Libur Sekolah Akibat Kabut Asap, Ini Imbauan Bupati Tanah Datar Untuk Guru dan Pelajar

Libur Sekolah Akibat Kabut Asap, Ini Imbauan Bupati Tanah Datar Untuk Guru dan Pelajar

Libur Sekolah Akibat Kabut Asap, Ini Imbauan Bupati Tanah Datar Untuk Guru dan Pelajar

Libur Sekolah Akibat Kabut Asap, Ini Imbauan Bupati Tanah Datar Untuk Guru dan Pelajar

Selama libur sekolah akibat dampak kabut asap yang semakin tidak sehat, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengajak seluruh pelajar di daerah itu untuk memaksimalkan belajar di rumah.

“Berdasarkan kondisi udara yang sudah masuk kategori sangat tidak sehat, maka libur sekolah

diperpanjang sampai hari Kamis, 26 September 2019,” sebut Bupati Tanah Datar dalam Surat Edaran Nomor 900/2484/Dikbud-2019, Selasa 24 September 2019.

Selain ajakan untuk belajar mandiri di rumah, Bupati juga mengharapkan pelajar untuk mengurangi aktifitas di alam terbuka, menjaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi air mineral, makanan bergizi dan buah-buahan.

Baca Juga

Komisi X DPR RI Rancang Aturan SMK Terintegrasi dengan Dunia Industri
Anggota DPRD Tanah Datar Minta Pemnag Utamakan Peningkatan SDM Perangkat Nagari
Mengenang Sejarah Nagari Minangkabau, Pemnag akan Bangun Museum Tanduk Kerbau
Legislator Tanah Datar Minta Pemerintahan Nagari Jalin Komunikasi dengan Perantau
Cari Anggota PPK yang Kompeten, KPU Tanah Datar Minta Masukan Masyarakat

“Bila harus melakukan aktifitas diluar rumah, maka hendaknya memakai masker untuk

mengantisipasi dampak kabut asap,” kata Irdinansyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Riswandi menyampaikan agar para kepala sekolah, guru dan karyawan tetap menjalankan tugas seperti biasa dan menyampaikan materi pembelajaran secara mandiri kepada peserta didik.

“Para guru diharapkan memberi tugas kepada siswa untuk dikerjakan di rumah serta mohon

dukungan orangtua untuk mengawasi anak-anaknya belajar dan tidak beraktifitas diluar rumah,” sebut Riswandi.

Di sisi lain, Dinas Perkim dan LH Tanah Datar, merilis Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sepekan terakhir sangat fluktuatif, dimana pada 13 – 14 September PM10 tercatat 88,1 mikrogram per-meter kunik (sehat), pada 16 – 17 September PM10 tercatat 139,6 mikrogram per-meter kubik (tidak sehat).

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/