Galaxy S11 Dikonfirmasi Punya Dukungan Pengisian Daya Cepat 25W

Galaxy S11 Dikonfirmasi Punya Dukungan Pengisian Daya Cepat 25W

Galaxy S11 Dikonfirmasi Punya Dukungan Pengisian Daya Cepat 25W

Galaxy S11 Dikonfirmasi Punya Dukungan Pengisian Daya Cepat 25W

Seperti tradisi yang biasa akan dilakukan oleh Samsung, mereka akan merilis flagship lini Galaxy S

Series di awal tahun. Ya! Pada tahun 2020 yang sebentar lag akan tiba, Samsung diduga kuat akan merilis Galaxy S11 yang merupakan kelanjutna dari Galaxy S10 Series.

Nah! Sejumlah bocoran dan rumor mengenai smartphone ini pun telah ikut meramaikan dunia maya alias internet. Belum lama ini disebutkan bahwa flagship Samsung tersebut akan punya layar dengan refresh rate 120 Hz. Tentu saja, ini bakal menjadi sebuah smartphone unggulan yang menarik untuk kita miliki.

Tidak hanya sampai disitu, bocoran terbaru yang tak kalah menarik adalah dukungan konektivitas

dan terkait dengan pengisi daya cepat. Ya! Seperti yang diungkap dari dokumen sertifikasi 3C di Cina diduga kuat Galaxy S11 dengan nomor model SM-G9860 akan datang dengan kemampuan 5G dan pengisi daya cepat 25W.

Jika Samsung akhirnya benar-benar menerapkan fitur pengisian daya cepat 25W, ini akan menjadi langkah lebih maju dari pengisian 15W yang kita temukan pada Galaxy S10. Ya! Tetapi pengisian daya cepat ini masih kalah cepat dengan yang ada pada Galaxy Note10+ yang mencapai 45W.

Spekulasi lainnya yang juga turut beredar di internet mengatakan bahwa lini Galaxy S11 akan

dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 865 atau Exynos 9830. Ya! Mengenai dukungan chipset yang disematkan tentunya tergantung dengan wilayah penjualan perangkat tersebut. Indonesia biasanya akan dijejali Galaxy S11 dengan chipset Exynos.

Menyangkut dugaan chipset yang bakal dijebloskan ke dalam smartphone ini, rasanya cukup masuk akal. Seperti yang sudah kita dengar, Qualcomm di akhir tahun ini juga akan menelurkan chipset unggulannya. Sudah barang tentu, Samsung adalah salah satu pabrikan yang akan mengadopsi chipset unggulan milik Qualcomm tersebut.

 

Baca Juga :