Nasionalisme dan Religius Bercampur demi Mendidik Siswa

Nasionalisme dan Religius Bercampur demi Mendidik Siswa

Nasionalisme dan Religius Bercampur demi Mendidik Siswa

Nasionalisme dan Religius Bercampur demi Mendidik Siswa

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Kota Bogor terus meningkatakan kedisiplinan terhadap

siswa melalui program peningkatan pendidikan karakter (PPK). Menurut Waka Kurikulum SMPN 17 Kota Bogor Siti Salamah, dalam mengimplementasikan Program Penguatan Karakter (PPK) yang dilakukan oleh siswa/i disekolahnya diwajibakan memberian salam sebelum memasuki ruang kelas.

“Dengan bimbingan staf pengajar dan pembina OSIS sekolah, para siswa diwajibkan membaca satu ayat Al Qur’an dan berdoa bersama, lalu menyanyikan Indonesia raya sebelum siswa memulai kegiatan belajar,” ujar Siti saat ditemui Metropolitan, kemarin.

Ia mengaku, juga terapkan disiplin agar siswa datang ke sekolah lima menit sebelum jam masuk,

dan untuk nasionalismenya sekolah rutin melaksanakan upacara bendera. Kemudian, sambung dia, setiap Selasa dan Jumat, ada program peduli sesama dengan memberikan infak seikhlasnya secara rutin bagi seluruh siswa SMPN 7.

“Hal ini dimaksudkan untuk membentuk kepedulian sosial pada siswa sejak dini dan diharapkan bisa menjadi kebiasaan sampai mereka dewasa kelak,” ungkapnya

Dari hasil infaq ini, sambung Siti, akan dipergunakan untuk membantu siswa yang tidak mampu,

serta uang kas untuk menengok jika ada siswa yang sakit.

Ia mengungkapkan, untuk aktivitas religi sekolah setiap Jumat semua siswa yang berjumlah 916 orang diwajibkan untuk salat Jumat bersama.

“Kami sebagai guru pendidikan berharap agar karakter serta kedisiplinan siswa, tidak hanya diterapkan di sekolah tetapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari, baik itu dilingkungan keluarga maupun masyarakat,” tukasnya.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-dinosaurus/