan muncul skor. Misalkan saja kalau akreditasi C maka skor yang didapat sekitar 71 hingga 80. Kalau akreditasnya B, maka skornya 81 hingga 90. Terakhir, untuk akreditasi A maka skornya 91 sampai 100. Jika dibawah nilai 71 maka sekolah itu tidak lulus akreditasi,” jelas Udin.

Untuk empat sekolah yang tidak lulus akreditasi, menurutnya tidak perlu khawatir. Pihak sekolah tetap bisa mengajukan akreditasi kembali di tahun depan. Kepada sekolah yang tidak terakreditasi, Udin menjelaskan, BAP S/M akan menyampaikan SK mana saja persyaratan yang belum terpenuhi. Selain itu, sekolah tersebut akan mendapatkan prioritas jika sudah memenuhi syarat.

“Sekolah harus mampu menghitung sendiri syaratnya, sebab standarnya jelas. Ada delapan standar, dimulai dari standar isi, standar proses, standar lulusan, standar GTK, standar pembiayaan, standar sarana prasarana, dan lainnya,” jelas Udin.

Ia menambahkan, pembagian sertifikat akreditasi akan dimulai pada 15 Desember 2017.

Penyerahan sertifikat akan dibagi sesuai dengan porsinya masing-masing. Untuk  SMA/SMK diberikan ke dinas provinsi, SD dan SMP diberikan ke kabupaten/kota, dan untuk MI diberikan ke Kementrian Agama (Kemenag).

“Langsung kami dibagikan, sebab saat ini sertifikatnya begitu diumumkan sudah siap, sekarang masih dalam proses penulisan. Tidak akan ada keterlambatan seperti tahun-tahun lalu,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi menambahkan, hasil akreditasi ini

merupakan hasil yang independen dan benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan secara nyata. Selain itu, menurutnya tidak ada perbedaan akreditasi antara negeri dan swasta.

“Sehingga masyarakat bisa memilih mau bersekolah di sekolah dengan akreditasi apa. Selain itu, kami yakin hasil dari jerih payah BAP S/M menggambarkan kondisi objektif di lapangan,” tandasnya,

 

Sumber :

https://sam-worthington.net/sejarah-berdirinya-youtube/


Peringatan Hari Sumpah Pemuda Pemuda Harus Mampu Bersaing Global

Peringatan Hari Sumpah Pemuda : Pemuda Harus Mampu Bersaing Global

Peringatan Hari Sumpah Pemuda : Pemuda Harus Mampu Bersaing Global

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Pemuda Harus Mampu Bersaing Global

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Pemuda Harus Mampu Bersaing Global

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Ahmad Hadadi membuka Festival Pelajar Berbudaya

dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 21 Bandung, Jalan Rancasawo No.74, Margasari, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11/2017).

Dalam sambutannya, ia memaparkan tentang perbedaan komitmen pemuda kini dan pada jaman dahulu. Menurutnya, pemuda masa kini harus memiliki tekad dan komitmen untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggulan yang dapat bersaing dengan negara lain.

“Jika dahulu Sumpah Pemuda diartikan sebagai suatu komitmen dan semangat para pemuda

dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia, kini tekad dan komitmen pemuda adalah untuk memajukan Indonesia agar dapat bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Hal senada pun disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 21 Bandung, Santy Kurnia Dewi. Ia menyebutkan tujuan acara ini adalah untuk mewadahi pengembangan diri para siswa, serta ajang silaturahmi dan menjalin persaudaraan tanpa melihat perbedaan. Festival ini terdiri dari dua kegiatan besar, yaitu Salikur Mojang dan Jajaka (Samoka) SMAN 21 dan kegiatan Bulan Bahasa yang di dalamnya terdapat berbagai macam perlombaan.

“Ada 2 kegiatan besar yaitu Samoka kegiatan Salikur Mojang dan Jajaka SMAN 21, yang nantinya akan menjadi Duta Budaya SMAN 21. Kegiatan kedua adalah Bulan Bahasa dimana ada beberapa perlombaan baik internal yakni siswa SMAN 21 sendiri, maupun peserta eksternal yang berasal dari sekolah lain,” katanya.

Kegiatan festival ini, menampilkan berbagai kesenian dan bakat para siswa dari  ekstrakurikuler

dengan tema budaya nusantara. Salah satunya adalah budaya sunda. Kebudayaan yang diangkat dimulai dari Upacara Adat, Calung, Sisingaan,  Angklung, Tarian Sunda dan juga beberapa tarian tradisional lainya.

“Selain itu juga ada bazar yang merupakan hasil karya pembelajaran pendidikan kewirausahaan, yang diikuti oleh seluruh kelas dan dilombakan,” pungkas Santy.

 

Sumber :

https://sam-worthington.net/doa-selamat-dunia-akhirat/

Teori dan Hipotesis Penelitian

Teori dan Hipotesis Penelitian

Teori dan Hipotesis Penelitian

Teori dan Hipotesis Penelitian

Teori dan Hipotesis Penelitian

Definisi teori

Dalam dunia ilmu, orang kadang sulit membedakan antara teori dan kenyataan.seorang ilmuwan dalam mencari pengetahuan bukan hanya mencari fakta atau kenyataan, akan tetapi berusaha menemkan dalil-dalil. Dengan dalil tersebut, seorang ilmuwan dapat melakukan peramalan rangkaian peristiwa berikutnya. Dalil-dalil yang tersusun secara sistematis yang ditemukan inilah yang pada akhirnya merupakan teori.

Teori oleh para pakar, kadang berbeda dalam merumuskannya. Menurut Marzuki(2003), teori adalah prinsip-prinsip umum yang ditarik dari fakta-fakta;mungkin juga berupa dugaan yang menerangkan sesuatu,seperti teori atom, evolusi, gravitasi dan sebagainya dari definisi tersebut, dapat dinyatakan bahwa :

Teori merupakan prinsip-prinsip umum, bukan spekulasi

Teori ditarik dari fakta/fenomena yang belaku, oleh karena itu teori dan fakta saling berhubungan

Teori merupakan dugaan yang menerangkan sesuatu, karena itu peneliti sangat berkepentingan dengan teori dan fakta

Sedangkan menurut kerlinger(1985),teori merupakan suatu rangkaian construct atau konsep (concept), definisi (definition), dan proposisi(proposition) yang menggambarkan fenomena secara sistematis melalui penentuan hubungan antar variabel dengan tujuan unuk menjelaskan dan memprediksi fenomena alam.

Bertolak dari konsep di atas, terdapat tiga hal pokok yang terungkap dalam definisi teori, yakni:

Elemen teori terdiri atas: konstruk,konsep, definisi dan proposisi

Elemen-elemen teori memberikan gambaran sistematis mengenai fenomena melalui penentuan-penentuan hubungan antar variabel.

Tujuan teori adalah untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena alam.

Dari keterangan di atas, ada beberapa komponen yang berhubungan dengan teori, yakni :konstruk, konsep, fenomena dan variabel.hubungan antara teori, konstruk, konsep, fenomena dan variabel, baik di lihat dari bagaimana lahirnya teori, dan bagaimana menjelaskan variabel-variabel penelitian, dapat dijelaskan melalui bagan dalam gambar 4.1 dan 4.2.

Sumber : https://jalantikus.app/

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Yuwanza Ramadhan Raih Medali Perak di European Physics Olympiad 2019

Siswa asal Jawa Barat menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Dia adalah Yuwanza Ramadhan, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Depok. Ia berhasil menyabet medali perak dalam ajang bergengsi European Physics Olympiad (EuPhO) 2019. Prestasi yang ia capai sungguh mengagumkan karena ajang ini diikuti 35 negara dengan 250 delegasi dari berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, Yuwanza harus melalui beberapa tahapan dalam mengikuti kompetisi ini. Di

antaranya, fisika eksperimen dan fisika teori yang digelar selama 5 jam, dengan mengerjakan 5 soal teori dan soal eksprimen berjumlah 2, dengan bobot nilai 20. Sedangkan tema eksperimen yang diangkat adalah mekanika, elektrodinamika, dan hidrostatik.

“Mengerjakan soal olimpiade fisika sebenarnya hampir sama dengan pelajaran di sekolah. Namun, soal di EuPho 2019 dibuat merata dengan tingkat kesulitan cukup tinggi,” ujar Yuwanza saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Perjalanan Yuwanza dalam mengikuti ajang internasional tersebut tidaklah mudah. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi terlebih dahulu. Mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, nasional hingga internasional. Selain itu, ia pun mengikuti pelatihan secara nasional dengan beberapa peserta lainnya.

Sekolah pun mendukung perjuangan Yuwanza. Di antaranya, dengan memberikan pembinaan

serta pelatihan mengerjakan soal-soal Olimpiade Sains Nasional (OSN) berskala nasional dan internasional dengan menggunakan bahasa Inggris. “Sehingga, saya tidak punya kendala dengan bahasa karena telah terbiasa mengerjakan soal-soal dalam bahasa Inggris,” tuturnya.

Selain mendapat dukungan sekolah, siswa kelahiran Palembang, 6 Desember 2001 ini juga

mendapat dukungan penuh orang tua.

“Motivasi saya mengikuti kompetisi ini karena saya benar-benar ingin mendalami ilmu fisika serta ingin membanggakan orang tua dan sekolah,” ungkapnya.**

 

Baca Juga :

 

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud: Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud: Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Mendikbud Tak Ada Toleransi bagi Praktik Kecurangan PPDB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menegaskan tidak akan menoleransi praktik-praktik kecurangan yang terjadi di sekolah, khususnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia mengimbau semua pihak agar menjaga pendidikan tetap bersih.

“Kita tidak menoleransi praktik-praktik tidak baik di sekolah. Lembaga pendidikan secara umum, sekolah secara khusus,” tegas Mendikbud, Senin (15/7/2019) seperti dilansir dari laman

Demi masa depan anak, Mendikbud mengimbau orang tua untuk tidak melakukan praktik

kecurangan. “Saya imbau orang tua jangan coba-coba main belakang hanya agar anaknya masuk ke sekolah yang dia anggap bagus. Karena, dampaknya pasti tidak bagus untuk anak,” imbau Muhadjir.

Dampak tersebut, lanjut Mendikbud, yakni sanksi sosial yang diterima siswa jika di kemudian hari lingkungan sekitar mengetahui ia masuk sekolah melalui cara-cara yang tidak sesuai aturan. “Di mata siswa lain juga akan tidak baik. Orang tua harus memerhatikan psikologis anak dengan tidak memaksakan kehendak,” paparnya.

Mendikbud mengimbau semua pihak agar menghindari praktik-praktik kecurangan dan ketidakjujuran. “Pendidikan harus bersih. Bisa dikatakan, pendidikan itu hulu peradaban bangsa ini. Kalau bagian hulu sudah diisi praktik kecurangan dan ketidakjujuran, kita tidak bisa berharap banyak pada akhirnya,” imbuhnya.

Menindaklanjuti 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dewi Sartika menegaskan, pihaknya

telah menindaklanjuti semua permasalahan kecurangan pada pelaksanaan PPDB. Salah satu masalah yang terjadi di Jabar, yakni adanya pemalsuan kartu keluarga (KK). Guna menangani hal tersebut, Disdik Jabar pun bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jabar dan membuat Tim Investigasi Domisili.

“Kita telah memanggil oknum orang tua pendaftar. Namun, yang terperting kita tetap melindungi hak anak. Anak jangan jadi korban dan harus tetap melanjutkan sekolah,” katanya, Kamis (18/7/2019).

Di luar masalah tersebut, Kadisdik mengatakan, pelaksanaan PPDB di Jabar berjalan cukup baik.

Meski demian, pihaknya akan mengevaluasi berbagai pengaduan pasca-PPDB agar pelaksanaan PPDB tahun depan bisa lebih baik.

“Banyak hal yang harus dievaluasi dan diperbaiki. Mulai dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana serta sistem untuk menjalin komunikasi melalui pendekatan kepada masyarakat dan sosialisasi kepada orang tua,” jelasnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/syarat-dan-rukun-shalat/

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Humas Instansi Harus Mampu Berinovasi

Di era keterbukaan informasi dan penetrasi teknologi komunikasi, kehumasan dalam lembaga

pemerintah harus mampu berinovasi.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, saat ini humas harus menyesuaikan diri dengan audiensinya.

“Kalau audiensinya dari hape maka humasnya juga harus bekerja menggunakan hape. Itu yang harus dikembangkan oleh pemimpin daerah hari ini agar bisa berperan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” imbau Gubernur dalam “Malam Penyerahan Piala Humas Jabar Tahun 2019” di Grand Ballroom The Trans Luxury, Jln. Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (9/8/2019).

Gubernur menjelaskan, salah satu ciri masyarakat era digital adalah mampu mengakses dan

mendapatkan informasi dengan cepat. Namun, hal tersebut harus diiringi dengan verifikasi informasi guna meminimalisasi beredarnya informasi atau berita palsu.

“Malam ini juga kita mendorong setiap kabupaten kota untuk membentuk unit anti-hoax,”

tegasnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pemimpin dan perangkat daerah agar mampu menjalin komunikasi dengan baik.

“Musuh terbesar kita saat ini adalah miskomunikasi. Jangan sampai kita terbelah karena itu. Lebih

baik proaktif daripada pasif,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Ia menyatakan, setiap pemimpin daerah dan lembaga pemerintah harus memiliki media sosial.

“Hal tersebut perlu dilakukan untuk menggarap suatu pendekatan yang pas kepada masyarakat,” katanya.

Begitupun yang disampaikan Wakil Bupati Kab. Bandung Barat, Hengky Kurniawan.
Hengky yang mempunyai lebih dari 2 juta followers (pengikut) ini menambahkan, media sosial mempunyai peran positif untuk menampung ide kreatif.

“Peran sosial media cukup besar dalam menampung ide-ide kreatif. Bila dimaksimalkan, tentu akan melahirkan hal-hal yang positif,” pungkasnya.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/

Biografi Jon Bon Jovi

Biografi Jon Bon Jovi

John Francois Bongiovi Jr. atau yang akrab dikenal bersama sebutan Jon Bon Jovi atau John, lahir di Perth Amboy, New Jersey, Amerika Serikat, pada tanggal 2 Maret 1962. Jon Bon Jovi lahir dari pasangan John Bongiovi, Sr.dan Carol Sharkley. Ayah Jon Bon Jovi merupakan seorang tukang cukur yang dulunya adalah anggota angkatan laut dan ibunya juga merupakan mantan angkatan laut yang sesudah masa tugasnya bekerja pada bidang ahli tanaman bunga. John punyai dua saudara yakni Anthony M. Bongiovi, dan Matthew Bongiovi. Ayah John sendiri adalah seorang yang berdarah Italia dan Slovakia namun ibunya berdarah Rusia dan Jerman. John dibesarkan di keluarga Katolik.

Masa kecil Jon dihabiskan bersama menjajakan koran bersama bersama Kakek neneknya di Erie, Pennsylvania. John bersekolah di SMA St Joseph di Metuchen, New Jersey dan lantas tukar ke SMA Sayreville War Memorial di Parlin , New Jersey.

Sejak kecil, John sudah bercita-cita menjadi rocker. Hal ini terlihat dari kebiasaannya menggunakan selagi di klub malam lokal, Ashbury Park, cuma untuk sekedar hang out, mendengarkan musik atau jamming bersama musisi yang tampil.

Jon Bon Jovi menjadi bermain piano dan gitar pada tahun 1975 di kelas tiga belas bersama band pertamanya ‘meruntuhkan’.

John menggunakan lebih dari satu besar masa remajanya untuk bolos sekolah karena pilih musik sebagai gantinya, dan pada akhirnya bermain berhimpun di band-band lokal bersama teman-teman dan juga bersama sepupunya Tony Bongiovi , yang lantas punyai perusahaan rekaman nada populer di New York yakni The Power Station. Akibatnya, catatan akademisnya di sekolah buruk.

Pada tahun 1978 tepatnya selagi John berusia 16 tahun, John lebih sering kembali menggunakan waktunya di klub-klub. Setelah itu ia berhimpun bersama seorang keyboardist bernama David Bryan Rashbaum, yang bermain bersamanya di dalam genreten-piece rhythm dan blues band bernama Atlantic City Expressway. John juga nergabung bersama band bernama The Rest, The Lechers, John Bongiovi, dan Wild Ones.

Pada pertengahan tahun 1982, terlihat dari sekolah dan bekerja paruh selagi di toko sepatu wanita ‘, Jon Bon Jovi menyita pekerjaan di Power Station Studios, rekaman Manhattan sarana di mana sepupunya Tony Bongiovi adalah co-pemilik. Bon Jovi mengakibatkan lebih dari satu demo – juga satu yang diproduksi oleh Billy Squier – dan mengirimnya ke perusahaan rekaman namun gagal untuk mengakibatkan dampak. rekaman profesional pertama nya lead vokal di dalam “R2-D2 Kami Berharap Kau Natal Merry,” yang merupakan anggota dari Natal di album Bintang co sepupunya yang diproduksi.

Pada Juni 1982, John merekam sebuah lagu berjudul “Runaway”. Para musisi di studio yang menolong merekam “Runaway” – dikenal bersama sebutan The All Star Review. The All Star Review beranggotakan gitaris Tim Pierce, keyboardist Roy Bittan, drummer Frankie LaRocka, dan bassist Hugh McDonald. Lalu John pergi ke lebih dari satu perusahaan rekaman, termasukAtlantic Records dan Mercury (PolyGram) , namun sepenuhnya ditolak. John pun mendatangi stasiun radio WAPP 103.5FM “Apple” di New York City . Dia berbicara segera kepada Direktur promosi John Lassman, yang pada akhirnya terima lagu “Runaway” untuk dikategorikan sebagai musik lokal. “Runaway” pun menjadi musik lokal terpopuler. Dari sinilah, Jon Bon Jovi menjadi menulis lagu. Selama tiga tahun, pada 1980 hingga 1983, kurang lebih 50 judul lagu sukses ditulisnya.

Ketenaran lagu Runaway mengakibatkan Jon Bon Jovi tambah yakin bakal cita-citanya. Ia pun menghubungi, David Bryan, keyboardis Atlantic City Expressway. Kedua kawan baik ini punyai niat yang sama, yakni menjadi musisi handal di belantika musik dunia. Meskipun tidak seambisius Jon Bon Jovi, David Bryan sangat menghendaki berkarir di dunia musik. Buktinya, selagi Jon Bon Jovi menghubunginya untuk mengakibatkan band, David segera mengalihkan pendidikannya dari jurusan kedokteraan menjadi jurusan music di Julliard Music School, New jersey.

Pada tahun 1983, John aktif di sebuah kelompok band bernama Scandal sebagai seorang gitaris. Dia juga terlihat di dalam rekaman video Scandal tahun 1983 yakni “Love Got A-Line On You” yang menempati urutan 59 di Amerika Serikat.

Mereka berdua lantas membentuk Jon Bongiovi & The Wild Ones, cikal bakal Bon Jovi. Dengan nama panjang itu, ke-2 calon musisi ini tak capek mengirimkan demo-demo lagunya ke sejumlah perusahaan rekaman hingga ke Los Angeles. Keberadaannya yang cuma berdua itu menghambat untuk melaju ke dapur rekaman, karena sebuah band dianggap tak sempurna terkecuali cuma punyai dua personil. David dan John pun menjadi melacak personil baru, hingga pada akhirnya bersua bersama drummer Frankie & The Knockouts, Tico Torres.

Bergabungnya Tico Torres, mengakibatkan cara Jon Bon Jovi dan David Bryan tambah mantab untuk membentuk formasi band yang bakal masuk dapur rekaman. Jelas saja, karena Tico Torres mengusulkan seorang basis Jersey, bernama Alec John Such. Menurutnya, permainan Alec sangat cocok bersama tipe bermusik Jon Bon Jovi. Tico menegaskan bahwa dirinya menganal betul permainan Alec John Such, karena dulu main bareng di Phantom’s Opera.

Untuk membentuk sebuah band rock, John masih perlu seorang gitaris. Akan tetapi, di tak berkenan tergesa-gesa. Sementara, ia cuma mengajak seorang tetangga rumahnya bernama Dave Sabo, yang kelak menjadi gitaris Skid Row.

Alasan Jon Bon Jovi merekrut Dave Sabo, sebagai gitaris tanpa audisi, adalah tersedia tawaran manggung di dalam konser para pendukung album kompilasi radio WAPP. Dan, lagu Runaway mereka bawakan bersama mantap sehingga beroleh sambutan cukup antusias dari para penonton. Meskipun demikian, Jon Bon Jovi masih belum bisa terima Dave Sabo sebagai gitaris tetap, lantaran umurnya masih sangat muda.

Kelima orang di dalam formasi ini sangat sempurna, sehingga tak heran terkecuali bisa masuk dapur rekaman Derek Shulman bersama PolyGram-nya. Mereka cuma perlu tiga tahun, sejak terbentuk, untuk menggapai puncak karir tinggi di blantika musik dunia.

Setelah band ini menjadi bermain menampilkan dan membuka untuk bakat lokal, mereka menarik perhatian eksekutif rekaman Derek Shulman, yang menandatangani mereka ke Mercury Records dan yang merupakan anggota dari perusahaan PolyGram. Karena Jon Bon Jovi menghendaki nama grup, Pamela Maher, seorang kawan Richard Fischer dan seorang karyawan Doc McGhee, menganjurkan mereka menyebut diri mereka Bon Jovi, mengikuti semisal yang populer lainnya dua band kata layaknya Van Halen. Nama ini dipilih bukan asli dari gagasan Johnny Electric. petunjuk Pamela nama disambut bersama antusias kecil, namun dua tahun lantas mereka memukul grafik di bawah nama itu. Cover art untuk Runaway.

Album pertama kelompok musik rock, Bon Jovi dinamai Bon Jovi. Album ini dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album yang menghasilkan hits Runaway dan She Don’t Know Me ini menggapai penghargaan gold platinum karena sukses terjual tidak cukup lebih 500 ribu keping.

Dengan pertolongan manajer baru mereka Doc McGhee mereka merekam debut album band ini, Bon Jovi, yang dirilis pada tanggal 21 Januari 1984. Album ini juga hit pertama band single, “Runaway”, menggapai Top 40 di Billboard Hot 100 diikuti bersama “Dia Don’t Know Me” yang merupakan lagu Mercury diminta merekam John dan juga di album ini sebagai anggota dari kesepakatan
itu.

Sampai selagi ini, lagu yang selalu di jalan satunya yang dulu masuk di dalam album Bon Jovi yang Jon tidak punyai kredit penulisan. Kelompok tersebut mendapatkan diri mereka membuka untuk Scorpions di AS dan untuk Kiss di Eropa. Pada bulan Agustus tahun 1984 band ini mengakibatkan tampilan di Super Rock Festival sebagai tamu privat di Jepang.

Namun, “Runaway” menjadi hit dan Bon Jovi menarik perhatian di Jepang. Bon Jovi mendapat disk emas pertama untuk album pertama mereka di Jepang. Album ini memuncak di # 43 di Billboard 200 album chart di Amerika Serikat dan satu tahun sesudah rilis, itu bersertifikat Emas oleh RIAA.

Setelah merilis album Bon Jovi (1984) dan “7800◦Fahrenheit (1985), mereka merilis album masterpiece, Slippery When Wet (1986) yang laku 10 juta kopi di seluruh dunia. Band ini merilis tiga single “Only Lonely”, “Dalam Dan Out Of Love” dan kidung “Silent Night”. Album ini memuncak di # 37 di Billboard 200 dan Emas bersertifikat di AS Sementara album tidak lakukan dan juga mereka berharap di dalam hal penjualan, hal itu diperbolehkan Bon Jovi untuk terlihat di jalan tur lagi.

Pertunjukan pertama mereka di Jepang sebagai headliner yang sudah ditunaikan segera sesudah rilis album dan delapan memperlihatkan secara total menjadi terjual habis semua, dan album hit Gold Top 5 dan bersertifikat di Jepang.

Pada bulan Mei 1985, Bon Jovi berjudul area di Inggris dan Eropa. 7800 Fahrenheit memuncak di # 28 di Inggris dan # 40 di Jerman. Pada akhir dari tur Eropa, band ini menjadi lari 6-bulan sebesar US tourdates menolong Ratt. Di sedang tur bahwa mereka sukses mengakibatkan tampilan di Jam Texas dan Monster’s Castle Donnington konser Rock di Inggris. Jon Bon Jovi juga lakukan tampilan solo di Farm Aid pertama tahun 1985.

Pada tanggal 29 April 1989, John menikah bersama Dorothea Hurley. Anak pertama mereka, Stephanie Rose lahir pada tanggal 13 Maret 1993, Jesse James Louis lahir tanggal 19 Februari 1995, Jacob Hurley 7 Mei 2002, dan Romeo Jon 29 Maret 2004.

Album-album berikutnya, layaknya New Jersey (1988), Keep The Faith (1992), dan kompilasi Cross Road (1994), meraup keuntungan besar. Nama Bon Jovi pun sangat termahsyur, sehingga selagi Alec John Such terlihat dari formasi pada 1994 tidak begitu merubah eksistensinya. Bahkan, Bon Jovi pun konsisten melahirkan album-album dahsyat, layaknya These Days (1995), Crush (2000), Bounce (2002), dan This Left Feeling Right (2004). “Always” adalah sebuah lagu terpopuler Bon Jovi . Ini dirilis sebagai single dari album mereka tahun 1994, Cross Road dan lantas menjadi single terlaris, bersama satu juta eksemplar terjual di Amerika Serikat dan lebih dari 3 juta di seluruh dunia. Lagu ini menempati posisi 4 di Billboard AS, posisi 2 di Mainstream Top 40 dan juga merupakan hit internasional posisi 1 di Australia, posisi 2 di Inggris dan posisi 4 di Jerman.

Album These Days dibuat tahun 1995, di mana pada tahun itu pula Bon Jovi mengawali World Tour-nya, di mana selagi itu mereka juga meluangkan diri tampil di Jakarta. Sejak album ini, Bon Jovi bermain tanpa Alec John Such sang pencabik bass terdahulu, yang dikeluarkan dari band akibat ketergantungan pada obat terlarang, digantikan oleh Huge McDonald. Album ini menghasilkan lebih dari satu hit layaknya This Ain’t A Love Song dan Lie To Me.

Di sedang perjalan karir band ini, vokalis sekaligus gitaris Bon Jovi, Jon Bon Jovi, dulu punyai proyek solo, yakni album Blaze Of Glory, sountrack film Young Guns II, yang sukses menggapai predikat “The Best Sountrack Album“. Selain itu, pada 1997, Jon Bon Jovi juga mengeluarkan album solo keduanya yang berjudul Destination Anywhere.

Crush adalah album studio ketujuh kelompok musik Bon Jovi yang dirilis pada tanggal 13 Juni 2000. Album ini dibuat sesudah kelompok ini empat tahun vakum (1996-1999) di belantika musik dunia karena anggotanya layaknya Jon Bon Jovi, Richie Sambora, dan David Bryan sibuk mengerjakan album solo mereka. Album Crush berisikan lebih dari satu hit layaknya It’s My Life dan Thank You for Loving Me. Album ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri sudah terjual lebih dari 200 ribu keping.

Pada musim semi tahun 2002, kelompok ini masuk studio untuk mengawali rekaman studio untuk album kedelapan , berjudul, Bouncing. Album ini merupakan impuls buat Amerika Serikat untuk bangkit kembali dari serangan World Trade Center. Album ini juga disebut Bon Jovi, sebagai penyemangat kapabilitas band ini untuk bangkit kembali kembali dan lagi, sepanjang bertahun-tahun. Bounce mewakili Band Bon Jovi untuk kembali ke Bon Jovi yang dulu bersama Richie Sambora bermain gitar sangat terdistorsi, vokal serak oleh Jon, efek keyboard dan piano oleh David Bryan dan drum Tico Torres booming oleh. Single pertama dari album “Everyday”, dinominasikan pada Grammy Awards tahun 2003 untuk Best Pop Performance oleh Duo atau Grup bersama Vokal.

Band ini melanjutkan Tour Bouncing untuk album ini, di mana mereka mengakibatkan peristiwa sebagai band terakhir yang lakukan koser di Veterans Stadium di Philadelphia sebelum saat dirobohkan. Menyusul akhir Tour Bounce pada bulan Agustus 2003, Bon Jovi mengawali sebuah proyek, awalannya punya niat untuk menghasilkan sebuah album yang terdiri dari pertunjukan live akustik, band ini pada akhirnya lakukan penulisan ulang, pencatatan dan reinventing 12 dari hits terbesar mereka di dalam album yang baru.

Tahun berikutnya, band ini merilis sebuah album yang berjudul 100.000.000 Bon Jovi Fans Can’t Be Wrong. Isi album ini terdiri dari empat CD dikemas bersama 38 lagu yang belum dulu dirilis dan 12 lagu yang langka, dan juga sebuah DVD. Album ini menandai 100 juta album Bon Jovi dan juga memperingati 20 tahun sejak dirilisnya album pertama band ini pada tahun 1984. Pada bulan November 2004 band ini juga dihormati bersama Penghargaan of Merit di American Music Awards.

Pada September 2005, Bon Jovi pada akhirnya merilis album Have A Nice Day yang tidak benar satu lagunya berjudul Who Says You Can’t Go Home, menggapai penghargaan Grammy, yakni “The Best Country Collaboration With Vocal“. Pada 2007, mereka kembali mengakibatkan album berjudul Lost Highway yang kebanyakan lagunya berunsur rock yang ditambah bersama musik country di sana-sini. Nuansa rock di dalam album ini serba tanggung, karena tidak sangat keras, juga tidak sangat pelan. Dalam album ini, Bon Jovi berkolaborasi bersama dua musisi country, yakni Big & Rich dan Le-Ann Rimes. Album ini menghasilkan hits berjudul Make A Memory dan Lost Highway.

Bon Jovi sudah dikenal mengfungsikan tipe yang berbeda di dalam musik mereka, yang termasuk negara untuk tahun 2007 album mereka Lost Highway. Album teranyar mereka, The Circle, dirilis pada tanggal 10 November 2009 di Amerika Serikat. Sepanjang karir mereka, band ini sudah merilis sebelas album studio, tiga album kompilasi dan satu album live, dan sudah terjual 130 juta album di seluruh dunia.

Mereka sudah lakukan lebih dari 2.600 konser di lebih dari 50 negara sepanjang lebih dari 34 juta fans, dan dilantik ke Inggris Music Hall of Fame pada tahun 2006. Sebagai penulis lagu dan kolaborator, Jon Bon Jovi dan Richie Sambora dilantik menjadi penulis lagu Hall of Fame pada tahun 2009. Pada tanggal 28 September 2010, Bon Jovi dinominasikan untuk Rock plus Roll Hall of Fame.

Jon Bon Jovi juga adalah seorang aktor di dalam film Moonlight plus Valentino, The Leading Man, Destination Anywhere Homegrown, Little City, tersedia Looking Back, Row Your Boat, Vampires Los Muertos, U-571, Cry Wolf, National Lampoon yang pucked, dan New Year’s Eve. Dia juga punyai peran pendukung di dalam film Pay It Forward, di mana ia bermain sebagai suami Helen Hunt .

Penampilan serial TV-nya meliputi Sex plus the City, 30 Rock, Las Vegas, The West Wing. Dia juga ikut di dalam film Young Guns II menyadari 1990. Pada tanggal 24 Januari 2011, Jon berperan di dalam film New Year’s Eve, dirilis akhir tahun itu, yang menceritakan John sebagai bintang rock yang sukses yang membuka bersama sifat Katherine Heigl.

Ada yang Aneh dan Unik disetiap tampilan konser Bon Jovy. Yang Jumlah pemirsa wanitanya mendominasi pemirsa pria, padahal biasanya di tiap tiap musik heavy metal, penggemar terbanyak adalah kaum pria.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

Biografi Tri Rismaharini

Biografi Tri Rismaharini

Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya wanita pertama yang menjabat untuk periode 2010-2015. Sebelum menjabat sebagai wali kota, ia menempati posisi sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala DKP sampai wali kota saat ini, Surabaya menjadi kota yang bersih dan asri. Bahkan kota yang mendapat sebutan Kota Pahlawan ini sukses menggapai ulang Piala Adipura 2011 untuk kategori kota metropolitan sesudah lima tahun berturut-turut tak ulang memperolehnya.

Wanita yang akrab disapa bersama nama Risma ini berada di bawah naungan Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia kondang sebagai sosok wanita yang tegas dan tak kenal kompromi dalam menjalankan tugasnya. Bahkan dikarenakan sikapnya tersebut, sebagian pejabat di DPRD pernah mengupayakan untuk mendepak Risma berasal dari jabatan Wali Kota Surabaya. Pada tanggal 31 Januari 2011, Ketua DPRD Surabaya Whisnu Wardhana menggunakan hak angketnya untuk menurunkan Risma berasal dari posisinya sebagai wali kota. Ia beralasan bahwa Risma udah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomer 16/2006 berkenaan prosedur penyusunan hukum daerah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang udah diubah bersama Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Ia dianggap melanggar dikarenakan ia tidak melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam membahas maupun menyusun Peraturan Wali Kota Surabaya (Perwali) Nomor 56 tahun 2010 yang sesuaikan berkenaan perhitungan nilai sewa reklame dan Perwali Nomor 57 berkenaan perhitungan nilai sewa reklame terbatas di kawasan tertentu kota Surabaya yang menaikkan pajak reklame menjadi 25%. Enam berasal dari berasal dari tujuh fraksi politik yang tersedia di dewan, juga PDIP yang mengusungnya, menopang ketentuan ini. Hanya fraksi PKS yang menolak bersama alasan belum cukup bukti dan data. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menilai alasan pemakzulan Risma amat mengada-ada. Ia pun memastikan bahwa Risma selamanya menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Beredar kabar bahwa ketentuan memberhentikan Risma dikarenakan banyaknya kalangan DPRD Kotamadya Surabaya yang tidak suka akan ketentuan Risma menolak keras pembangunan tol tengah Kota Surabaya dan lebih menentukan meneruskan proyek frontage road dan MERR-IIC (Middle East Ring Road) yang akan menghubungkan daerah industri Rungkut sampai ke Jembatan Suramadu via daerah timur Surabaya.

Wanita kelahiran 20 November 1961 ini menjadi salah satu nominasi wali kota terbaik di dunia, 2012 World Mayor Prize, yang digelar oleh The City Mayors Foundation. Ia terpilih dikarenakan segudang prestasi yang udah ia torehkan selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Ia dinilai
berhasil menata kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan penuh taman. Salah satu buktinya adalah pemugaran Taman Bungkul di tengah kota. Dulunya, taman selanjutnya tidak layak disebut taman, namun kini Taman Bungkul menjadi taman terbesar dan kondang di kota Surabaya. Selain itu, ia juga udah berperan besar dalam membangun pedestrian bagi pejalan kaki bersama rencana modern di selama jalan Basuki Rahmat yang lantas dilanjutkan sampai jalan Tunjungan, Blauran, dan Panglima Sudirman dan membawa Surabaya menjadi kota yang terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik pada tahun 2012 versi Citynet atas kesuksesan pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan. Pada Oktober 2013, Kota Surabaya meraih penghargaan tingkat Asia-Pasifik yaitu Future Government Awards 2013 di 2 bidang sekaligus yaitu data center dan inklusi digital menyisihkan 800 kota di seluruh Asia-Pasifik. Di bawah kepemimpinannya pula, ia sukses mengantarkan Surabaya meraih penghargaan Adipura di tahun 2011. Risma menjadi kandidat wali kota terbaik dunia asal Indonesia bersama dua orang lainnya, yaitu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Solo Joko Widodo.

PENDIDIKAN
SMP Negeri X Surabaya (1976)
SMU Negeri V Surabaya (1980)
S-1 Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) (1987)
S-2 Manajemen Pembangunan Kota Surabaya ITS (2002)

KARIR
Kepala Seksi Tata area dan Tata Guna Tanah Bappeko Surabaya (1997-2000)
Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Disbang (2001)
Kepala Cabang Dinas Pertamanan (2001)
Kepala Bagian Bina Bangunan (2002)
Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (2010)
Wali Kota Surabaya (2010-2015)

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :