GANDENG WIKA, ITS SIAP BANGUN KAWASAN KOMERSIAL

GANDENG WIKA, ITS SIAP BANGUN KAWASAN KOMERSIAL

GANDENG WIKA, ITS SIAP BANGUN KAWASAN KOMERSIAL

GANDENG WIKA, ITS SIAP BANGUN KAWASAN KOMERSIAL

Sejak berganti status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), Institut Teknologi

Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya semakin serius melebarkan sayapnya agar mandiri secara finansial. Di antaranya melalui kerjasama dengan berbagai perusahaan, termasuk BUMN. Salah satunya melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pendahuluan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, Senin (26/2)

Penandatanganan kerjasama yabg dilakukan di Rektorat ITS ini merupakan langkah awal ITS dengan Wijaya Karya (Wika) untuk membangun kawasan komersial di ITS.

“Dari 180 hektare tanah yang dimiliki ITS, rencananya 30 hektar di antaranya akan dijadikan sebagai

unit komersial,” terang Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD dalam sambutannya.

Untun itu, lanjut Joni, demi menyukseskan rencana tersebut, Wijaya Karya Holdings yang notabene BUMN kenamaan di Indonesia dipilih sebagai partner untuk melakukan studi kelayakan.

“Karena ini sifatnya komersil, jadi hasil yang diharapkan dapat memberikan keuntungan kepada dua belah pihak. Kalau seluruhnya berjalan dengan baik dan dianggap layak bisa langsung diekseskusi dalam waktu dekat ,” ujar Guru Besar Teknik Lingkungan tersebut

Rencananya, menurut Joni, ITS akan membangun sebuah technopark di mana di dalamnya juga memuat nilai-nilai komersil.

Ketika ditanya soal alasan, Joni beranggapan bahwa sebagai institusi pendidikan, ITS memiliki

kewajiban untuk memberikan fasilitas terbaik untuk menunjang aktivitas pembelajaraan. “Di sisi lain, sebagai PTN-BH sudah bukan zamannya lagi bergantung pada anggaran dana dari pemerintah,” tegasnya

Diakui Joni, hingga saat ini masih ada 34 persen anggaran ITS yang berasal dari APBN. “Oleh karena itu, semaksimal mungkin akan dikurangi. Meski angka ini masih jauh lebih baik dibandingkan institusi lain,” akunya.

Di akhir, Joni berharap kerjasama ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. “Jika memungkinkan dan menguntungkan, rencananya akan dibangun hotel dan auditorium. Semoga saja hasil kajiannya nanti mendukung,” harapnya.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/