Mantan Presiden SBY akan Beri Kuliah Internasional Tentang Lingkungan dan Iklim di Unand Padang

Mantan Presiden SBY akan Beri Kuliah Internasional Tentang Lingkungan dan Iklim di Unand Padang

Mantan Presiden SBY akan Beri Kuliah Internasional Tentang Lingkungan dan Iklim di Unand Padang

Mantan Presiden SBY akan Beri Kuliah Internasional Tentang Lingkungan dan Iklim di Unand Padang

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) direncanakan akan hadir ke Padang untuk

memberi kuliah internasional tentang lingkungan dan iklim atau International Conference on Green Development in Tropical Regions, di Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada tanggal 29 Oktober 2015 mendatang.

“Jika tidak ada halangan, Presiden RI keenam itu akan memberikan materi seputar jabatannya sebagai ketua dewan Global Green Growth Institut (GGGI),” kata Rektor Unand Prof Werry Darta Taifur, di Padang, Rabu (21/10).

Dia menyebutkan beberapa hal yang akan menjadi materi SBY selama memberikan kuliah antara

lain, tentang manajemen sumber daya alam, isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Kesemua materi tersebut merupakan bagian dari pembahasan seminar yang digagas oleh Pascasarjana Unand tersebut. “Kedatangan SBY di Unand sudah dinantikan warga kampus sejak jabatannya sebagai presiden selesai pada tahun lalu,” katanya.

Kunjungan SBY ke Unand tersebut merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya SBY pernah

berkunjung ke Unand saat menjadi Menko Polhukam zaman Presiden Megawati Soekarnoputri.

Kemudian pada tahun 2006, civitas akademika Unand juga mengundang SBY yang telah menjadi presiden untuk menerima penghargaan Doktor Honoris Causa.

Sementara pada tahun ini SBY datang mempromosikan pembangunan hijau yang konsepnya sejalan dengan program Unand menjadi kampus hijau.

“Kedatangan SBY tersebut menurut rencana akan bersama istri Ani Yudhoyono dan keluarga,” ucapnya.

Sementara itu salah satu civitas akademika Friskarina Riani mengatakan bahwa kedatangan SBY ke Unand merupakan hal yang paling dinantikannya.

“Saya tetap kagum dan menjadikan SBY sebagai idola meski bukan lagi presiden karena sifatnya yang bersahaja dan disiplin,” katanya.

Bahkan katanya meski bukan seorang presiden, napak tilas SBY sebagai mantan nomor satu di Indonesia masih terasa. “Meski bukan lagi di Indonesia tapi SBY presiden di hati kami” katanya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/C0xoK8zXy2wN3c02b6Alsq